
" Hem..turunlah tuan?sepertinya tidak sopan mengintip orang yang lebih tua dari tuan?"
Sein Bu hampir saja terkejut saat pengemis itu sepertinya sedang menyindir dirinya.
tetapi saat dia ingin keluar dari persembunyiannya tampak seorang pemuda mungkin lebih tua darinya beberapa tahun keluar dari sebuah pohon.
" Maaf tetua Wang saya tidak sengaja melihat tetua sedang mempermainkan pemuda tadi."
" Hem sepertinya kamu mengenal baik diriku?dari manakah asalmu dan mengapa kamu sampai kemari?"
" Maaf tetua Wang saya berasal dari sekte lima bintang,dan saya sangat mengenal tetua Wang saat tetua Wang bekunjung ke sekte lima bintang."
" Hem..sekte lima bintang,teryata kamu murid dari ziao Lo ?"
" Benar tetua Wang."
" Apakah ziao Lo sudah merasa ilmu lima bintangnya sudah tidak hebat lagi hingga kamu di utus olehnya untuk ikut mencari kitab serat jiwa?
Pemuda itu sangat terkejut,saat Wang jin langsung menyerangnya dengan pertanyaan yang sangat menyudutkannya.
gurunya tetua sekte lima bintang adalah sahabat baik dari Wang jin.
Wang jin pernah berkunjung ke sekte lima bintang dan mengutarakan akan pergi keselatan karena kitab leluhur mereka telah di temukan dan sekarang partai pengemis akan merebut kitab peninggalan leluhur mereka.
__ADS_1
" Maaf tetua Wang,tetua kami tidak sedikitpun untuk mencari hak yang menjadi sahabat baiknya,saya hanya di tugaskan untuk Menyaksikan siapakah yang akan mendapatkan kitab serat jiwa yang sangat luar biasa itu."
Wang jin hanya bisa menggelengkan kepalanya,pemuda yang di hadapanya sungguh pandai berbicara untungnya dia adalah murid dari sahabat baiknya.
mungkin kalau tidak pemuda itu akan meninggalkan dirinya dengan lidah telah putus di potong oleh Wang jin.
" Pergilah anak muda sebentar lagi pengemis barat dan Utara akan segera sampai,mungkin kamu tidak akan sanggup menghadapi serangan dari mereka."
" Baik tetua Wang,saya undur diri."
walaupun dengan perasaan dongkol di hati pemuda yang mengaku dari sekte lima bintang harus meninggalkan pengemis tua itu."
Sepeninggal pemuda itu,dua bayangan berkelebat sangat cepat telah muncul di hadapan pengemis timur.
" Sudah lama kita tidak bertemu Wang jin?
bagaimana kabarmu?sepertinya tubuhmu semakin kurus saja?"
ha ha ha
Gelak tawa pria tambun yang pakaianya tidak jauh beda dengan Wang jin.dia adalah Mang Lao ketua partai pengemis Utara.
sedangkan temannya yang tubuhnya tidak jauh dengan wang jin adalah Yao kang adalah ketua partai pengemis barat.
__ADS_1
" Sepertinya ilmu meringankan tubuhmu sudah mulai berkurang Mang Lao,sehingga kalian terlambat satu hari sampai di sini."
" Maaf Wang jin,kami terlambat kerena ada sesuatu hal yang harus kami lakukan di salah satu cabang partai yang ada di bawah naungan partai pengemis barat tetua Yao."
" Benar tetua Wang,salah satu cabang yang ada di kota Tianjin sedang lagi huru hara sebab mereka sedang bertikai berebut wilayah kekuasaan."
" Hem..ada ada saja,sesama pengemis mengapa begitu?sungguh sangat memalukan?"
" Sudahlah mari kita membahas bagaimana kita menemukan kitab serat jiwa yang sampai sekarang kita tidak mengetahui lokasi orang yang menemukan kitab itu?
" Benar juga kata katamu tetua Mang,sepertinya tetua Dao tidak memberikan informasi yang lebih jelas tentang orang yang menemukan kitab serat jiwa itu."
" Hem..sebaiknya kita harus bertemu dengan tetua Dao untuk meminta siapa yang telah menemukan kitab serat jiwa itu."
Para dedengkot pengemis itu pun meninggalkan tempat itu dan menuju keselatan,karena hanya tinggal beberapa kota lagi mereka akan masuk ke wilayah selatan.
Sein Bu hanya bisa bernafas lega saat para pengemis itu pergi meninggalkan tempat itu,
" Hem..ternyata para dedengkot dunia persilatan kini menuju wilayah selatan.
sebaiknya aku harus bergegas untuk keselatan."
Sein Bu pun mengikuti ketiga ketua pengemis itu yang dengan kemampuan mereka terbang bagaikan burung menuju keselatan.
__ADS_1