
saat Jao kan membaca surat dari wing Ong dia sangat marah,anak satu satunya yang akan mengantikan dirinya untuk memimpin perguruan bayangan iblis,harus di kalahkan oleh seorang pendekar negri Han walaupun pendekar itu sedang keadaan terluka.
Jao kan sangat terpukul,selama ini dia meremehkan para pendekar negri Han yang sangat lemah,bahkan para pendekar dari negri tang yang hijra di negri Han menjadi pendekar yang sangat di takuti walau di negri tang kemampuanya hanya biasa saja.
kini salah seorang pendekar negri Han dengan mudah mengalahkan anaknya yang di didik dengan sangat di siplin,membuatnya sangat terpukul.
Hem...apakah pendekar itu dari negri tang,hanya Jao Lang lah yang mengetahui jawabanya.
setelah berpikir dengan masak masak,Jao kan pun mengambil keputusan untuk pergi ke negri tang sekalian dia ingin melihat perkembangan cabang perguruan bayangan iblis yang ada di negri Han.
**
" pergilah katakan pada kaisar kalian, negri kami belum musnah,walaupun banyak masalah di negri kami,itu tidak membuat negri kami hancur."
" ha ha ha...apakah kalian tau,semua ini ada sangkut pautnya dengan salah satu pejabat yang ada di negri kalian,tetapi itu sudah terlambat walaupun kalian mengetahuinya kalian akan mati di sini."
" kalian terlalu meremehkan kemampuan kami,silahkan kalau kalian mampu untuk menaklukan kami."
sein Bu yang sudah sangat marah akibat perbuatan komandan pasukan tang itu,membuat dirinya sudah sangat sulit mengendalikan emosinya.
__ADS_1
sejak menjadi prajurit,sein Bu yang memikul tanggung jawab atas keamanan istana dan bawahannya,menjadi beban baginya.
kini di hadapan nya pasukan negri tang yang merebut benteng sasaka mereka menyamar menjadi pasukan Han membuat emosi nya yang selama ini di tahan meledak begitu saja.
tin Feng yang di kawal oleh dua pendekar yang sangat di segani di negri tang membuatnya besar kepala,karena kedua pendekar bayaranya mampu dengan mudah akan mengalahkan komandan dari istana itu.
" serang...."
tin Feng memerintahkan pasukannya yang lebih besar jumlahnya,apalagi sebagian besar prajurit benteng sasaka kini mendukungnya dan berada di pihaknya.
membuat tin Feng akan lebih mudah memenangi pertempuran ini,tetapi dia sangat terkejut saat pasukanya hanya tidak mampu bergerak,mereka terpana dengan apa yang di perlihatkan oleh sein Bu.
pasukan khusus yang di bawa oleh sein Bu di perintahkan mundur dan menjauh dari situ.
para prajurit tin Feng semakin terkejut karena senjata mereka tertarik oleh gelombang angin yang semakin membesar,kini gelombang angin itu mulai membesar dan mendekati mereka sehingga mereka tidak dapat mempertahankan senjata mereka yang ikut terbang bersama angin ****** beliung.
sein Bu yang tidak ingin banyak menjadi korban di benteng sasaka,hanya menggunakan lima persen dari tenaga dalamnya untuk menciptakan angin tornado agar senjata prajurit negri tang itu tertarik oleh angin tornado ciptaanya.
sungguh membuat tin Feng dan prajuritnya mundur,mereka tidak menyangka bahwa kekuatan lawan sehebat ini,prajurit yang tau bahwa mereka tidak dapat melawan sein bu hanya bisa mundur,mereka tidak ingin nyawa mereka sia sia.
__ADS_1
dua pendekar bayaran tin Feng maju,mereka berusaha menghentikan sein Bu dengan menyerang sein Bu dengan senjata rahasia mereka.
tetapi senjata mereka malah terikut oleh angin tornado sehingga mau tidak mau mereka mendekati sein Bu dengan menyerangnya.
sein Bu yang mengetahui kedua pendekar negri tang itu menyerang,menghentikan jurus tornadonya,dengan jurus mata dewa salju sein bu menghentikan gerakan mereka sehingga mereka kini dia tidak bergerak,tubuhnya kaku darahnya seakan berhenti membuat wajah mereka pucat,karena ajal akan menjemput mereka yang tidak mampu di hindarkan.
tubuh mereka meledak begitu saja,daging berserakan dimana-man akibat tubuh kedua pendekar bayaran itu meledak.
sungguh membuat tin Feng pucat,dia tidak mampu berkata apa apa lagi sehingga dia menjatuhkan diri dan di ikuti pasukanya untuk menyerah.
melihat tin Feng dan pasukanya menyerah sein Bu yang emosinya sudah tidak terkendali akhirnya redah,sungguh jurus yang jarang sekali di gunakan karena dunia persilatan sangat menentang jurus ciptaan sin liong yang sangat kejam ini.
sein Bu memerintahkan pasukan khusus untuk meringkus pasukan tin feng yang sudah menyerah,dan mereka di jebloskan di penjara.
kini benteng sasaka telah di kuasai kembali,sehingga dang sun yang di tunjuk sebagai komandan benteng sasaka oleh istana kembali menjabat menjadi komandan benteng sasaka setelah dia di bebaskan oleh sein Bu.
sedikit permintaan maaf dari author untuk kiranya para pembaca memberikan poin atau koin untuk cersil pendekar pulau es 2.
sumbang sih poin dan koin anda sangat membantu author untuk terus berkarya.
__ADS_1
terima kasih