
Dengan terpaksa untuk mengisi perutnya yang sedang lapar dong fang su menerima seekor tikus dari kakek aneh itu.
dia pun membelah tikus itu dan berusaha mencari kayu bakar untuk memanggangnya.
tetapi kesana kemari dia sudah mencari tidak sebatangpun kayu bakar di temukanya,mungkin tergoda atau karena perutnya yang sudah lapar tikus yang ada di tangannya langsung telan dan di kunyah.
hampir saja Dong fang su memuntahkan Tikus yang ada di mulutnya,tetapi ketika dia merasakan rasa manis dari daging tikus itu,dia juga sedikit terkejut kerena rasa gurih serta daging yang empuk membuat dia memakan daging tikus itu dengan lahap.
Dia membandingkan dengan daging kelinci yang sering di makanya,rasanya jauh lebih gurih daging tikus di jurang neraka ini.
Hem..tikus apa ini?Dong fang su hanya bisa bertanya di dalam hati.
" Bagaimana anak muda?apakah kamu suka dengan daging tikus itu?"
" Tikus apa ini kek?kenapa rasanya manis dan gurih?"
" Hem..untuk apa kau ingin mengetahuinya anak muda?kau harus membiasakan diri untuk memakan tikus tikus ini."
" baiklah kek.."
Dong fang su hanya mengiyakan apa yang di katakan oleh Pendekar tanpa nama.
tanpa sadar dong fang su mengambil tikus yang ada di dalam kantung kain itu dan langsung melahapnya.
Dong fang su tidak menyadari,tikus itu mengandung kekuatan magic dan dapat menambah daya tahan tubuhnya serta dapat menambah kemajuan tenaga dalamnya dengan pesat.
Bermingu Minggu bahkan kini dong fang su sudah tinggal di jurang neraka hampir empat bulan,tetapi tidak sedikitpun Pendekar tanpa nama memberikan ilmu yang pernah di janjikan.
Hingga akhirnya dia memberanikan diri untuk bertanya pada Pendekar tanpa nama.
Di saat Pendekar tanpa nama sedang duduk bersila di batu besar,Dong fang su mendekatinya.
Pendekar Tanpa nama membuka matanya saat merasakan dong fang su mendekatinya.
__ADS_1
" Ada apa anak muda?"Pendekar tanpa nama memperhatikan raut wajah dong fang su yang sedikit tegang.
" Maaf kek,saya hanya ingin bertanya kapankah kakek ingin menurunkan ilmu yang kakek janjikan?"
" Hem...anak muda,belum saatnya saya menurunkan ilmu yang maha dahsyat itu."
" Kenapa kek?"
" Karena tubuhmu belum sanggup menerima ilmu dari saya."
" Apa kek?mengapa demikian? di dunia persilatan kemampuan saya bisa di katakan sebanding dengan setan hitam yang telah tewas.mungkin bagi aliran sesat saya lah yang pantas menjadi ketua aliran sesat saat ini kek."
" Hem..dengan tubuh selemah ini,dirimu bisa menjadi ketua aliran sesat?sungguh memperihatinkan."
Dong fang su merasa tersinggung dengan ucapan kakek aneh ini,andai dia bukan satu satunya yang mengetahui jalan keluar dari jurang neraka ini mungkin Dong fang su sudah mengajaknya bertarung sampai mati.
" Kapankah hari itu kek?saya sepertinya sangat jenuh dengan keadaan seperti ini di sini."
" Baiklah kek saya akan menunggu hari itu."
Dong fang su pun meninggalkan Pendekar tanpa nama begitu saja,hatinya yang sangat dongkol membuat dia pergi mengelilingi jurang neraka itu.
hari demi hari di lalui oleh Dong fang su dengan rasa membosankan,saat dia bosan diapu berlatih jurus jurus yang di pelajari dari gurunya.
kini Dong fang su lebih rakus di banding Pendekar tanpa nama.
setiap hari Dong fang su dapat memakan Tikus jurang neraka bisa sampai ratusan,membuat tubuhnya kini semakin kekar dan tenaga dalamya semakin berlipat ganda tanpa dia sadari.
Pada saat bulan tidak timbul lagi,atau biasa di sebut bulan mati,Pendekar tanpa nama memanggil Dong fang su.
" Anak muda kemarilah,ada hal yang ingn saya sampaikan padamu."
" Ada apa kek?apakah sudah waktunya kakek menurunkan ilmu kakek pada saya?"
__ADS_1
" Benar anak muda,bukalah bajumu saya akan menyalurkan hawa murni padamu."
Dong fang su pun membuka bajunya,dan dia menuruti apa yang di perintahkan oleh pendekar tanpa nama.
lalu dia membelakangi kakek aneh itu dan duduk bersila.
Pendekar tanpa nama lalu meletakan kedua telapak tangannya di punggung Dong fang su.
perlahan aliran hawa murni menjalar ke tubuh dong fang su,tetapi semakin lama aliran hangat itu menjadi panas dan semakin lama telapak tangan Pendekar tanpa nama seperti bara api yang sangat panas yang berada di punggung Dong fang su.
Dong fang su berteriak,aliaran hawa murni itu seperti aliran listrik yang membuat sekujur tubuhnya tegang,rasa sakit yang sangat luar biasa membuat dirinya berteriak sekeras kerasnya.
hampir dua jam Dong fang su merasakan siksaan dari telapak tangan Pendekar tanpa nama,yang rasa sakitnya bisa di katakan lebih sakit saat dia terjatuh ke jurang neraka.
perlahan rasa sakit dan panas itu menghilang dan kini dia merasakan rasa sejuk dan semakin lama semakin sejuk hingga dia melupakan rasa sakit yang tadi menyiksanya.
kini Dong fang su merasakan kekuatan yang sangat luar biasa,belum pernah dia Merasakan kekuatan di tubuhnya sebesar ini.
tubuhnya serasa ringan tetapi memiliki kekuatan yang sulit di lukiskan.
Pendekar tanpa nama pun melepaskan kedua tangannya dari punggung Dong fang su.
" Apa yang kau rasakan anak muda?"
" Kekuatan apa ini kek?tubuhku serasa melayang kek?''
" kamu harus memakan tikus yang ada di sini sebanyak banyaknya,karena tubuhmu belum mampu menerima kekuatan yang sesungguhnya."
" Apa kek?kekuatan yang sesungguhnya?"
" Benar butuh beberapa kali lagi menstransfer hawa murni saya padamu,karena tidak ini baru dasar dan awal permulaan."
Dong fang su hanya bisa menggelengkan kepalanya,baru dasar dari hawa murni kakek aneh itu dirinya sudah merasakan kekuatan yang sangat luar biasa,bagaimana bila Pendekar tanpa nama memberikan seluruhnya hawa murninya pada tubuhnya.
__ADS_1