PENDEKAR PULAU ES 2

PENDEKAR PULAU ES 2
JURUS INTI ES


__ADS_3

ketua sekte merah darah yang tak lain Tang lu seng atau pendekar setan darah mengumpulkan sisa anggotanya untuk membalaskan dendam pada sein Bu.


mereka dengan cepat bergerak dimana sein Bu masih berada di desa yang mengakibatkan lima puluh anggotanya tewas dengan cara yang sangat mengenaskan.


sein Bu yang sedang mengumpulkan mayat para anggota sekte merah darah dengan di bantu oleh para penduduk yang selamat dari penyerbuan anggota sekte merah darah.


penduduk yang terluka segera di obati oleh tabib desa.


saat mereka sedang bergotong royong membersihkan keadaan desa yang porak poranda.


gerombolan sekte merah darah sudah sampai di desa.


jumlah mereka mungkin hampir seratus orang lebih dengan di pimpin seorang pria tua membawa tongkat berkepala tengkorak yang berwarnah merah darah.


para penduduk yang melihat rombongan mereka lari ketakutan dan menyelamatkan diri ke rumah masing masing,karena mereka masih trauma atas kejadian tadi.


tinggallah sein Bu yang masih mengumpulkan mayat mayat anggota sekte merah darah untuk di kremasi.


sein Bu sepertinya tidak terganggu oleh kehadiran sekte merah darah yang membuat Tang Lu seng menaikan alisnya.


" Hem..apakah kamu yang telah membunuh anggota ku?"


sein Bu yang masih mengumpulkan mayat terakhir tidak memperdulikan pertanyaan tang lu seng dan membuat ketua sekte merah darah itu menjadi sangat murka.

__ADS_1


" kurang ajar,apakah kamu sudah bosan hidup sehingga kamu tidak menjawab pertanyaanku?"


" pergilah...desa ini tidak membutuhkan kalian."


sein Bu berkata sangat dingin,saat ini dia sedang marah karena melihat keganasan sekte merah darah yang telah membunuh banyak korban.


Seumur hidup baru kali ini dirinya di perlakukan oleh seorang anak muda dengan cara yang membuat giginya berbunyi seakan ingin mengunyah tubuh sein Bu.


" serang dia,tangkap hidup hidup saya ingin menguliti kulitnya sehingga diriku merasa puas."


Tang lu seng memerintahkan anggotanya untuk menyerang sein Bu.


para anggota sekte merah darah kini mulai mengepung sein Bu.


" baiklah..sepertinya kalian hanya ingin mecari mati dan menyusul teman teman kalian ke neraka."


setelah berkata demikian sein Bu yang menggunakan jurus inti es langsung menyerang para anggota sekte merah darah.


jerit kematian saling bersahutan,para anggota sekte merah darah terlempar satu persatu tanpa mereka sadari nyawa mereka juga ikut melayang.


hampir separuh anggota sekte merah darah tewas denga wajah pucat dan darah membeku akibat pukulan inti es yang di lepaskan oleh sein Bu.


melihat teman mereka tewas hanya dalam hitungan detik,para anggota sekte merah darah mundur bahkan ada juga yang berusaha melarikan diri.

__ADS_1


Melihat kejadian itu Tang lu seng pun terkejut,dengan mudahnya pemuda itu menghabisi nyawa sebagian anggotanya membuat nyalinya sedikit ciut.


Hem...sepertinya anak muda ini bukan tandingan ku,sebaiknya aku harus pergi dari tempat ini dan melaporkan pada ketua setan hitam.


tetapi sebelum dia beranjak dari tempanya dan hendak kabur dari tempat itu sein Bu sudah berada di hadapannya.


" bukankah kamu ingin menguliti tubuhku?lakukanlah..!"


Tang lu seng pucat,seumur hidupnya di dunia persilatan baru ini dia mengalami rasa takut seperti ini,untuk memohon ampun kepada pemuda ini dia merasa malu karena sebagian anggotanya masih berada di tempat itu walau menjaga jarak cukup jauh.


" sebaiknya lupakanlah anak muda,anggaplah kali ini kamu beruntung,kerena saya ada urusan yang sangat penting."


Tang lu seng berusaha untuk pergi,dengan alasan ada urusan yang sangat penting.


setelah berkata begitu Tang lu seng mbalikan tubuhnya untuk kabur dari tempat itu,tetapi sein Bu tidak akan melepaskan Yang lu seng begitu saja.


baru beberapa langkah TAng lu seng meninggalkan tempat itu,sein Bu sudah berada di hadapanya membuat dirinya menghentikan langkahnya.


" mau kemanakah kamu orang tua,kamu harus mempertanggung jawabkan semua ini..!!"


sein Bu yang tidak ingin melepaskan tang lu seng langsung menyerang dengan jurus inti es.


mendapat serangan yang sangat berbahaya Tang lu seng menghindar,dirinya membuang badan ke tanah untuk menghindari pukulan dari sein Bu.

__ADS_1


__ADS_2