PENDEKAR PULAU ES 2

PENDEKAR PULAU ES 2
KETUA BARU ALIRAN PUTIH


__ADS_3

setelah kepergian pertapa Lung kian,law jin dan di ikuti pendekar lain langsung berlutut di hadapan cia tong lay.


cia tong lay menjadi Bingung dan serba salah,dia tidak menyangka bahwa para Datuk aliran putih berlutut padanya sambil memberi hormat.


" apa yang kalian lakukan?jangan membuatku menjadi serba salah?"


" kamu adalah ketua baru bagi aliran putih,dan biarkan kami memberi hormat kepadamu pendekar pulau es."


we ko jin pun memberi penjelasan kepada cia tong lay yang masih dalam kebingungan.


" ketua baru?sejak kapan saya menjadi ketua baru bagi aliran puti?"


cia tong lay bertanya dengan penuh kebingungan.


" siapapun pemilik pedang tanpa wujud,dialah ketua aliran putih,sudah puluhan tahun saya menjadi ketua aliran putih,dan sekte cahaya bulan menjadi kiblat aliran putih untuk meminta solusi,kini saatnya ketua aliran putih berada di pundakmu pendekar pulau es."


we ko jin yang sudah puluhan tahun menjadi ketua aliran putih menjelaskan kepada cia tong lay.


mendengar itu Cia tong hanya bisa diam dan membisu.


" apa yang harus aku lakukan?saya belum mampu mengemban tugas ini sebagai ketua aliran putih?"


" saya yakin kamu bisa."law jin menambahi.


cia tong lay tidak dapat berkata kata apa lagi


dia hanya memerintahkan pada para tokoh aliran putih untuk berdiri.


cia tong lay duduk di sebuah kursi yang di sediakan oleh sekte cahaya bulan,dia masih bingung apa yang telah terjadi.

__ADS_1


cia tong lay mengalami dilema yang sulit untuk di ungkapkan.


" ketua cia..."


we ko jin memanggil Cia tong lay yang duduk melamun.


" maaf kakek we,sebaiknya kakek we tidak usah memanggil saya dengan ketua,saya merasa aneh mendengarnya."


" apa rencana ketua untuk menghadapi situasi seperti ini?''


lagi lagi,cia tong lay di panggil ketua membuat telinganya merasa gatal.


" Hem...sebaiknya untuk sementara ini kita tidak usah terpancing oleh perbuatan mereka,mungkin mereka hanya memancing supaya para aliran putih keluar dan mereka akan dengan mudah mencari dan menghabisi kita."


" terus apa yang harus kita lakukan ketua?"


" percayalah,adik seperguruanku sein bu saat ini sedang mengejar para aliran hitam yang berusaha mengacaukan suasana negri Han.


" baiklah ketua,kami akan mengikuti perintahmu."


para pendekar pun mengikuti saran dari Cia tong lay,mereka akhirnya meninggalkan sekte cahaya bulan dengan hati yang tenang,mereka percaya di tangan pendekar pulau es yang menggantikan we ko jin sebagai ketua aliran putih,dunia persilatan akan menjadi damai.


**


sein Bu sedang berlari dengan kecepatan yang sangat luar biasa,dia melihat kepulan asap yang sangat tebal,perasaanya merasa khawatir apa uang terjadi di sana.


tidak membutuhkan waktu yang lama sein Bu telah sampai di sebuah desa yang sedang di serang oleh para gerombolan berbaju merah.


para gerombolan berbaju merah yang berjumlah dari lima puluh orang dengan tubuh yang kekar membakar serta membunuh para penduduk yang berusaha menyelamatkan diri dari serangan gerombolan berbaju merah.

__ADS_1


" hentikan..."


sein Bu berteriak dengan di aliri tenaga dalam membuat para gerombolan berbaju merah menghentikan kekacauannya untuk sementara,mereka menatap sein Bu dengan dingin.


walau mereka menyadari anak muda yang menggunakan tenaga dalam tinngi,tetapi mereka yakin dengan jumlah mereka lima puluh orang mereka akan mampu menghadapi pemuda itu.


" jangan ikut campur kau anak muda,segera pergi dan serahkan semua hartamu kalau tidak ingin mati dengan cara yang mengenaskan."


" Hem...pergilah,saya tidak ingin bertambah lagi korban di sini."


sein Bu dengan nada yang sangat dingin mengacam para gerombolan berbaju merah.


" lancang mulutmu anak muda,serang dia.!!"


para gerombolan berbaju merah itu serentak berkumpul,kini mereka mengepung sein Bu dengan memasang wajah yang sangar.


" baiklah kalau itu yang kalian mau."


seketika tubuh sein Bu menghilang dari pandangan mereka,satu demi satu jerit kematian mewarnai daerah itu.


tampak beberapa gerombolan berbaju merah terlempar sangat jauh,tubuh mereka pucat dengan sedikit membeku.


nyawa mereka juga telah meninggalkan raga mereka.


para gerombolan berbaju merah sangat terkejut,bagaimana anak muda itu melakukanya,sepuluh temanya telah tewas seketika tanpa sedikitpun perlawanan.


" serang...!!!"


kini para gerombolan berbaju merah langsung menyerbu sein Bu yang masih tenang berdiri di tengah tengah kepungan mereka.

__ADS_1


para gerombolan itu kembali terkejut,ketika golok golok mereka yang sedikit lagi mencincang tubuh sein Bu,seketika tubuh sein Bu menhilang dari pandangan mereka.


belum hilang keterkejutan mereka,jeritan demi jeritan silih berganti menghantarkan para gerombolan berbaju merah itu menemui ajal mereka.


__ADS_2