
Cia tong lay dan Sein Bu seakan telah lama mempelajari jurus yang ada di pikiran mereka.
jurus yang sangat unik,jurus ini sama dengan jurus yang gurunya ciptakan jurus keempat jurus dewa menari.
Sein Bu dan Cia tong lay melatih jurus ini,hanya sedikit perbedaan dari jurus dewa menari dengan jurus yang ada di alam pikiran mereka,kalau jurus dewa menari menggunakan otot lemas dan mengambil tenaga dalam lawan untuk menyerang.
tetapi jurus yang ada di dalam pikiran mereka menggunakan sepenuhnya tenaga dalam mereka.
sungguh gabungan jurus yang sangat menarik, beberapa la di padukan dengan jurus ciptaan gurunya.
saat mereka berlatih,wanita itu datang kembali sepertinya ada sesuatu yang ingin dia sampaikan kepada mereka.
" wahai para manusia berhentilah ada sesuatu yang ingin saya sampaikan pada kalian berdua."
Cia tong lay dan Sein Bu pun menghentikan latihannya.
" Ada apa nona?kenapa menghentikan latihan kami?''
" ada sesuatu hal yang akan saya beritahukan pada kalian berdua,ikutlah dengan saya."
wanita itu pun mengajak Cia tong lay dan Sein Bu ke sebuah tepat dimana terdapat Padang rumput yang sangat luas,dan terdapat seekor beruang kutub yang sangat besar dan sangat kuat.
__ADS_1
" lihatlah beruang itu,dialah yang akan menjadi teman berlatih kalian ditempat ini."
" apa kami harus berlatih dengan beruang itu?"
" benar saya memperingatkan kalian berdua,untuk berhati hati dalam menghadapi beruang itu,karena beruang itu sangatlah kuat dan gerakanya juga sangat cepat."
" baiklah nona,kami akan berlatih dengan beruang itu."
" Momo...kemarilah.."
beruang itu yang sedang duduk di atas rumput menoleh pada wanita itu,dia pun langsung datang dan memberi hormat pada wanita itu.
" Momo saya serahkan kedua manusia itu padamu,latihlah mereka dan jangan terlalu keras,karena kedua manusia ini sangatlah lemah."
" saya pergi dulu,berlatihlah dan tunjukan pada Momo kalau kalian pantas menjadi pilihan dewa untuk menjadi pendekar yang dapat di andalkan untuk melindungi dunia dari Angkara murka."
wanita itu kembali lenyap,dan hanya meninggalkan keharuaman yang keluar dari tubuh wanita itu.
beruang yang bernama Momo sepertinya sangat bersemangat mendapat lawan seperti mereka,beruang itu langsung menyerang Cia Tong Lay dan Sein Bu dengan begitu semangat membuat sein Bu dan Cia tong lay kewalahan mendapat serangan dari Momo.
beberapa pukulan Momo berhasi mendarat di tubuh Cia tong lay dan Sein Bu.
__ADS_1
membuat mereka harus beberapa kali harus jatuh bangun akibat pukulan Momo yang begitu dahsyat.
" hanya segitukah kemampuan kalian berdua?apakah dewa salah memilih kalian yang sangat lemah."
walaupun Sein Bu dan Cia tong lay terkejut mendengar Momo dapat berbicara,tetapi mereka sangat marah saat beruang itu terlalu mengagap mereka terlalu lemah
dengan jurus jurus yang mereka pelajari,dari guru mereka pertarungan semakin seru,tetapi mereka belum mampu melayangkan sebuah pukulan ke tubuh beruang itu karena gerakanya yang sangat cepat membuat pukulan mereka selalu saja mengenai tempat yang kosong.
" Hem..sayang jurus yang sangat bagus harus dimiliki oleh manusia lemah seperti kalian,kemampuan kalian seperti anak kecil yang baru saja belajar ilmu silat."
mereka pun menggunakan jurus jurus ciptaan sin liong,membuat Momo harus menambah kekuatanya sedikit agar tidak terkena pukulan pukulan dari Cia tong lay dan Sein Bu.
walau Cia tong lay dan Sein Bu sudah menggunakan kemampuan mereka,belum sekalipun mereka melayangkan pukulan ketubuh Momo.
Des Des..
dua pukulan Momo mengenai tubuh mereka membuat mereka terlempar sangat jauh,dan tampak Sein Bu dan Cia tong lay mengeluarkan darah segar di bibir mereka masing masing.
" Hem..sudahlah hari inilatihanya kita sudahi,kalian sangat terlalu lemah dan sangat membosankan."
" jangan bangga dulu Momo,kami masih belum kalah."
__ADS_1
Cia tong lay berdiri,dia masih ingin melawan Momo.