
Selama di pengasingan kong cay yang hanya memiliki istri dan anak menantunya harus menderita di dalam hutan,karena anaknya harus tewas saat dirinya di fitnah telah melakukan kesalahan yang tidak pernah di buatnya.
kong cay pun membawa lari istrinya dan menantunya yang sedang hamil tua ke dalam hutan,kong cay dengan sabar hidup miskin dan tidak pernah mengeluh akan nasibnya.
tiba saatnya anak menantunya akan melahirkan,kong cay yang hidup dengan seorang istri harus menolong sendiri menata nya melahirkan,tetapi karena tidak ada obat obatan menantunya harus menghembuskan nafas terakhirnya setelah berhasil melahirkan seorang bayi laki laki sehat yang di beri nama kong lon.
kong cay dan istrinya harus mengurus kong lon berdua,tetapi saat kong lin berusia delapan tahun istrinya meninggal karena sakit yang berkepanjangan .
kini tingalah kakek dan cucu tinggal berdua di dalam hutan dengan serba kekurangan.
walaupun mereka serba kekurangan,mereka tidak pernah mengeluh dengan hasil tanaman sendiri mereka cukup besar ntuk memenuhi kebutuhan sehari hari.
kong cay pun setelah kematian istrinya rajin menanam akar obat obatan untuk persediaan bila dirinya dan cucunya mengalami sakit yang tidak terduga.
saat menemukan dong fang su yang terluka,kong cay yang memiliki nurani untuk menolong karena dahulu dia adalah prajurit yang jujur tetapi dirinya di fitnah oleh temanya yang tidak suka atas kejujuranya.
setiap hari kong cay di bantu cucunya merebus obat obatan untuk dong fang su yang saat ini mengalami koma kerana sudah dua bulan ini tidak sadarkan diri.
kong lon yang rajin membersihkan tubuh dong fang su setelah dia menyuapi bubur ke mulut dong fang su.
__ADS_1
setelah tiga bulan berlalu di pagi yang ceria,dong fang su menggerakan kedua tanganya,dia mulai tersadar.
tetapi kong lon dan kong cay yang sibuk berkebun tidak mengetahui kalau dong fang su telah sadar.
dong fang su mengingat kejadian yang menimpa dirinya,saat dia membuka matanya dia terkejut semua yang dilihatnya hanya kegelapan karena kedua matanya buta saat tertusuk oleh ranting pohon waktu bertarung dengan kedua pendekar dari pulau es itu.
dong fang su histeris,dia berdiri dan berteriak sekuatnya dan menghancurkan semua yang dapat di raihnya.
kong cay dan kong lon mendengar teriakan do g fang su pun terkejut.
Meraka mengehntikan pekerjaannya.
" kakek apa yang terjadi sepertinya tuan itu telah sadar."
ketika merka tiba di rumahnya ,merka terkejut karena barang barang merka berserak,tampak dong fang su duduk sambil menangis histeris di sudut ruangan.
" tuan kamu sudah sadar apa yang terjadi padamu?"
" siapa kamu,pergi jangan dekati aku."
__ADS_1
dong fang su berteriak tidak karuan.
" tuan tenanglah,kami menemukan tuan sekarat di dalam hutan."
kong cay berusaha menenangkan dong fang su,sepertinya dong fang su tidak ikhlas kehilangan kedua matanya.
dong fang su duduk termenung,dia menyesali perbuatannya selama ini,dan harus kehilangan kedua matanya,lebih baik dia kehilangan nyawanya dari pada hidup dalam kegelapan.
akhirnya dong fang su tenang setelah kong cay dengan sabar menasehatinya,dong fang su menangis oarang yang tidak di kenalnya mau menolongnya yang telah banyak membunuh manusia tidak bersalah.
dong fang su kembali berbaring setelah di bantu oleh kong cay,sementara kong lon membersihkan barang barang yang berserak akibat dong fang su yang mengamuk.
dong fang su mulai tenang,hari demi hari dong fangbsu AKHIRNYA ikhlas kehilangan kedua matanya.
kong lon yang tidak memiliki teman selama ini juga merasa senang,dong fang su yang setiap hari di tuntun oleh kong lon keluar dari untuk mencari udara segar.
berbulan bulan dong fang su hidup dengan keluarga Kong,hingga setahun dong fang su mengalami kebutaan.
kini dong fang su mulai terbiasa dengan hidup dengan kegelapan,kini dia mengandalkan pendengarannya dan mata batinnya untuk berjalan sendiri.
__ADS_1
entah mengapa kini hidupnya lebih bahagia saat ketika dirinya menjadi seorang pendekar yang haus darah.
seakan hidupnya lebih berarti walau dirinya harus kehilangan kedua matanya.