
Sepertinya hari ini begitu cepat,para pasukan setan hitam telah siap dengan senjata mereka.
pasukan yang hanya di bekali ilmu silat dan tidak pernah sekalipun mengerti strategi perang membuat mereka masih kebinguangan dan menunggu aba aba dari ketua sekte masing masing.
Pendekar gagak hitam atau yuang sen,yang di tunjuk sebagi panglima perang belum muncul juga karena masih di dalam kampnya.
salah satu ketua sekte datang untuk menjemput yuang sen karena setan hitam sebagai panglima tertinggi memerintahkan yuang sen segera hadir.
" maaf panglima yuang,ketua setan hitam memanggil anda untuk segera hadir."
" Hem..sebentar,saya sedang memulihkan tenaga saya pergilah saya akan segera kesana."
" baik panglima."
ketua sekte itu pun segera kembali dan melaporkan kepada setan hitam.
tidak berapa lama,yuang sen pun hadir,setan hitam yang memasang wajah masem membuat yuang seng hanya bisa terdiam.
" maaf ketua,saya baru saja memulihkan tenaga saya akibat luka dalam kemarin."
" sudahlah,segera pimpin pasukan kita ingat rencana kita,untuk mengusai Medan perang hari ini."
" baik ketua."
yuang sen pun segera memberi aba aba,mereka di bagi menjadi lima bagian,pasukan tempur yang di pimpin oleh Kong Hao,sementara pasukan panah di pimpin oleh Thian nian.
sementara dong fang su,memimpin pasukan sayap,tugasnya untuk menghancurkan strategi lawan.
sementara,pasukan kerajaan yang telah di beritahukan oleh cia tong lay juga sudah bersiap.
walau mereka lelah karena kemarin baru tiba,tetapi semangat untuk mempertahankan negri ini dari kejaliman para aliran hitam membuat lelah mereka hilang berganti dengan semangat yang berkobar kobar.
bunyi genderang perang mewarnai pasukan kedua kubu.
di Padang rumput yang biasanya terhampar pendangan yang sangat luas,kini terlihat ribuan bahkan ratusan ribu manusia berkumpul di dua kubu berbeda.
satu kubu mempertahankan pemerintah sementara kubu lainya ingin merebutnya.
__ADS_1
tampak jumlah yang sangat jauh,di kubu pemerintah hampir seratus ribu pasukan berkumpul,sedangkan di kubu setan hitam hanya 15 ribu pasukan pendekar aliran sesat.
terompet perang mulai berbunyi,membuat para pasukan sudah mulai bersia siap dan menunggu aba aba dari komandan mereka.
serbu.....
serbu...
terdengar suara yang melengking membuat pasukan kedua kubu segera berlari dan mengeluarkan senjata mereka,ledakan demi ledakan oleh pasukan senjata meriam kedua kubu membuat suasana menjadi lebih memanas.
hanya hitungan menit,para pasukan sudah banyak yang tewas dia antara dua kubu.
yang membuat kegaduhan di kubu setan hitam,sekitar seratus orang dari pasukan mereka bukan menyerang pasukan kerajaan malah mereka menyerang pasukan mereka sendiri.
pendekar gagak hitam yang baru menyadari bahwa ada pasukan yang menyusup tidak tinggal diam,dia pun membantu pasukannya dari pasukan penyusup.
setan hitam yang mengamati dari jauh,hanya tersenyum pasukanya mampu mengimbangi pasukan pemerintahan yang begitu banyak bahkan mereka kalah jumlah yang sangat begitu besar.
melihat ini sein Bu tidak tinggal diam,walau pasukan kerajaan menang jauh dengan jumlah mereka,tetapi hal itu tidak membuat pasukan kerajaan dapat mendesaknpasuka setan hitam,tetapi kini malah pasukan kerajaan yang mulai terdesak.
" ayah izinkan saya membantu pasukan kita ayah."
" belum saatnya Bu er,ini adalah strategi perang,biarkan mereka masuk lebih dalam agar kita dapat menghancurkan mereka lebih mudah."
" tetapi ayah,bagaimana dengan para prajurit kita?sepertinya kita sudah kehilangan banyak prajurit."
" inilah perang Bu er,semua butuh pengorbanan.lihatlah pendekar cia di sana!!"
sein Bu melihat cia tong lay yang berada di sayap kanan,dia yang memimpin pasukan kanan,hanya diam sambil memperhatikan keadaan.
" apa yang di lakukan lay Suheng di sana ayah?"
" pendekar cia juga sedang menunggu waktu yang tepat untuk menyerang."
baru saja jendral sein ji menerangkan strategi perang kepada sien Bu,Dong fang su yang merasa pasukan mereka sudah berada di atas angin langsung menyerang dari sayap kanan mereka.
melihat ini jendral sein ji segera memberi aba aba pada pada Cia tong lay untuk bersiap siap.
__ADS_1
sementara jauh di kubu setan hitam,para pasukan empat bayangan sedang bertempur dengan pasuka inti setan hitam.
pendekar Shu sebagai komandan pasukan empat bayangan tampak lagi bertarung dengan salah satu pendekar aliran hitam.
pertarungan tampak seimbang,karena keduanya memiliki tingkatan yang sama dalam tingkatan pendekar.
sebuah pukulan telak membuat dong fang sui langsung mencelat dan memuntahkan darah segar.
ternyata yuang sen yang curiga dengan pasukanya yang bertarung dengan pasukan sendiri membuat di mendekati dan melihat salah satu ketua sekte bertarung dengan pendekar tapak suci.
" dasar pengecut.."
kempali pendekar Shu memuntahkan darahnya.
" hem..sepertinya kamulah yang pengecut dan menyusup ke pasukan kami,apakah seperti ini aliran putih bekerja?"
yuang sen tersenyum mengejek kepada pendekar Shu.
" Pendekar Shu..istirahatlah,biar saya yang akan menghadapi mereka."
" hati hatilah ketua sun."
" ha ha ha..ternyata ketua dari Kun lun Pai juga ikut menyusup,baiklah,sudah lama kita tidak bertemu ketua sun."
" he he he..pendekar gagak hitam,mungkin dahulu kamu bisa lolos dari pedang bulanku,tetapi saat ini kamu tidak akan bisa lolos untuk kedua kalinya."
" apakah kamu lupa ketua sun,saya telah menciptakan jurus yang membuat saya berada di sepuluh pendekar aliran hitam yang di takuti."
" he he he..jurus mematuk belalangmu kah yang kamu banggakan gagak hitam."
" dasar kurang ajar,matilah kau."
yuang sen yang sangat emosi saat sun pek mengejeknya jurusnya yang sudah lama tidak di gunakan,dia pun langsung menyerang sun pek.
mulutnya yang seperti bersiul,dan entah dari mana ratusan burung gagak langsung menyerang sun pek.
tetapi sun pek bukanlah pendekar kacangan,dia adalah ketua dari perguruan Kun lun Pai,dantelah MEMPELAJARI jurus pedang sakti membuat pedang bulanya dengan mudah menjatuhkan burung burung gagak yang berusaha menyerangnya.
__ADS_1