
Pemuda yang memakai baju hijau itu dan membopong Guo fang melesat bagaikan anak busur panah yang begitu sangat cepat.
Setelah merasa yakin kalau mereka telah meninggalkan jauh dari para dedengkot pengemis itu.
pemuda berbaju hijau itu menghentikan larinya.
Guo fang di letakan di bawah pohon yang sangat rindang.
tubuhnya sungguh sangat memprihatinkan.
tulang tulang iganya remuk akibat pukulan yang di terima dari pengemis Utara.
" Bagaimana keadaanmu tuan?apakah kamu mampu untuk bertahan?"
" Terima kasih pendekarsepertinya saya tidak akan selamat,sebaiknya pendekar tinggalkan saya disini."
" Apa yang kamu ucapkan tuan,nyawamu sedang terancam oleh para pengemis itu.
" Biarlah saya mati dengan gagah pendekar,karena hidupku tidak akan lama lagi."
Guo fang memohon agar dia ditinggalkan oleh pemuda yang menyelamatkan pada sat pukulan pengemis Utara akan mengenai tubuhnya.
pemuda berbaju hijau itupun memeriksa tubuh Guo fang,sungguh membuatnya terkejut.
Elemen elemen dalam tubuh Guo fang hancur,tetapi mengapa dia mampu masih bertahan sampai saat ini.
" Sebaiknya pendekar pergilah,sebentar lagi mereka akan menyusul kita saya yakin pendekar orang baik."
Sein Bu berpikir sejenak,tetapi dia merasa tidak tega meninggalkan Guo fang yang sedang terluka parah.
__ADS_1
" Tuan bertahanlah saya akan mencari tabib untuk mengobati lukamu."
Sein Bu pun mencoba menghibur Guo fang agar dia memiliki semangat kembali untuk hidup.
Guo fang tersenyum kepada sein Bu,lalu di ambilnya sebuh buku yang tidak terlalu tebal dari balik jubahnya dan di berikan kepada sein Bu.
" Pendekar jagalah kitab ini,semoga pendekar dapat menjaga atau memusnahkan kitab yang sangat berbahaya ini."
Sein Bu menerima kitab dari tangan Guo fang.
Sein Bu sangat terkejut saat membaca sampul dari kitab itu.
Ternyata pengemis selatan tidak berbohong,kitab serat jiwa memang masih berada di tangan pemuda ini.
" Tuan mengapa kamu berikan kitab serat jiwa ini kepada saya?dan mengapa kitab ini harus di hancurkan?"
" Pendekar saya yakin pendekar adalah orang baik,saya berusaha untuk memusnahkan kitab ini tetapi tenaga dalam saya tidak sanggup untuk memusnahkan ya.
" Apakah kamu tidak takut kalau saya tidak akan memusnahkanya dan memepelajarinya?"
" Justru saya berharap pendekar Sudi mempelajari ilmu serat jiwa yang terdapat di dalam kitab ini,saya yakin pendekar akan mempergunakan jurus kitab serat jiwa di jalan yang benar."
Setelah habis berbicara pada sein Bu,tubuh Guo fang tiba tiba mengejang.
tidak sedikitpun teriak kesakitan keluar dari mulut Guo fang.
Melihat itu,sein Bu berusaha memberikan hawa murninya pada Guo fang.
tetapi dia sangat terkejut saat tenaga dalamnya berbalik dan hampir menghantam dirinya.
__ADS_1
Ternyata tubuh Guo fang menolak untuk di berikan tenaga dalam,dan tak lama kemudian Guo fang mengembuskan nafas terakhirnya dengan bibir tersenyum.
Sein Bu merasa bersalah karena tidak dapat menyelamatkan Guo fang.
dia pun menarik nafasnya dalam dalam dan mengeluarkan perlahan.
Setelah tenang kitab serat jiwa di simpanya di balik jubahnya.
jenasah Guo fang pun di kuburkan secara layaknya manusia.
Sein Bu akhirnya meninggalkan tempat itu dan membawa amanah untuk menghancurkan kitab serat jiwa.
Tetapi saat dia hendak meninggalkan tempat itu,langkahnya terhenti saat suara teriakan menahan kepergian ya.
" Tahan langkahmu anak muda..!dimanakah pemuda yang telah kau bawa pergi?"
Sein Bu membalikan tubuhnya,dia melihat pengemis dengan membawa tongkat berwarna hijau sedang berbicara padanya?
" Apakah tuan berbicara pada saya?"
" Adakah orang lain di sini selain kita berdua?"
" Hem..ada keperluan apa tuan menghentikan saya?"
Ouw yang si raja pengemis semakin geram kepada pemuda itu,karena dia merasa di permainkan.
" Sekali lagi saya katakan pada kamu anak muda,dimanakah pemuda yang kamu bawa tadi?"
" Baiklah tuan,saya tidak ingin berurusan dengan dirimu.
__ADS_1
lihatlah gundukan tanah itu,yang kamu cari telah tewas dan saya telah menguburkannya."
Ouw yang semakin geram,di perlakukan dengan sesuka hati pemuda yang ada di depannya.