PENDEKAR PULAU ES 2

PENDEKAR PULAU ES 2
BERTEMU PENGEMIS SAKTI


__ADS_3

Sungguh dia sangat terkejut saat melihat dua pendekar itu hangus terbakar dengan pukulan mereka sendiri.


sungguh jurus dari kitab serat jiwa sangat luar biasa batinnya.


Andai saja pemilik jurus serat jiwa itu setara dengan tingkat kaisar atau penguasa mungkin dunia persilatan akan geger dengan kehadiran pendekar pemilik jurus serat jiwa.


Sebaiknya aku akan terus mengikuti mereka agar aku dapat merebut kitab itu saat mereka sedang lengah.


sepasang mata itu terus mengawasi Guo fang dan Guo dang yang masih kelelahan akibat pertarungan dengan lawannya.


" fang er apakah kamu terluka?"


" Tidak ayah,saya hanya kelelahan saja ayah."


" Baguslah nak,sebaiknya kita segera meninggalkan tempat ini sebelum banyak mengetahui kalau kita telah membunuh mereka."


" Baik ayah."


Mereka pun meninggalkan tempat itu dan pergi menembus kegelapan malam.


mereka tidak menyadari seseorang sedang mengejar mereka dengan ilmu meringankan tubuh yang dengan mudah mengikuti mereka dengan memacu kuda mereka masing masing.


**


Sepertinya tujuanku masih sangat jauh,sebaikya aku harus lebih cepat untuk segera tiba sampai keselatan.


sein Bu pun mengerahkan ilmu meringankan tubuhnya agar tiba dengan cepat keselatan.


Ingin rasanya dia singgah keistana kerajaan,dan bertemu ayah dan ibunya.


tetapi karena kewajibannya dia harus menunda rasa kangennya dan terus pergi keselatan.


Sein Bu terus berlari dan sesekali dia harus singgah di kota atau dusun yang iya lewati untuk membeli keperluan dia di dalam perjalanan.

__ADS_1


Sein Bu yang mewarisi ilmu dari Sin liong bisa di bilang sungguh sangat mengagumkan di usianya yang begitu muda ilmu meringankan tubuhnya sangat luar biasa,bahkan lari kuda terbaik yang ada di negri Han akan tertinggal jauh bila mengejar lari Sein Bu.


Saat seorang Sein Bu sedang beristirahat di sebuah pohon besar di perbatasan kota Lancun,Sein bu mendengar suara orang yang sedang ribut.


Orang itu mengumpat umpat seorang kakek yang berbaju seperti pengemis,yang seenak udelnya tidur di tengah jalan setapak membuat orang itu harus menghentikan kudanya dan hampir saja dia terjungkal dari punggung kudanya.


" Dasar pengemis hina,untung kuda saya menghentikan larinya kalau tidak mungkin kamu sudah penyet di tabrak kuda saya."


Tetapi kakek pengemis itu bukanya bangkit malah merubah posisi tidurnya yang membuat orang itu mencak mencak bagaikan sedang kebakaran jenggot.


Dia adalah anak dari saudagar kaya yang sangat di segani di kota langcun,dia baru saja pulang dari tempat saudara misanya di kota tetangga mereka dan sangat lelah ingin kembali kerumah untuk beristirahat.


Tetapi sungguh dia sangat terkejut saat telah sampai di perbatasan kota,kudanya malah menghentikan larinya dan berhenti tiba tiba membuat hampir saja dia terjatuh kalau dia tidak dapat mengimbangkan tubuhnya.


Fia adalah Hong yan yang wajahnya penuh bopeng akibat jerawat batu yang tumbuh di sekitar wajahnya.


Hong yan sangat bingung mengapa kudanya tidak mau untuk di ajak berjalan lagi,dan berhenti seolah kudanya enggan untuk melangkahi kakek gembel itu.


Hong yan lalu turun ingin menedang atau menyeret kakek gembel itu kepinggir jalan tetapi alangkah terkejutnya Hong yan saat Hong yan menendang tubuh kakek itu seakan dia menendang batu karang yang sangat keras dan membuat dia berteriak kesakitan dan nerjingkrat jingkrat menahan sakit sambil memegangi kakinya.


Walau dia tersenyum dia merasa terkejut,tubuh kakek tua itu sedikit pun tak bergeming saat Hong yan menendang tubuh kurus itu.


" Dasar gembel setan,gembel siluman.."


Hong yan terus menyumpah yumpah kakek pengemis itu sesuka hatinya sambil menahan rasa sakit yang di alami kakinya yang mungkin keseleo akibat menendang kakek gembel itu.


Tiba tiba kakek pengemis itu membuka matanya dan memandang Hong yan penuh keheranan.


" Tuan apa yang kamu lakukan,mengapa kamu meracau tidak karuan?"


" Hem..dasar pengemis hina dan tidak tau diri,sudah tau kamu bersalah masih kamu bertanya pada saya?"


Hong yan melotot pada pengemis itu agar pengemis itu mau meminta maaf padanya.

__ADS_1


" Saya bersalah tuan?apa yang saya lakukan pada tuan sehingga saya bersalah di mata tuan?"


Hong yan tidak mampu menjawab,karena pengemis itu benar dia memang tidak bersalah.


karena sepanjang perjalanannya ke tempat keluarga misanya di selalu bertemu binatang binatang liar yang dengan seenaknya sedang duduk di jalan atau mencari makan di tengah jalan.


" Minggirlah pengemis tua saya hanya ingin lewat."


Hong yan berjalan sambil terpincang pincang kearah kudanya,tetapi saat dia hendak naik kepunggung kudanya tiba tiba kudangnya meringkik keras dan berlari meninggalkan Hong yan yang hampir saja terjatuh.


Wajah Hong yan merah padam,dia sangat malu terhadap pengemis itu dan kini dia berjalan terpincang pincang menuju kota langcun tanpa sedikit pun menoleh kepada pengemis itu.


Pengemis itu hanya bisa menggelengkan kepalanya saat melihat kesombongan anak muda itu yang mulai jauh meninggalkannya.


Pengemis itu bukanlah pengemis biasa,dia adalah Wang jin salah satu ketua pengemis yang terkenal di negri Han.


Wang jin adalah ketua pengemis bagian timur


Saat ini partai pengemis terbagi menjadi empat ketua.


salah satunya Wang jin yang mengusai partai pengemis bagian timur.


Saat ini keempat partai pengemis dari Utara barat dan timur akan bergabung ke selatan untuk mencari kitab serat jiwa yang mereka akui adalah salah satu kitab peninggalan leluhur mereka yang telah lama hilang.


Sungguh membuat dunia persilatan tercengang.


karena sejarah mengatakan ilmu serat jiwa di ciptakan oleh seorang pendekar tanpa nama dan sedikitpun tidak ada hubungannya dengan partai pengemis.


Tetapi partai pengemis mengakui bahwa kitab serat jiwa adalah milik mereka yang telah lama hilang.


walaupun partai pengemis mengklaim bahwa kitab serat jiwa adalah kitab peninggalan leluhur mereka.


Para pendekar dunia persilatan tidak perduli,karena siapa yang menemukan atau mendapatkan kitab itu dengan cara apapun kitab itu akan sah menjadi milik mereka.

__ADS_1


Itulah yang akan membuat dunia persilatan akan saling bunuh di daerah selatan.


mereka tidak akan mengenal kawan ataupun lawan.


__ADS_2