PENDEKAR PULAU ES 2

PENDEKAR PULAU ES 2
SEKTE CAKAR NAGA BAG IV


__ADS_3

Hok Lang mundur dua langkah,bagaimana mungkin pendekar sekelas dia yang telah di angkat menjadi wakil dari sekte cakar naga bisa dipermainkan oleh pendekar muda yang ada di hadapanya.


" kau menggunakan ilmu sihir?"


" ha ha ha..apakah di kekaisaran Han ilmu sihir tidak di perbolehkan saat bertarung?"


hok lang menjadi bingung,selama ini belum ada larangan ilmu sihir atau ilusi yang membuat lawan menjadi bingung saat pertarungan.


samudara hitam...


dalam kebingungan hok Lang,suara teriakan dari pemuda itu sangat memekakan telinganya,tampak tubuh pemuda itu bagaikan terbelah menjadi dua bahkan kini pecahan itu terbelah juga sehingga kini pemuda itu semakin banyak membuat dirinya menjadi sangat hati hati.


duplikat Jao wan mulai mendekat dan menyerang hok Lang membuat kini hok Lang harus ekstra tenaga dalam bertahan menghadapi duplikat Jao wan yang semakin bertambah bila terkena jurus cakar naga nya.


" hati hati saudara hok,itu ilusi dan sangat berbahaya cari tubuh aslinya."


sebuah bayangan berkelebat kini membantu hok Lang,membuat hok Lang kini menjadi sedikit tenang.


" patriak Feng,baguslah kamu datang tepat waktu."


Jao WAN merasakan kemampuan orang tua yang membantu lawanya lebih besar.


membuat Jao wan menambah tenaga dalamya pada jurus samudra hitam yang dapat membelah dirinya menjadi sangat banyak.


walau hanya duplikat tetapi kemampuannya sama dengan kemampuan Jao wan membuat patriak Feng dan hok LAN harus memeras otak untuk keluar dari tekanan bayangan Jao wan.

__ADS_1


para anggota sekte hanya bisa terperangah melihat kemampuan bertarung ketua mereka dan wakil sekte menghadapi pemuda itu.


sungguh mereka tidak percaya,pemuda yang nampaknya lemah itu sungguh bisa membuat ketua mereka kerepotan dan membuat mereka hanya bisa pasrah apakah ketua mereka sanggup menghadapi pemuda itu.


semakin lama patriak feng dan tetua hok mulai terdesak,membuat tubuh mereka kini bermandikan keringat.


para murid sekte cakar naga hanya bisa menonton,karena para tetua mereka sedang mendapat misi mengawal beberapa pejabat kaisar Han dan para saudagar yang akan melewati bukit perampok.


" saudara Jao,sepertinya kamu terlalu lembek pada mereka,segera lumpuhkan mereka saudar Jao."


Jim LAN yang sejak tadi hanya diam saja menonton memperingatkan Jao wan untuk segera menyelesaikan pertarunganya.


Jao WAN yang masih bermain main pada petinggi sekte cakar naga itu pun akhirnya menambah kekuatanya,hingga patriak Feng harus terkena pukulan tangan kosong dari salah satu duplikatnya membuat patriak Feng harus jatuh tersungkur ketanah.


melihat itu tetua hok,segera ingin menolong tetapi belum sempat dia bergerak menuju patriak Feng dirinya juga terkena tendangan yang amat keras sehingga dirinya juga terjatuh dengan posisi terduduk sambil memegangi perut yang sangat sakit bercampur rasa mules.


Jao WAN pun mendekati petinggi sekte cakar naga dengan senyum puas menghiasi bibirnya.


para murid murid sekte cakar naga segera berkumpul di dekat patriak Feng dan tetua hok.


mereka berusaha melindungi petinggi sekte cakar naga itu.


" Hem...mau apa kalian?selangkah lagi kalian maju kami akan bertaruh nyawa dengan kalian."


Jao WAN dan Jim LAN saling berpandangan,mereka akhirnya tertawa terbahak bahak.

__ADS_1


" ha ha ha..apa yang kalian bisa lakukan?apakah kalian ingin seperti kedua orang tua itu?"


Jao WAN mengancam para murid sekte cakar naga agar memberi jalan untuk mendekati patriak Feng.


para murid sekte cakar naga saling pandang,tetapi mereka adalah murid sekte cakar naga yang sudah bersumpah akan ntuk melindungi dan menjaga kehormatan sekte cakar naga selagi mereka masih bernafas.


" sudahlah,kami kagum dengan kesetiaan kalian,kami tawarkan pada kalian,kalau kalian masih ingin hidup dan memiliki kemampuan lebih tinggi dari sekarang segera minggirlah."


para anggota sekte kini mulai bimbang,karena


penawaran kedua Pendekar dari negri tang itu membuat mereka mulai gelisah,berkhianat atau setia pada sekte cakar naga.


akhirnya satu persatu melepaskan senjata mereka,hampir separuh dari murid murid itu menjatuhkan senjatanya,hingga akhirnya lebih dari separuh, mereka pun akhirnya memberi jalan pada sepasang pendekar negri tang itu.


tetapi yang masih setia pada sekte cakar naga masih melindungi petinggi sekte cakar naga yang sedang terluka dan tidak berdaya itu.


dengan sekali kibasan dengan tanganya,sisa sisa murid yang masih setia itu terlempar sangat jauh gelombang dahsyat menghantam diri mereka dan akhirnya mereka pun tidak sadarkan diri.


Jao WAN dan Jim LAN mulai mendekati para petinggi sekte cakar naga yang sudah tidak berdaya.


" baiklah kami menawarkan pada kalian berdua,apakah kalian mau bergabung dengan perguruan kami,dan kami menjanjikan kepada kalian akan mendapat kemampuan berlipat lipat?"


" puih...jangan harap kami mau menyerah pada kalian."


plak..

__ADS_1


sebuah tamparan mendarat di pipinya membuat wajahnya menjadi sangat merah,Jao wan menampar wajah patriak Feng dengan sangat keras,sehingga giginya tanggal,tampak darah mengalir dari sudut bibirnya.


" dasar keras kepala,matilah kau.."sebuah tendangan bebas ang sangat keras membuat tubuh patriak Feng kembali terlempar dan kini tidak sadarkan diri.


__ADS_2