
Di sebuah aula besar biasa tempat para petinggi sekte naga hijau berkumpul bila mengadakan rapat penting,cia tong lay menghentikan langkahnya.
dia melihat sesuatu yang unik di sebuah altar yang terletak di depan sebuah gedung,tampak sebuah patung yang menggambarkan sesosok beruang yang sangat di kenalnya.
dia pun memperhatikan patung itu,dan hampir saja dia berseru tertahan dan mengeluarkan batuk kecil yang membuat patriak Hiang bertanya.
" ada pendekar Cia?"
" tidak apa apa patriak Hiang,bolehkah saya bertanya?"
" silahkan pendekar Cia,saya dengan senag hati."
" Hem..sudah berumur berapa lama patung itu telah berada di situ patriak hiang?"
" masalah patung itu saya sendiri kurang tau pendekar cia,saat saya belajar ilmu silat di sini patung itu telah berada di sini, mungkin patung itu sudah berumur ratusan tahun,ada apa dengan patung itu pendekar cia?"
" tidak mengapa patriak Hiang lupakanlah,ada sesuatu yang ingin saya tanyakan yang sangat penting pada patriak Hiang."
" tentang apa itu pendekar cia?"
" ini masalah pertikaian antara sekte naga hijau dengan sekte rajawali putih."
patriak Hiang mengerutkan keningnya,walau dia sangat senang dengan pertanyaan pendekar cia,tetapi dia sungguh terkejut,ternyata perseteruan antara kedua sekte telah di ketahui dunia persilatan.
" Hem..apakah secepat ini,berita yang beredar sehingga pendekar Cia telah mengetahui masalah serumit ini."
"maaf patriak Hiang,bukanya saya ingin mencampuri masalah ini,saya sebagai ketua dunia persilatan aliran putih dan sudah kewajiban saya untuk menengahi pertikaian ini."
" baiklah pendekar Cia,saya sangat berterima kasih karena sebagai patriak sekte naga hijau,saya juga merasa bingung mengapa sekte rajawali putih menuduh kami telah membunuh beberapa anggota sekte rajawali putih."
" apa yang membuat sekte rajawali putih menuduh sekte naga hijau telah membunuh anggota mereka."
__ADS_1
" menurut informasi dari beberapa anggota sekte naga hijau,anggota mereka terbunuh oleh seorang pendekar yang tidak di kenal,tetapi sudah kami jelaskan tetapi sekte rajawali putih tidak mau mendengar mereka malah menyerang sekte naga hijau."
" boleh saya tau patriak Hiang,siapa yang menyaksikan anggota sekte rajawali putih terbunuh."
" apa yang ingin pendekar cia lakukan dengan anggota saya?"
" saya ingin menanyakan ciri ciri pembunuh itu."
" baiklah,saya akan memanggil anggota saya"
patriak Hiang pun memanggil beberapa anggota sekte yang menjadi saksi pembunuhan dari anggota sekte rajawali putih."
tidak berapa lama kemudian munculah beberapa anggota sekte naga hijau yang mungkin masih berumur 18 tahunan,karena saat pembantaian anggota sekte rajawali putih,mereka sedang patroli di sekitar perguruan naga hijau.
" merekalah saksi dari pembantaian itu pendekar cia."
cia tong lay pun memperhatikan Kelima pemuda yang masih berumur 18 tahunan itu satu persatu.
" baiklah tuan tuan,saya ingin bertanya pada kalian."
" silahkan pendekar Cia,kami siap menjawab pertanyaan pendekar Cia."
" apakah kalian melihat kejadian langsung,saat anggota sekte di bantai."
" benar pendekar Cia,kejadian terlalu cepat sehingga kami tidak sempat membantu mereka."
" apakah kalian mengenal pembunuh itu?"
" tidak pendekar cia,tetapi matanya saat melihat kami sangat menyeramkan dan matanya berwarna hitam kelam."
" Hem..bagaimana kejadiannya?"
__ADS_1
mereka pun menceritakan,saat kejadian pembantainya itu.
dimana saat 10 anggota sekte rajawali putih yang hendak berkunjung ke sekte naga hijau,atas undangan dari sekte naga hijau.
padahal sekte naga hijau sama sekali tidak pernah mengundang sekte rajawali putih,yang di tudingkan oleh sekte rajawali putih.
saat anggota rajawali putih hampir sampai di depan gerbang sekte naga hijau,mereka di hadang oleh seorang pria.
para anggota sekte rajawali putih yang tidak menaruh curiga menyapa orang itu,tetapi mereka sangat terkejut saat pendekar yang tidak di kenal langsung mencabut pedang yang berwarna hitam,dengan kepulan asap tipis yang menyelimuti pedang itu.
mengetahui penghadang tidak bersahabat,mereka juga mencabut senjata mereka,untuk melindungi diri dan berusaha melawan pendekar itu.
tetapi sungguh di luar dugaan,senjata mereka patah menjadi dua dan kepala mereka pun terpenggal tanpa sedikitpun mengeluarkan darah.
sepertinya darah mereka telah habis sebelum ajal mereka menjemput.
melihat itu,anggota sekte naga hijau berusaha membantu tetapi pendekar itu telah menghilang dari tempat itu.
lalu kami melaporkan kepada patriak hiang.
setalah kejadian itu patriak Hiang pun mengutus salah satu anggota sekte naga hijau,untuk memberitahukan pada sekte rajawali putih bahwa anggota mereka telah terbunuh.
tetapi ketua sekte rajawali putih,menuding kami ini rekayasa dari sekte naga hijau,dan beberapa hari lalu mereka telah menyerang sekte naga hijau.
mereka pun mengakhiri ceritanya.
cia tong lay memandang mereka,sepertinya mereka jujur dan mengatakan apa adanya,tetapi yang membuatnya tertarik adalah bahwa pembantaian itu di lakukan oleh dong fang su atau pendekar pencabut nyawa.
karena ciri ciri yang mereka sebutkan bahwa pembunuh itu menggunakan pedang hitam yang memiliki ciri ciri berwarna hitam,dan mengeluarkan asap yang menyelimuti pedang itu.
" Hem..saya mengerti,sepertinya dialah dalang semua ini."
__ADS_1
patriak Hiang masih bingung apa yang di ucapkan oleh Cia tong lay.