
Pertarungan antar tokoh golongan netral dan sesat semakin seru,tampak pendekar gagak hitam yang di serang oleh pengemis barat dan Utara melancarkan serangan berbahaya ke daerah tubuh lawan dengan keahlian silat mereka masing masing.
Tampak mereka saling bergetar saat kedua tangan mereka saling beradu dengan menggunakan tenaga dalam.
yang membuat tanah menjadi retak retak dan debu berterbangan kemana mana.
Sementara pengemis barat dan selatan menyerang pendekar kalelawar semakin membuat tokoh pengemis itu menjadi penasaran,kecepatan Thian nian sungguh membuat mereka menjadi kebingungan sendiri.
Setiap pukulan mereka selalu saja mengenai tempat yang kosong karena kecepatan pendekar kalelawar sangat luar biasa.
Hampir tidak ada satu celahpun kelemahan Thian nian dengan kecepatan seperti orang menghilang.
Thian nian seperti mempermainkan kedua tokoh pengemis itu.
Des Des kedua pengemis itu terkena pukulan Thian nian membuat mereka mundur beberapa langkah.
" Hanya segini kemampuan kalian berdua?saya harap kalian dapat menghibur saya tetapi kemampuan kalian berdua sangat mengecewakan.''
" Sombong kau nenek peyot.."
Kembali kedua pengemis itu menyerang Thian nian dengan ilmu andalan mereka masing masing.
Tetapi hanya beberapa jurus saja mereka kembali terpukul mundur dengan bibir mengeluarkan darah segar.
__ADS_1
" Sangat menyedihkan,lebih baik serahkan kitab serat jiwa atau kalian akan ******.."
" Sudah saya katakan padamu nenek peyot,kitab itu tidak ada denganku.."
" Baiklah kalau itu yang kalian mau,matilah kalian berdua."
Thian nian melancarkan ilmu yang paling di takuti oleh lawan lawannya,jurus penghisap darah yang di lakukan dengan jarak jauh membuat kedua pengemis itu hanya bisa diam lemas tanpa bisa berbuat apa apa lagi.
Tetapi saat kedua pengemis itu hampir saja mati kehilangan darah entah bagaimana Thian nian melakukanya.
sebuah bentakan keras yang mengandung tenaga dalam tinggi berhasil memecahkan konsentrasi Thian nian.
Thian nian terpukul mundur hanya dengan satu teriakan membuat dirinya mundur beberapa langkah.
Suara itu sangat dia kenal,puluhan tahun lalu dia pernah berhadapan dengan pemilik suara itu,dia adalah ouw yang ketua segala pengemis di negri Han,atau lebih di kenal oleh dunia persilatan si raja pengemis.
Hampir dua puluh tahun Thian nian tidak pernah bertemu lagi dengan raja pengemis,saat pertemuan terakhir mereka Thian nian dengan mudah di kalahkan oleh raja pengemis sampai dia harus melarikan diri dengan mengalami luka yang sangat parah.
Sebuah bayangan muncul di hadapan mereka,dengan tubuh kurus kering dan memegang tongkat berwarna hijau berdiri di hadapan Thian nian.
" Kau..!!apa yang kamu lakukan di sini?"
Thian nian mudur beberapa langkah,orang yang baru saja muncul membuat dirinya sangat gentar,wajahnya pucat sepertinya semangat bertarungnya menghilang.
__ADS_1
" Hem..akhirnya kita bertemu lagi Thian nian?
sepertinya dirimu semakin keriput Thian nian?"
ouw yang tersenyum pada Thian nian,yang membuat Thian nian semakin pucat.
Tanpa memperdulikan temannya yang masih bertarung dengan dua pengemis timur dan utara yang seperti masih berimbang.
Thian nian langsung meninggalkan tempat itu.
Melihat temannya melarikan diri,Yian seng mengerutkan dahinya.
apa yang terjadi pada Thian nian batinya.
tetapi pada saat dia menoleh pada ouw yang atau raja pengemis yian seng juga sangat terkejut,karena dia pernah di kalahkan dengan oleh Ouw yang dengan sangat mudah beberapa tahun yang lalu.
Mungkin untuk melawan keempat tokoh pengemis itu yian seng tidak gentar,tetapi kalau saja raja pengemis turun tangan membantu mereka sepertinya dia harus berpikir dua kali untuk melawannya.
Yian seng lalu mengeluarkan senjata rahasianya dan melemparkan pada kedua pengemis itu dan membuat kedua pengemis itu segera menghindar dari senjata rahasia berupa pisau kecil.
Saat mereka berhasil menghindari pisau itu,yian seng telah menghilang dari hadapan mereka.
pengemis utara dan barat berusaha mengejar yian seng,tetapi suara teriakan dari ouw yang menghentikan langkah mereka.
__ADS_1
" Biarkan mereka pergi..!!"