PENDEKAR PULAU ES 2

PENDEKAR PULAU ES 2
GUO DANG AKHIRNYA TEWAS


__ADS_3

Sein Bu sengaja mengikuti para pengemis itu karena mungkin pengemis itu akan lebih tau jalan tercepat ke selatan.


***


" Berhenti..!"


Suara ringkikan kuda yang sangat keras yang memekakkan telinga serta debu yang naik hingga beberapa meter.


" Ada apa tuan menghentikan perjalanan kami?"


Tetapi bukan jawaban yang mereka dapatkan tetapi serangan yang begitu sangat cepat membuat mereka harus menghindar dan mereka menggenjot tubuhnya dari atas kudanya untuk segera memberi pukulan balasan kepada penyerang itu.


" Ayah hati hati,sepertinya dia sangat lihay ayah."


Guo fang memberi peringatan kepada ayahnya,karena penyerang yang belum mereka ketahui sungguh memiliki kecepatan yang sangat luar biasa.


Sebuah pukulan tepat mengenai Guo dang yang membuat tubuh Guo dang terlempar sangat jauh dan dari mulutnya memuntahkan darah segar.


" ayah..."Guo fang segera mengejar ayahnya yang terluka sangat parah akibat pukulan orang yang menghentikan perjalanan mereka."


Dia adalah pengemis selatan atau Dao Lian yang sejak mereka berhasil membunuh Lang sen dan kedua gurunya telah menguntit mereka.


Saat Dao Lian melihat kedua keluarga guo sedang kelelahan,dia pun langsung menghentikan mereka dan langsung menyerang Guo dang yang dia ketahui lebih kuat dari anaknya.


" Serahkan kitab serat jiwa,atau kalian akan mati disini.!"


Guo fan dan Guo dang sangat terkejut saat pria yang berpakaian seperti pengemis itu menyebutkan kitab serat jiwa.

__ADS_1


" Lebih baik kami mati dari pada harus menyerahkan kitab serat jiwa."


" Baiklah kalau itu mau kalian."


Dao Lian langsung menyerang mereka dengan sangat cepat membuat mereka harus menghindar,andai saja sedikit saja mereka lebih lambat mungkin nyawa mereka akan melayang.


Dao Lian mengetahui dia harus dengan cepat menghabisi kedua orang itu kalau tidak bisa kebalik,karena jurus serat jiwa akan dengan mudah mengcopi jurus jurusnya dan akan membuat dia kerepotan melawan keluarga Guo ini.


Pengemis selatan tidak sedikitpun memberi ruang kepada keluarga Guo,beberapa pukulan bersarang di tubuh gou fang dan Guo dang.


membuat mereka


" Fang er,sepertinya lawan kita sangat lihay sekali,pergilah selamatkan dirimu dan kitab serat jiwa."


" Tapi ayah,saya tidak akan meninggalkan ayah."


" Tidak ayah.."


" Pergilah pergilah..."


Guo dang terus mengulang ulang perkataanya agar anaknya untuk segera meninggalkan tempat itu,melihat ayahnya memohon Guo fang tidak tega diapun segera meninggalkan tempat itu dan segera memacu kudanya dengan cepat walau dengan perasaan yang sangat hancur.


Melihat salah satu keluarga guo hendak meninggalkan tempat itu,pengemis selatan segera mengejar Guo fang tetapi saat dia ingin mengejar Guo dang telah berdiri di depannya.


Dan melepaskan pukulan kearah pengemis selatan dan langsung di tahan oleh pengemis selatan.


Duar..ledakan yang sangat keras dan mengguncang tanah di sekitar,tampak retakan di permukaan tanah akibat pertemuan pukulan dengan jurus yang sama membuat retakan memanjang sejauh lima meter.

__ADS_1


Pengemis selatan sangat terkejut,dadanya terasa sangat sesak akibat pukulannya bersarang di dadanya membuat darah mengalir dari bibirnya.


Sementara Guo dang terlempar sangat jauh hingga belasan meter,dan berhenti di sebuah pohon besar.


tubuhnya seakan remuk dan beberapa kali dia harus memuntahkan darah segar dari bibirnya.


Guo dang berusah bangkit tetapi untuk menggerakan kedua tanganya saja dia harus berteriak karena kedua tanganya sepertinya patah tulang.


Melihat Guo dang sudah tak berdaya,pengemis selatan mendekatinya walau dadanya masih terasa sesak.


" Cepat serahkan kitab serat jiwa kepadaku..!"


" Lebih baik aku mati dari pada harus menyerahkan kitab itu kepadamu."


" Baiklah kalau itu maumu."


pengemis selatan lalu memberikan suatu pukulan kearah batok kepala Guo dang,tanpa suatu teriakan nyawa Guo dang telah melayang.


Walaupun kepala Guo dang masih utuh akibat pukulan pengemis selatan tetapi isi di dalam kepala Guo dang telah hancur.


pengemis selatan lalu memeriksa tubuhnya Guo dang,teryata kitab serat jiwa tidak ada


dengan Guo dang.


Hem..sepertinya kitab itu bersama anaknya baiklah aku harus cepat mengejar anak itu mungkin dia tidak terlalu jauh dari sini.


Tetapi saat dia hendak meninggalkan tempat itu sebuah bayangan menghadanganya.

__ADS_1


__ADS_2