PENDEKAR PULAU ES 2

PENDEKAR PULAU ES 2
AKHIR DARI PERENCANAAN PERMAISURI


__ADS_3

para pengawal segera melindungi kaisar muda yang masih dalam keadaan tenang.


sungguh sein Bu melihat ini sangat kagum,di usia yang sangat muda kaisar masih tetap tenang walau nyawanya sedang terancam.


pendekar sung yang penasaran dengan pemuda yang menyelamatkan kaisar kembali mencoba menyerang pemuda itu.


kali ini dia menggunakan tenaga penuh,karena dia sudah merasakan kekuatan pemuda itu.


rasa sesak di dadanya akibat pertemuan dengan pemuda itu masih di rasakan,jurus tapak bumi yang dia miliki langsung di gunakan berharap pemuda itu tewas setidaknya pemuda itu akan mengalami luka yang sangat serius.


pendekar sung langsung mengarahkan pukulan tapak buminya ketubuh pemuda itu,pendekar sung yang tersenyum karena pemuda itu hanya berdiri tegak menunggu serangannya.


duar..blam....


kembali ledakan kedua terdengar,kali ini sebagian tiang ruangan itu roboh, sein bu langsung berkelebat melindungi kaisar agar kaisar muda tidak terkena puing puing ruangan itu yang roboh.


pendekar sung terpelanting hingga harus menembus tembok keluar.


sementara Liu Ong hanya mundur satu langkah.


pertemuan kedua tenaga dalam sangatlah luar biasa,sein Bu berhasil melindungi kaisar dengan tubuhnya sementara para pengawal yang berada di depan kaisar ikut tertimpa puing puing ruangan yang hancur yang ambruk.


sungguh kesempatan ini di gunakan oleh permaisuri dan tuan yan,mereka berusaha kabur.tetap Liu Ong mengetahui rencana mereka dengan cepat menotok peredaran darah mereka.


membuat mereka bagaikan patung yang hanya berdiri,di dekat reruntuhan ruangan itu.


setelah semua telah selesai,para pengawal yang berdatangan membantu teman temanya yang terluka dan membawa kaisar muda ke tempat yang aman.


sementara permaisuri dan tuan yan di tangkap,mereka di jebloskan ke penjara,sehingga istana menjadi gempar.


komplotan permaisuri yang ikut dalam rencana mengulingkan kaisar muda di tangkap,sehingga banyak pejabat hari itu di penjara.


**


" tuan apakah nama tempat ini?"


" maaf kek,mau kemanakah kakek?"


kakek?fang su terkejut,seseorang memanggil dirinya kakek?setua apakah dirinya saat ini?

__ADS_1


" maaf tuan,siapakah yang tuan maksud?"


penduduk itu hanya menggelengkan kepalanya,jelas jelas di hadapanya seorang kakek dengan membawa tongkat dengan wajjah penuh brewok yang memutih dan rambut panjang yang terurai yang tak terawat membuat siapapun yang melihat pria ini adalah seorang kakek kakek.


" maaf kek,disini hanya kita berdua,yang saya maksud kakek yah kakek."


penduduk itu sulit untuk menjelaskannya.dia tidak mengetahui bahwa orang di hadapanya beberapa tahun lalu telah menggemparkan dunia persilatan,dengan gelar pendekar pencabut nyawa.


" tuan apakah nama desa ini?"


fang su mengulang pertanyaannya.


" kek ini desa Jinan hendak kemanakah kakek saat ini?"


" desa Jinan,Hem..sepertinya tempat itu masih sangat jauh?"


" apa kek?"


" maaf tuan,terima kasih tuan saya pergi dulu."


fang su akhirnya pergi,dia meninggalkan penduduk itu yang masih kebingungan,fang su berjalan dengan sebuah tongkat terus berjalan.


" kek...apakah kakek butuh bantuan?"


Hem...apakah aku saat ini sudah setua ini?mengapa orang itu memanggilku sebagai kakek?sayang aku tidak bisa melihat diriku sendiri.


fang su hanya berbicara di dalam hati.


fang su tidak menyadari,kalau ilmu ciptaanya jurus tongkat sakti mengakibatkan fisiknya menjadi tua,walaupun demikian fang su bukanlah fang su dahulu, walau matanya tidak bisa melihat kesaktian kini bertambah dengan jurus ciptaanya.


tujuannya hanya satu,dia ingin pergi ke sebuah perguruan yang saat ini sedang hangat di bicarakan masyarakat.


**


malam ini bulan purnama begitu terang,fang su yang terus berjalan tidak memperdulikan siang atau malam,baginya semua sama saja.


fang su yang terus berjalan di kejutkan dengan teriakan orang yang sangat terburu buru.


" minggir orang tua,jangan salahkan kalau dirimu ditendang oleh kudaku..."

__ADS_1


teriakan itu membuat fang su mengerutkan dahinya,tetapi keadaan yang begitu cepat membuat kuda itu sulit terkendali,walau tali kekangnya sudah di tarik sekuat tenaga kuda itu masih terus berlari sehingga hanya hitungan detik fang su akan tertabrak oleh kuda itu.


pengendara itu segera turun saat kudanya berhenti,dia memeriksa belakang apakah orang tua tadi tewas atau masih hidup,tetapi dia sangat terkejut karena pria tua tadi tidak di jumpainya,dia berusaha mencari di sekitar situ,tetapi hasilnya nihil,sekalipun dia sudah berusaha mencarinya.


Hem...siapakah pria tua tadi?apakah di manusia atau makhluk penghuni sini.


iihhhh....bulu Roma ku berdiri,pria itu segera bergegas kembali ke kudanya,malam yang gelap membuat imajinasinya berpikir yang bukan bukan.


baru saja pria itu akan menaiki kudanya,sesorang menegurnya.


" tuan...mengapa terburu buru?"


hampir saja pria itu mati berdiri,tiba tiba pria tua itu telah ada di sampingnya.


" si si si apakah kakek ini?apakah kakek penunggu tempat ini?maafkan aku kek.."


pria itu sampai menjatuhkan dirinya dan bersujud di hadapan fang su."


" apa yang kau lakukan tuan?saya bukan setan saya sama seperti dirimu lihatlah kakiku masih menjejakan tanah."


pria itu pun perlahan melihat kaki fang su,dan memastikan kaki fang su menjejakan tanah.


setalah yakin dia pun berdiri,walau bulu romanya masih berdiri,dia memberanikan diri untuk bertanya pada fang su.


" siapa sebenarnya kakek,mengapa kakek malam malam ini berada di sini?"


" apakah ini sudah malam tuan?"


" maaf kek?apakah kakek tidak bisa melihat?"


" iya tuan,saya buta."


" maaf kek,saya tidak tau,mohon kakek jangan tersinggung dengan perkataanku tadi kek."


" sudahlah...mengapa tuan sangat terburu buru?hendak kemanakah tuan ini?"


" saya baru saja dari tempat keluarga kek,saya ingin pulang karena ada sedikit urusan saya pulang hingga sampai malam begini,maafkan saya kek karena hampir saja menabrak kakek."


" bolehkah saya menumpang tuan,saya tidak tau jalan."

__ADS_1


" boleh kek,mari kek ikut kerumah saya."


akhirnya fang su mengikuti pria itu,dia adalah xio wan,anak saudagar kaya yang baru saja kembali dari desa Kinan.


__ADS_2