PENDEKAR PULAU ES 2

PENDEKAR PULAU ES 2
MOMO AKHIRNYA MENGAKUI KEHEBATAN PENDEKAR PULAU ES


__ADS_3

Cia tong lay sangat berhasil,dengan taktik jitunya menggunakan tenaga lemas untuk menghadapi Momo yang memiliki kekuatan yang tidak terukur.


Akhirnya Momo menyerah dan mengakui kehebatan cia tong lay.


" lay Suheng kamu sangat hebat,kamu dapat mengalahkan Momo yang memiliki kekuatan yang jauh melampauimu."


" Bu sute,kamu juga hebat,kamu hanya belum matang mungkin beberapa tahun lagi kamu akan melampaui kekuatanku."


" lay Suheng selalu saja merendah dan memujiku."


" tidak Bu sute,kamu adalah pewaris satu satunya ilmu serat jiwa di dunia persilatan,sehebat apapun jurus lawan kamu akan mengusai jurus lawan dengan mudah,dan lebih sempurna.


" benar apa yang di katakan kakak seperguruanmu."


kali ini momo juga memuji kehebatan Sein Bu yang sangat masih muda telah menjadi pilihan dewa untuk memberantas kejahatan yang ada di dunia.


Sein Bu hanya bisa menggaruk kepalanya,dia masih bingung apa yang di ucapkan mereka kenyataan yang di lihatnya dia bukanlah apa di banding dengan kakak seperguruannya dengan Momo makhluk alam dewa yang menjadi lawan tanding mereka.


**


" siapakah dirimu?mengapa kau ingin membunuhku?"


" bukan aku yang ingin membunuhmu manusia hina,hanya sumpahkulah yang ingin mengambil nyawamu."


" apa?aku tidak pernah mengenal dirimu ataupun pernah berurusan denganmu."


" diamlah sebaiknya kau serahkan nyawamu baik baik dan keluargamu agar aku tidak terlalu menyakitimu."


" tidak jangan kau ganggu keluargaku,lebih baik kau bunuh aku dan lepaskan keluargaku."


" Hem..kita lihat saja nanti."


Dong fang su mengeluarkan pedang hitamnya dan menghunuskan pada pria yang mungkin seumuran dengan dirinya.


tampak pedang hitam bergetar di tangan dong fang su.

__ADS_1


sepertinya pedang hitam itu memiliki dendam yang sangat luar biasa terhadap orang itu.


dengan kecepatan yang sangat luar biasa pedang itu meluncur menembus jantung pria yang bermarga Tao itu.


jerit kematian yang mencekam membuat seisi rumah terbangun mendengar suara jerit yang sangat mereka kenal.


" ibu..itu suara ayah,kenapa ayah menjerit di tengah malam begini?"


" ibu tidak tau anakku?coba kau lihat ayah di luar apa yang terjadi dengan ayahmu?''


" baik ibu."


bocah yang masih berumur sepuluh tahun itu pun keluar,dia ingin mengetahui apa yang terjadi terhadap ayahnya.


saat di membukakan pintu,dia melihat ayahnya telah tergeletak di tanah dan sudah tidak bernyawa lagi.


sebuah pedang menancap di tubuh ayahnya.


bocah itu pun berteriak memanggil ayahnya,wajahnya pucat dia berlari untuk memeluk ayahnya,tetapi sepertinya pedang hitam tau pedang itu pun bergetar dan terbang dengan kecepatan yang sangat luar biasa memburu anak itu.


dong fang su sepertinya tidak percaya,apa yang di lihatnya.


tanpa iya gerakan pedang itu telah membunuh dua orang di depannya.


tidak lama berselang setelah kematian bocah itu,seorang wanita dengan wajah yang masih mengantuk keluar dari rumah.


matanya melotot ketika melihat anak dan suaminya tergeletak tak bernyawa.


wanita itu pun menjerit,dan langsung berlari mendekati suami dan anaknya.


tetapi tanpa dia sadari sebuah pedang hitam yang haus darah langsung menancapkan di dadanya dan langsung menembus jantungnya.


kembali jerit ketiga menghiasi malam itu.


membuat malam yang semakin dingin mencekam akibat suara jerit kematian keluarga Tao.

__ADS_1


" terima kasih su su,kau telah mengobati rasa sakit hatiku karena telah membawaku ketempat keturunan Lung kiang."


arwah pendekar tanpa nama di dalam pedang hitam dapat berbicara pada dong fang su.


" tetapi saya tidak melakukan apa apa kek?


" kamu tidak perlu lakukan apa apa su su,karena mereka sangat lemah."


" Hem..saya heran kek,kenapa wanita itu engkau bunuh juga?bukankah dia bukan keturunan Lung kiang?"


" kamu benar su su,tetapi wanita itu sedang mengandung,dan saya terpaksa harus membunuh janin yang ada di dalam rahimnya karena janin itu juga adalah keturunan dari Lung kiang."


" ternyata kabar kalau pendekar tanpa nama,sangat kejam bahkan sekejam iblis benar adanya."


" su su jangan memujiku berlebihan,mari lanjutkan perjalanan kita sepertinya para penduduk mulai berdatangan kemari."


" baiklah kek."


Dong fang su pun melesat meninggalkan ketiga mayat itu begitu saja,dia menmbis kegelapan malam.


para penduduk yang mendengar jeritan aneh langsung keluar,mereka mencari sumber asal dari jeritan itu.


beberapa orang meyakinkan kalau jeritan itu berasal dari ujung desa,atau tempat kepala desa mereka.


yaitu Tao liang,yang baru setahun di angkat menjadi kepala desa karena kebijaksanaanya.


mereka pu terkejut saat melihat keluarga Tao tewas dengan sangat mengenaskan.


beberapa orang berusaha mencari atau mengejar pembunuh kepala desa mereka.


dan sebagian lagi mengurus jenasah keluarga Tao.


Dong fang su yang sudah melesat jauh meninggalkan desa itu,menuju kota raja.


karena arwah pendekar tanpa nama mencium darah keturunan Lung kiang di kota raja.

__ADS_1


__ADS_2