
keadaan benteng sasaka mulai kondusif, beberapa penjaga yang semenjak kejadian penghinatan dari orangr orang yang menginginkan kekayaan dari negri tang telah di tahan bersama para prajurit negri tang.
keadan masyrakat di sekitar benteng sasaka pun kembali normal,dimana mereka yang mayoritas petani,kembali melakukan kegiatan yang telah lama mereka tinggalkan akibat wajib meliter yang di lakukan oleh tin Feng sebagai pasukan cadangan yang akan di gunakan bila keadan darurat.
kini kelompok pemberontak yang pemimpinya adalah wakil dari komandan dang sun mendapat surat untuk bertemu di suatu tempat yang khusus.
" ketua Li..ini ada surat dari komandan dang sun dari benteng sasaka."
" surat dari komandan dang sun?untuk apa dia mengirim surat pada saya?berikan surat itu."
" baik ketua Li."
setelah menerima surat itu,ketua Li atau Li sen membaca isi surat dari komandan dang sun,alisnya berkerut saat dia membaca isi surat itu.
Hem...apa maunya komandan dang?mau apa dia ingin bertemu denganku?baiklah saya akan menemuinya mungkin ada sesuatu yang ingin dia sampaikan,Li sen hanya dapat menduga duga di dalam hatinya.
sehari setelah mendapat surat dari komandan dang sun,Li sen yang percaya bahwa komandan dang sun adalah mantan atasan dan sahabatnya tidak akan mencelakainya segera menemui di sebuah tempat yang di sepakati.
**
" komandan dang?untuk apa kamu mengundang saya di sini?"
" saudara Li..kamu sudah datang,silahkan kamu duduk,ada sesuatu yang ingin saya bicarakan padamu?"
" komandan dang,seperti dahulu aku selalu menghormatimu,apa yang ingin engkau bicara kan padaku?"
" sabar saudara Li,saya hanya ingin memperkenalkan dirimu dengan seseorang yang mungkin kamu tidak menyangka."
Li sen kembali mengerutkan keningnya,mengapa sekarang komandan dang sun senang membuatnya penasaran.
" komandan dang,mengapa kamu saat ini penuh teka teki?"
dang sun hanya tersenyum melihat Li sen sangat penasaran tampak sekali dari wajahnya.
tidak berapa lama sein Bu yang melayang di udara perlahan turun di samping dang sun membuat Li sen terpana,baru pertama kali dia melihat manusia bisa melayang di udara.
dang sun pun memberi hormat pada sein Bu.
" saudara Li,dia adalah komandan sein anak dari jendral sein ji yang kita hormati selama ini."
" apa..!!anak jendral sein ji?"
__ADS_1
Li sen lalu berlutut,dan memberi hormat pada sein Bu.
" berdirilah saudara Li,tidak sepantasnya kamu yang jauh lebih tua dari saya berlutut di hadapanku."
" maafkan saya komandan sein,saya yang buta tidak melihat seorang pendekar yang berjiwa kesatria seperti komandan sein yang saya idolakan sebagai pendekar serat jiwa,nama pendekar sangat terkenal di wilayah kami."
" saudara Li,saya hanyalah manusia biasa seperti saudara Li,jangan terlalu sungkan."
" komandan sein,mengapa komandan ingin bertemu saya?"
" saudara Li,saya sebagai prajurit kerajaan dan tugas saya untuk menghancurkan pemberontak yang ada di negri ini."
" jadi..."
Li sen mundur beberapa langkah,dia memandang sein Bu dan dang sun penuh curiga.
" sabar saudara Li saya belum menjelaskan secara jelas."
" apa yang kalian inginkan?"
" saudara Li,mohon bersabar saya hanya ingin menawarkan kerja sama dengan gerakan saudara Li."
kali ini sein Bu yang serius,dia ingin meyakinkan Li sen.
" tidak saudara Li,justru saya salut pada gerakan saudara Li,inilah yang harus rakyat lakukan bila pemerintah bertindak semena mena dan harus di beri peringatan.
sebaiknya Saudar Li tenang dulu,kami tidak akan menyakiti sudara Li."
" Hem...saya menjadi sangat bingung,apa yang ingin kalian lakukan."
" begini saudara Li,komandan sein mengajak gerakan saudara Li untuk bekerja sama,karena saat ini negara kita sedang dalam bahaya karena sekelompok orang ingin negara kita hancur."
" apa...?"
" ssstttt..ini berita sangat rahasia saudara Li,mengapa kami mengundang saudara Li,di tempat rahasia ini."
" siapa yang ingin menghancurkan negri ini komandan dang?"
" ada kelompok yang saat ini mengusai kaisar kita,maklum saat ini kaisar kita masih tergolong masih sangat muda,dan dia di kendalikan oleh pejabat pejabat yang korup yang ingin menghancurkan negri kita."
" apa yang bisa saya bantu komandan sein?"
__ADS_1
akhirnya Li sen maksud dan tujuan seperti n ji dan dang sun.
sein Bu pun menjelaskan rencana yang akan membuat musuh musuh negara tertangkap.
dan rencana mereka berhasil.
**
" Hem...mengapa kabar anak itu belum juga ada,sepertinya kita harus mengambil tindakan."
" benar tuan,rencana untuk mengirim dirinya telah berhasil,saat ini jendral tua itu sedang melawan maut, bagaimanapun juga lawan lawan kita mulai lemah."
" kamu benar,tetapi saya belum puas kalau tidak mendengar anak itu tewas di benteng sasaka itu."
" Hem..seharusnya mata mata kita sudah memberi kabar,atau jangan jangan...?"
" apa maksudmu?"
" tidak tuan,itu hanya praduga saya saja."
" jangan katakan rencana kita gagal untuk menyingkirkan anak itu?"
" tidak tuan,seperti yang kita ketahui,para pendekar yang di sewa oleh tin Feng memiliki ilmu yang tinggi,kita juga sudah menyusupkan seseorang di dalam pasukan yang di bawa anak itu,kalaupun tin Feng tidak berhasil membunuhnya abdi kita pasti akan memberi kabar."
" tapi mengapa sampai saat ini,kabar kematian atau kekalahan anak itu belum ada?cepat kirimkan seseorang kesana untuk mengetahui apa yang terjadi,saya tidak ingin menunggu lama lagi."
" baik tuan..saya akan mengirimkan seseorang kesana.''
tetapi saat dia hendak mengundurkan diri,pintu di ketuk dengan sangat kuat oleh seseorang.
membuat kedua pejabat kerajaan itu mengerutkan keningnya,tidak senang karena mengagap tamu mer kabtidak sopan.
wa Tao yang saat ini menjabat sebagai menteri dalam negri,membuka pintu wajahnya tampak sangat marah karena sepertinya tamu yang ada di luar sangatlah tidak sopan mengetuk pintu rumah salah satu penasehat kaisar yang sangat di takuti di dalam istana.
" tuan tuan....maafkan saya, saya terpaksa melakukan ini."
" Hem...kau,apa yang ingin kau laporkan,katakan kalau itu tidak penting kepalamu akan berpisah denganmu,"
dengan perasaan sangat cemas seorang prajurit itu pun menjelaskan dengan perasaan takut.
sungguh mereka tidak menduga ternyata kabar itu membuat mereka shok,sehingga prajurit itu langsung terpenggal oleh tuan wa Tao,dan darah berceceran di lantai.
__ADS_1
terima kasih masih mendukung PPE2