
mereka adalah cia tong lay dan tabib yin,sungguh mereka tidak percaya cia tong lay mengejar mereka kemari.
Jao kan berusaha untuk tenang,tampak dirinya masih berusaha untuk tidak mengenal cia tong lay dan tabib yin.
tetapi tidak dengan Jao Lang,kakinya gemetar masih terbayang di ingatanya bagaimana cia tong lay membunuh para murid murid perguruan bayangan iblis.
Jao kan mengetahui anaknya belum bisa tenang,lalu dia membisikan pada anaknya.
" Lang tenanglah, monster itu tidak akan berbuat semaunya,karena kita di tempat yang benar andai dia akan berbuat onar pada kita,sepasang suami istri pemilik restoran ini tidak akan tinggal diam, monster itu akan berhadapan dengan pemilik restoran ini."
" tetapi ayah?"
" tenanglah anggap saja kita belum pernah melihatnya."
setelah tubuh mereka bersih dari pasir yang menempel di tubuh mereka dia memperhatikan sekelilingnya,dia melihat Jao kan dan Jao Lang sedang duduk di salah satu meja seakan tidak melihatnya.
tetapi Cia tong lay yang sudah di beri tau oleh tabib yin juga tidak bertindak sangat gegabah,dia juga pernah mendengar bahwa pemilik restoran tiga negri memiliki ilmu aneh yang sulit di tandingi.
andai dia memaksa untuk membunuh Jao kan,dia juga harus berhadapan pada sepasang suami istri pemilik restoran ini.
cia tong lay tersenyum saat cai bo sui mempersilahkan mereka untuk duduk.
" silahkan tuan duduk,apakah tuan tuan ingin memesan makanan?"
" tidak tuan,kami hanya ingin seguci arak untuk menghangatkan badan saja."
tabib yin langsung memesan seguci arak,karena badai yang tiba tiba menyerang mereka membuat selera makan mereka hilang.
cia tong lay sengaja mengambil duduk dekat meja jao kan,sehingga Jao kan dan Jao Lang menjadi salah tingkah.
badai yang semakin membesar membuat sebagian restoran tertimbun oleh pasir.
tidak lama kemudian,cap Bu sui membawa seguci arak dan memberikannya pada Cia tong lay dan tabib yin.
aroma wangi arak buatan sepasang suami istri itu sangatlah menggugah selerah mereka sehingga mereka lansung menuguknya.
__ADS_1
rasa hangat menjalar keseluruh tubuh mereka,wajah cia tong lay kembali memerah.
walau dia lama hidup di dunia persilatan,dan arak adalah minuman para pendekar tetapi Cia tong lay jarang sekali meminum arak kecuali terpaksa.
hanya beberapa teguk saja cia tong lay sudah mulai mabuk,sungguh membuat Jao kan dan Jao Lang berdetang jantungnya dengan sangat keras,andai cia tong lay tanpa pandang bulu tidak memperdulikan pemilik restoran tiga negri,alamat mereka akan berhadapan dengan Cia tong lay.
untung saja sebelum cia tong lay terlalu mabuk,tabib yin langsung meneguk arak langsung dari guci membuat para tamu yang sejak tadi memperhatikan cia tong lay dan tabib yin mengerutkan kepalanya.
kehadiran cia tong lay yang sejak tadi mengundang para tamu menjadi geram dengan tingkah mereka,apa lagi saat tabib yin yang tidak ingin cia tong lay mabuk akhirnya dia meneguk semua arak di dalam guci.
untuk menyelamatkan mereka agar cia tong lay tidak berulah,kini tabib yin yang mulai tidak sadarkan diri.
dia menari dan berjoget tanpa dia malu yang saat ini sedang di perhatikan tamu restoran tiga negri itu.
sementara sepasang suami istri hanya bisa tersenyum,walau hati mereka sangat jengkel,mereka tidak ingin membuat kegaduhan secara terbuka,dimana tamu tamu mereka juga sedang berkumpul.
walau hati mereka sedang menahan amarah,cai bo sai dan cai Bu sui,tetap tersenyum melihat tabib yin menari dan tertawa sambil mengucapkan kata kat yang tidak pantas.
Jao Lang yang sangat mengenal tabib yin,yang sudah di anggap sebagai ayahnya sendiri,ingin segera membuat tabib yin untuk tidak sadarkan diri,tapi Jao kan melarangnya.
sehingga salah satu dari tamu,yang di kenal sebagai pemanah serigala, tidak tahan lagi.
dia mendebrak meja,sehingga meja yang ada di hadapanya hancur,para tamu hanya menoleh,dan kali ini pemanah serigala tidak sendirian para tamu yang lain juga ikut terbakar emosinya sehingga mereka berdiri dan mulai membentak tabib yin.
" orang tua,jangan kau bertindak ini adalah tempatmu?apakah kau tidak tau kau berdiri di mana?"
tetapi yang di bentak seakan tidak menggubris,dia hanya asik bernyanyi dan menari seakan dunia ini miliknya.
" tuan tuan tenanglah,di luar sedang badai, jangan membuat gaduh tempat ini kita akan celaka."
Jao kan yang tidak ingin kehilangan tabib yang telah membantunya menaikan kemampuanya segera mengambil serpihan meja dan Langsung menyentilnya sehat ngga tepat mengenai urat syaraf tidurnya.
sehingga tabib yin langsung tumbang dan tertidur di lantai.
cia tong lay yang mengetahui kalau yang membuat tidur tabib yin adalah Jao kan,tidak dapat berbuat banyak.
__ADS_1
ternyata pancinganya untuk membuat onar tempat ini telah gagal total.
ternyata kabar bahwa pemilik restoran ini membuat para tamu hanya bisa menahan kemarahan,walau ada beberapa tamu yang juga kesal di buatnya hingga memukul meja sampai hancur.
" tenang tuan...jangan buat restoran saya jadi berantakan, nanti suami saya marah."
" diamlah nyonya urusan saya dengan dia bukan dengan ka..."
belum sempat di mengucapkan katanya dengan sempurna,tubuhnya telah hancur menjadi debu,entah bagaimana cai Bu sui melakukanya.
sehingga para tamu yang lain pucat dan kembali duduk tanpa berkata apa apa lagi.
pemanah serigala bukanlah pendekar cere,dia sangat terkenal di tiga negri,bahkan jurus panahnya mampu membunuh seseorang dengan jarak 3km tanpa harus melihat sasarannya.
hari ini cia tong lay terbuka matanya,ternyata di atas langit masih ada langit,andai dia bertarung dengan sepasang suami istri ini,walaupun dia bisa menang,setidaknya dia akan kehilangan salah satu tangan atau kakinya.
suasana pun kembali hening dan cai bo sai yang sejak tadi menahan amarah di ruang kasir kembali ketengah para tamu untuk segera mempersilahkan para tamu untuk kembali istirahat.
cai bo sai juga menawarkan kamar pada Cia tong lay.
" tuan saat ini kamar tinggal satu,tetapi karena ada seorang tamu yang telah tewas kamar menjadi dua, apakah tuan ingin mengambil keduanya?"
tetapi pintu utama tiba tiba terbuka,dan pasir badai mulai masuk membuat mereka harus melindungi mata mereka agar pasir itu tidak masuk kemata mereka.
" tunggu..berikan saya kamar satu."
suara yang sangat merdu,dan pintu tertutup dengan sendirinya.
dan pasir badai pun tidak masuk lagi kedalam restoran tiga negri.
" tuan putri..."
cai bo sai dan cai Bu sui langsung menjatuhkan diri mereka,di ikuti para tamu yang mengenal gadis ini sebagai tuan putri tiga negri.
tampak cai bo sai seprtinya ketakutan pada gadis ini yang tampak lemah,tetapi memiliki kemampuan yang sangat mengerikan.
__ADS_1