PENDEKAR PULAU ES 2

PENDEKAR PULAU ES 2
LATIHAN SELESAI,DAN KEMBALI KE PULAU ES.


__ADS_3

Sin sin pun mendekati Sein Bu yang seperti oelrang tertidur,lalu dia meletakan jari telunjuknya ke kening sein bu,tampak cahaya kecil keluar dari telunjuk sin sin.


dan tidak lama kemudian sein Bu terbangun danterbatuk batuk.


dia pun memandang ke selilingnya tampak cia tong lay dan nata Nate memandangnya dengan wajah cemberut.


" Hem..apa yang terjadi mengapa wajah kalian seperti itu?"


walau sein Bu baru sadar dia mengetahui pasti kenapa wajah mereka cemberut dengan dirinya.


Nate yang pertama kali celetuk tidak puas terhadap sein Bu,karena telah menguras tenaga dalamnya sehingga kini Nate harus kehilangan tenaga dalamya begitu banyak.


" Bu Bu sekarang kamu harus menerima hukuman dari saya,karena kau..."


Nate tidak dapat melanjutkan kata katanya karena sin sin mengangkat tanganya.


" sudahlah Nate,semua itu di luar kemampuanya,sebaiknya kita berpesta karena sebentar lagi kita akan berpisah dengan mereka."


" apa..."


Sein Bu dan Cia tong lay terkejut,mereka hampir bersamaan terperanjat tidak percaya.

__ADS_1


entah sudah berapa lama mereka tinggal di alam dewa ingin rasanya mereka berteriak gembira tetapi raut wajah Nate dan nata sepertinya sedih karena akan di tinggal mereka berdua.


cia tong lay dan Sein Bu pun mendekati nata dan Nate,sepertinya berat berpisah dengan kedua manusia ini,karena di alam dewa mereka kesepian hanya sin sin yang selalu mengisi kesepian mereka berdua.


hari itu mereka menggelar pesta kecil kecilan Momo juga datang dan dua makhluk berbulu juga turut hadir,mereka bercanda ria dan tanpa terasa waktu terasa cepat,cia tong lay dan Sein Bu perlahan sirna dari ruang alam dewa dan kembali di pulau kecil diman mereka bertemu dengan kakek buyut mereka Lung kian.


Sein Bu dan Cia tong lay kini sudah berada di pulau kecil dekat dengan pulau es,tetapi mereka tidak menemukan kakek buyut Lung kian walau mereka sudah mengelilingi pulau kecil itu.


akhirnya mereka pun memutuskan untuk meninggalkan pulau itu dan kembali ke pulau es.


tanpa kesulitan mereka melayang kenpulaubws dan hanya memakan waktu sekejab mereka sudah sampai di pulau es,mereka heran apa yang telah terjadi tampak bangunan istana pulau es seperti baru saja di renovasi karena beberapa bagian masih tampak retak.


" ayah....ayah...." terdengar suara anak kecil memanggil ayah membuat Cia tong lay menoleh kesamping dia pun tersenyum,saat melihat Cia Bu Ki berlari ke arahnya.


sungguh membuat Cia tong lay terharu melihat anaknya yang tampak tumbuh besar.


di belakang Cia Bu Ki tampak seoarang pria paruh baya yang rambutnya mulai memutih di Gelung ke atas tersenyum pada mereka.


" suhu.."Sein Bu dan Cia tong lay berlutut di hadapan sin liong.


" bangunlah muridku,selamat kalain sudah berhasil berlatih di alam dewa."

__ADS_1


" terima kasih suhu"mereka pun bergantian memeluk sin liong yang sudah di anggap orang tua mereka.


hari itu Sein Bu dan Cia tong lay di jamu oleh guru mereka,ada perubahan kecil di pulau es,karena sepertinya guru mereka kini membawa beberapa pelayan untuk mengurusi istana pulau es.


karena kini banyak penghuni baru di pulau es,ini semua hadiah dari kaisar yang memberikan beberapa pelayan istana untuk di kerjakan di pulau es.


setelah acara suguhan selesai,sein Bu dan Cia tong lay di panggil keruangan sin liong karena ada sesuatu yang akan di sampaikan.


" ada apa suhu,sepertinya suhu kurang sehat."


" tidak murid muridku,ada sesuatu yang akan saya sampaikan pada kalian berdua."


" baiklah suhu,kami juga kangen dengan wejangan wejangan suhu."


sin liong tersenyum,sejak kapan kedua muridnya menginginkan wejangan wejangan darinya,sejak dulu kedua muridnya selalu saja melamun saat di beri wejangan darinya.


" Hem...ini tentang musuh bebuyutan dari kakek buyut Lung kian."


walau Cia tong lay dan Sein Bu sudah tau tentang perkelahian guru mereka,tetapi mereka di larang oleh sin sin untuk menceritakannya.


sin liong pun menceritakan bagaimana dong fang su hadir di pulau es dan bertarung dengan dirinya,sehingga dia hampir saja terluka sangat serius untunglah batu es abdi sanggub menyembuhkan luka dalamnya dengan cepat.

__ADS_1


tetapi sin liong tidak di mengetahui kalau roh naga langit terluka sangat serius saat pedang naga langit dan pedang hitam bertemu dan naga langit berusaha menyelamatkan energi yang keluar dari kedua pedang sehingga sin liong hanya luka dalam yang tidak terlalu serius.


sin liong pun mengakhiri ceritanya dengan sedikit batuk.


__ADS_2