PENDEKAR PULAU ES 2

PENDEKAR PULAU ES 2
PERTEMUAN DI KOTA LANGSEN BAG III


__ADS_3

Pendekar mata satu juga merasa terkejut,jurus mata saktinya lenyap begitu saja tanpa bekas.


dia juga berusaha siapa pelaku yang menyelamatkan patriak long dari serangan terakhirnya.


"Jangan jadi pengecut keluarlah."


pendekar mata satu pun berusaha mengusir penasarannya dengan membentak,pelaku yang membuat seranganya gagal untuk membunuh patriak long.


sekelabat bayangan hijau yang sulit di ikuti mata kini muncul di samping patriak long,yang sedikit terkejut karena gerakan pemuda ini nyaris tidak terdengar bahkan pemuda itu seperti muncul tanpa suara sedikitpun.


" ketua cia."


patriak long yang mengenal cia tong lay,langsung berlutut di hadapan Cia tong lay.


"Patriak long,berdirilah tidak usah terlalu sungkan."


dengan tersenyum cia tong lay memerintahkan patriak long untuk bangkit.


sementara pendekar mata satu juga sangat terkejut,walau belum pernah bertemu dengan pendekar pulau es,dia merasa gentar juga dengan kebesaran nama pendekar pulau es di dunia persilatan.


" Pendekar pulau es,jangan ikut campur dengan urusan kami."


" Pendekar mata satu,saya tidak bisa melihat orang lain terbunuh apa lagi itu dari golonganku."

__ADS_1


" kau...."


pendekaar mata satu tidak dapat melanjutkan kata katanya,karena amarahnya sudah memuncak.


akal sehatnya tidak berpikir secara jernih lagi.


tanpa kata kata lagi pendekar mata satu pun langsung mengarahkan jurus mata saktinya pada Cia tong lay.


mendapat serangan begitu mendadak cia tong sedikitpun tidak bergeming.


dia hanya mengangkat sebelah tangannya untuk menyambut sinar laser yang keluar dari mutiara yang ada di mata pendekar mata satu.


bagaikan api yang terkena air,sinar itu seperti hampa,dan tidak bereaksi pun sama sekali terhadap cia tong lay.


membuat pendekar mata satu bungkam seribu bahasa.


dengan tatapan yang sangat dingin pendwkar pulau es sepertinya snagat marah pada pendekar pulau satu.


" jurus yang sangat kejam,hari ini kalau kamu tidak mati mungkin kamu akan memakan korban yang sangat banyak di masa mendatang."


walau pun suara cia tong lay sangat lirih,tetapi terdengar sangat mengerikan.


bahkan patriak long sendiri bergidik ngeri mendengar ancaman dari Cia tong lay terhadap pendekar mata satu.

__ADS_1


" apapun dirimu,aku tidak takut pendekar pulau es,walau aku harus mati di tanganmu."


" baguslah kalau begitu,terimalah ini dan pertanggung jawabkan dosamu di akhirat."


dengan sebuah gerakan yang patriak long sendiri tidak mampu mengikuti gerakan cia tong lay,dan sebuah jerit kematian dari pendekar mata satu.


karena tubuhnya terpotong potong oleh tujuh pedang tanpa wujud yang membuat nyawa pendekar mata satu melayangbke akhirat.


mungkin pendekar mata satupun tidak menyadari serangan pedang tanpa wujud yang langsung mencincang tubuhnya sehingga dia tidak menyadari kematian dan ajal menjemputnya.


patriak long sendiri sampai terpercaya,sedikitpun pendekar pulau es tidak bergerak tetapi pendekar mata satu tewas dengan sangat mengenaskan.


" ketua..apa yang telah kau lakukan?"


" tenanglah patriak long,saya hanya menghukum yang saya pantas lakukan,dosanya terlalu besar karena sebelum dia bertemu patriak long,dia telah membunuh seorang wanita yang sedang hamil tua tanpa belas kasihan."


" Hem..memang selama hidup ini saya hanya mendengar perbuatan pendekar mata satu sangat kejam kepada korban korbanya."


" begitulah patriak long."


" tetapi saya masih bingung pada ketua cia,bukankah selama ini pendekar cia selalau memaafkan para golongan hitam untuk segera bertobat deNgan cara mengampuni nyawa mereka dari pada membunuh ya."


" Patriak long,saya sudah banyak mengampuni para golongan hitam untuk segera bertobat,tetapi dasar hidup mereka hanya ingin membuat sengsara masyarakat lemah,dan saat ini saya kembali untuk memusnahkan setiap golongan hitam yang telah berbuat dosa tanpa ampun."

__ADS_1


mendengar cia tong lay berkata tanpa ekspresi sedikit pun di wajahnya,patriak long sedikit bergidik mendengarnya.


dia tidak menyangka setelah kembali dari alam dewa cia tong lay menjadi sekejam ini.


__ADS_2