PENDEKAR PULAU ES 2

PENDEKAR PULAU ES 2
TRI PONG MENYADARI LAWANYA LEBIH UNGGUL


__ADS_3

melihat ouw yang we dengan mudah menangkap guci yang telah di lemparkan dengan sedikit tenaga dalam,tri Pong pun sedikit terkejut,karena itu bukan suatu kebetulan,dia tertawa sambil mengejek ouw yang we.


" Hem...ternyata kau memiliki sedikit kemampuan juga pengemis tua, baiklah mari kita bermain sudah lama saya tidak menggerakan otot-ototku yang sudah kaku."


tri Pong yang masih merendahkan kemampuan ouw yang we, dengan hanya tangan kosong mulai menyerang ouw yang we,serangan tri Pong selalu saja meleset,bahkan dirinya berhasil di ketok oleh ouw yang we membuat kepalanya mengalami benjol membuat tri Pong menaikan kemampuanya.


sudah puluhan jurus pertarungan berlangsung,tri Pong masih belum bisa melumpuhkan ouw yang we,menjadi sangat penasaran.


" baiklah pengemis tua,mari kita bermain sejenak,sepertinya kau memiliki ilmu yang lumayan."


" Hem...kau terlalu merendahkanku pria jelek,rasakan tongkat bututku ini."


keadaan tempat hiburan sudah mulai tidak berbentuk lagi,banyak meja dan lampu lampu indah yang hancur,bahkan tuan Kim san sudah berlari keluar,dia tidak ingin nyawanya melayang akibat pukulan kedua pendekar itu salah sasaran padanya.


tri Pong yang kini menggunakan Cakra,membuat ouw yang we mundur,dia pernah mendengar kalau di negri tang ada pendekar yang memiliki senjata Cakra yang sangat mematikan.


membuat ouw yang berpikir,kalau pendekar yang ada di hadapanya adalah orang orang negri tang.


senjata senjata Cakra itu kini mulai berputar mengelilingi tubuh tri pong.


seakan itu adalah prisai untuk melindungi tubuh tri Pong.


ouw yang we mulai waspada,karena senjata Cakra yang sulit di tebak dari mana akan menyerang membuatnya mundur menjaga jarak.


kini ruangan tempat hiburan sudah mulai porak poranda,kayu kayu bangunan yang terbuat dari bahan pilihan hancur akibat senjata Cakra yang tidak mengenal apakah dia kayu berkualitas atau tidak.


seratus Cakra itu menghancurkan semua yang ada di dekatnya,tiang tiang bangunan tempat hiburan itu juga mulai hancur.


ouw yang we,mungkin lebih memilih bertarung di dalam ruangan,karena pergerakan tri Pong sedikit terhambat okarena tempat yang begitu sempit.


tetapi bangunan tempat hiburan itu mungkin akan roboh akibat senjata tri Pong yang terus menghancurkan tiang tiang bangunan.


sehingga ouw yang we pun keluar dari ruangan itu.

__ADS_1


melihat lawannya keluar,tri Pong semakin geram senjata Cakra cakra nya menghancurkan semua yang ada,bahkan kini bangunan itu sudah tampak miring dari luar seakan bangunan itu akan rubuh.


ouw yang we,menunggu tri Pong yang sedang keluar dengan Cakra Cakra nya yang terus berputar,wajahnya kini sangat menakutkan.


" mau lari kemana kau pengemis tua,apakah kau takut?"


" setinggi apapun ilmu kamu,tidak akan membuatku takut pria jelek."


" baguslah kalau begitu,terimalah seranganku ini pengemis tua."


Cakra Cakra yang berjumlah seratus yang terus berputar,mulai kembali menyerang ouw yang we,dan membuat ouw yang we harus menangkis semua serangan Cakra itu.


tanganya yang sudah seperti mati akibat getaran saat tongkatnya saling beradu dengan Cakra baja membuat ouw yang we sedikit melambat gerakanya.


salah satu Cakra yang tidak dapat di tangkisnya langsung menghantam tubuh ouw yang we,sehingga tubuhnya terlempar hingga beberapa meter.


melihat lawanya terkena senjatanya tri Pong mulai tersenyum.


dirinya tidak ingin memberi kesempatan ouw yang we untuk bangkit,senjata cakranya terus mengejar dan tri Pong berharap senjatanya dapat membunuh ouw yang we yang sudah membuatnya kesal telah mengganggu kesenangannya.


tring....


suara senjata saling beradu,membuat percikan percikan api yang sangat banyak membuat tri Pong yang sudah sangat senang senjata cakranya akan membunuh ouw yang we harus menunda kesenangannya.


tri Pong memainkan tangannya untuk membuat senjata cakranya kembali mengelilinginya,dia melihat seorang pria berambut putih sedang mendekati pengemis tua itu.


" patriak ouw,apakah kamu terluka?"


" sukurlah ketua cia tepat pada waktunya datang,lukaku tidak terlalu serius,ternyata umurku yang setua ini membuat gerakanku sedikit melambat,dan cepat lelah."


tampak nafas ouw yang we yang mulai ngos ngosan.


" beristirahat lah patriak ouw,biarkan saya menyelesaikan manusia manusia seperti ini."

__ADS_1


" terima kasih ketua,hati hati senjata cakranya sangat berbahaya."


" saya sudah tau patriak ouw,sejak tadi saya memperhatikan saat kalian bertarung."


cia tong lay tersenyum pada patriak ouw yang hanya menggelengkan kepala melihat kenakalan cia tong lay yang dari dahulu tidak hilang darinya.


" Hem...majulah,sepertinya pengemis tua itu memanggil bala bantuan,ha ha ha ."


" tertawalah kamu sepuasnya,karena sebentar lagi kamu tidak akan bisa tertawa lagi."


" sombong kau, buktikan kalau kau mampu."


". bersiaplah tuan.."


cia tong lay menggunakan jurus si gila melempar batu,jurus yang dia sendiri tidak mengusai nya,jurus ini adalah milik ouw yang we,cia tong lay yang melihat ouw yang we mengunakan jurus ini saat sedang bertarung dengan tri Pong,membuat dirinya sangat tertarik karena jurus ini membuat tri Pong sedikit kerepotan.


sayang ouw yang we,harus kehabisan tenaga andai dia seumuran tri Pong mungkin pertarungan akan sangat seru.


ouw yang we yang melihat Cia tong lay menggunakan jurusnya sedikit geram,karena gerakan cia tong sangatlah jelek.


beruntung cia tong lay memiliki tenaga dalam tinggi,sehingga walau gerakanya tidaklah sempurna tetapi dia mampu melempar gumpalan gumpalan es ciptaanya membuat tri Pong kebingungan.


senjata senjata nya berbalik saat terkena lemparan cia tong lay yang menciptakan ratusan es,membuat Cakra Cakra itu harus saling berbenturan dan menciptakan pijaran api membuat Cakra cakra itu mulai rusak.


melihat seranganya sepertinya tidak berguna,tri Pong mulai merubah seranganya,kini seranganya bergelombang naik turun sehingga lemparan cia tong lay bebrapa kali meleset walaupun terkena Cakra,tetapi Cakra itu tidak berbenturan karena jarak yang bergelombang membuat Cakra itu aman dari benturan dengan Cakra lain.


cia tong lay menyadari serangan lawan yang berubah,kali ini dia menggunakan jurus ke empat dari ciptaan gurunya sin liong,dewa menari gerakan yang begitu indah dan meliuk liuk membuat ouw yang we yang menonton pertarungan sangat mengagumi gerakan cia tong lay.


dengan mudah Cakra cakra yang mengarah padanya di tangkapnya dan di kembalikan sehingga Cakra itu kembali berbenturan membuat Cakra Cakra senjata tri Pong mulai rusak,melihat ini tri Pong seakan tidak percaya.


gerakan yang sangat simpel,mampu menghancurkan jurus jurusnya,bahkan senjata andalannya kini mulai rusak akibat berbenturan dengan senjatanya sendiri.


siapa sebenarnya pria itu,mengapa dia sangat mudah menghancurkan jurus jurusku,bahkan Lo kan saja pendekar pedang rajawali harus Mati Matian menghancurkan Cakra Cakra ku, hanya jurus sesederhana itu dirinya mampu menghancurkan separuh Cakra cakra Ku,dan ini tidak bisa di biarkan batin tri Pong.

__ADS_1


tri Pong yang mulai menyadari lawanya memiliki kemampuan di atasnya mulai memutar otak bagaimana dia bisa meloloskan diri dari Cia tong lay.


senjatanya sudah mulai berjatuhan karena tidak dapat terbang lagi,senjata yang di buat khusus mampu terbang selama berjam jam dengan hanya menggunakan tenaga dalam kini senjata itu harus rusak membuat daya terbangnya berkurang dan tidak secepat tadi.


__ADS_2