
" Hem..ketua wong kamu sudah sampai di sini?"
" saya sudah dua hari ini berada di sini ketua sun."
" teryata saya terlambat ketua wong"
sun pek tersenyum sambil memperkenalkan muridnya yang bernama Xin yun.
wong lun melihat cia tong lay sambil terheran,walaupun di pernah mendengar nama pendekar pulau es,tetapi dia belum sekalipun melihat orangnya langsung.
" sepertinya kamu membawa orang lain ketua sun?"
" maaf ketua wong,saya lupa ini pendekar cia murid dari Song liong majikan pulau es."
" benarkah di hadapan saya adalah pendekar pulau es?sungguh beruntung saya bisa bertemu dengan pendekar pulau es saat ini."
cia tong lay memberi hormat pada wong lun.
" maaf ketua wong,sayalah yang seharusnya beruntung bisa bertemu dengan tokoh besar seperti ketua perguruan Siaw Lin Pai di sini."
Sudahlah tidak usah berbasa basi lagi,saya sudah rindu dengan sahabat lamaku pendekar seratus pedang we ko jin, sun pek mengajak mereka masuk ke dalam sekte cahaya bulan.
mereka pun mengikuti sun pek yang sudah tidak sabar bertemu sahabat lamanya ketua sekte cahaya bulan.
saat mereka baru saja melangkah seseorang memanggil mereka.
" Hem...sepertinya kalian telah melupakan diriku yang sudah setua ini."
" law jin...."
__ADS_1
wong lun dan sun pek terperanjat saat melihat orang yang baru saja muncul.
mereka berlutut pada law jin,yang lebih di kenal dengan pendekar tinju matahari.
" Hem..berdirilah jangan terlalu sungkan dengan saya."
law jin hanya bisa menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal.
" ternyata senior law hadir juga di sini."
sun pek yang sangat mengagumi pendekar legenda yang mungkin sekarang umurnya sudah mencapai ratusan tahun.
" bukan diriku saja yang sudah puluhan tahun pengsiun dari dunia persilatan hadir di disini,mungkin kalian tidak akan menyangka,salah satu pendekar yang maha sakti akan hadir di sini juga."
" pendekar maha sakti?siapakah dia senior law?"
sun pek dan wong lun merasa sangat penasaran,mendengar pendekar maha sakti akan muncul di pertemuan ini.
" ketua wong siapa kah yang di maksud dengan pendekar maha sakti yang di ucapkan oleh law jin?"
" saya tidak mengenalnya ketua sun,sebaiknya kita tunggu kedatanganya."
merekapun kembali melangkahkan kakinya mengikuti law jin dari belakang.
cia tong lay yang tidak mengenal siapakah law jin hanya bisa bertanya di dalam hati.
di sebuah ruangan besar,seorang lelaki dengan bertubuh kurus sedang duduk sambil melamun,dia adalah we ko jin,umurnya kini sudah mencapai seratus lima puluh tahun.
saat law jin dan ketua perguruan Kun lun Pai serta ketua perguruan Siaw Lin Pai wong lun masuk we ko jin tidak merasa terkejut,tetapi saat Cia tong lay masuk dia sedikit heran,dengan wajah yang masih muda tetapi rambutnya yang sudah memutih membuat dia bertanya di dalam hati.
__ADS_1
we ko jin sudah sangat lama hidup di dunia persilatan,baru pertama kali dia melihat orang Han memiliki rambut putih seperti cia tong lay.
" selamat datang para tokoh dunia persilatan,sepertinya saya kurang menyambut tuan tuan yang telah hadir di sini."
" Hem...apa yang kau pikirkan we ko jin?sehingga kamu tidak menyambut kami?"
law jin sedikit mengakukan alisnya,dia sepertinya kurang senang,sepertinya we ko jin tidak terlalu serius mengundang mereka.
" maaf saudaraku law jin,saya terlalu memikirkan keadaan yang membuat saya sendiri bingung harus berbuat apa apa."
" we ko jin,sepertinya kamu terlalu mengambil beban dalam masalah ini,saat ini kita bukanlah pelindung para golongan putih,karena generasi kita sudah dapat mengimbangi ilmu yang kita miliki,bahkan mungkin sudah berada di atas kita."
" kamu benar law jin,saya terlalu memikirkan itu semua,maaf law jin."
" senior we,sun pek memberi hormat padamu."
" sahabatku sun pek,tidak usah sungkan sudah lama sekali saya tidak bertemu denganmu,siapakah yang kamu bawa ketua sun?"
" saya cia tong lay kakek we."
cia tong lay memperkenalkan diri,dan memberi hormat pada we ko jin.
" cia tong lay...sepertinya nama kamu tidak terlalu asing bagiku."
" dia adalah murid dari sin liong yang sekarang menjadi majikan pulau es senior we."
" jadi kamulah pendekar pulau es itu?"
we ko jin sudah mendengar kebesaran nama pendekar pulau es yang beberapa tahun ini menggemparkan dunia persilatan.
__ADS_1