PERJODOHAN DENGAN CEO

PERJODOHAN DENGAN CEO
Pertemuan pertama


__ADS_3

Di suatu malam yang penuh dengan bintang- bintang seorang gadis cantik sedang berdiri memandang lautan. Dia baru saja pulang dari pemotretan sebuah majalah cover, dia disitu untuk menghilangkan rasa jenuhnya sejenak dari beban yang diberikan ayahnya.


Ya, gadis itu adalah Arabella cornelia. Tadi pagi gadis itu baru bertengkar dengan ayahnya sebelum ia pergi berangkat buat pemotretan.


Flashback on


" Ara papa mau bicara sebentar denganmu " ucap papa nya


" mau bicara apa pah? "


" papa mau bilang jika papa sudah menjodohkan kamu dengan rekan bisnis papa"


" Pah please, ini bukan jaman siti nurbaiah pah. Jadi buat apa papa menjodohkan aku dengan rekan bisnis papa yang bahkan aku sendiri tidak kenal siapa dia "


" Ya makanya berkenalan Ara"


" Ya tapikan pah "


" Tidak ada tapi tapian Ara kamu harus mau dijodohkan dengan dia . Kamu mau liat perusahaan kita bangkrut begitu saja? Perusahaan kita butuh suntikan dana Ara dan dengan kerja sama dengan perusahaan SM CORP maka perusahaan kita bisa tertolong "


" Tapi kenapa harus menjodohkan Ara segala pah, kan tidak ada hubungannya dengan Ara juga "


" Ada Ara, dia ingin kamu menikah dengannya sebagai syaratnya agar perusahaan kita tidak melarikan diri dari masalah ini "


" Jadi ceritanya ini papa menjualku demi kerja sama itu pah" jawab Ara dengan mata yang sudah berkaca kaca dan wajah yang diarahkan kesamping agar tidak menghadap sang papa


hufft papanya menarik nafas panjang sebelum menjelaskan


" Papa tidak menjualmu hanya saja ini jalan satu satunya kamu anak kesayangan papa dan kamu tahu itu dan hanya dengan ini saja perusahaan kita terselamatkan. Pokoknya papa tidak mau tahu besok kamu ikut dengan papa buat bertemu dengan dia di sebuah hotel yang akan diresmikannya. Suka atau tidak suka , mau atau tidak mau kamu harus menerimanya. Papa berangkat dulu ke kantor papa sudah terlambat " dan setelah memberitahu kepada putrinya tentang perjodohan itu papanya pun pergi sebelum pergi dia mencium kening putrinya terlebih dahulu


Flashback off


Ara menarik nafas panjang hufft

__ADS_1


" Kenapa hidupku terus terkekang seperti ini?"


Dan diapun membalikan badannya buat kembali lagi ke mobilnya untuk pulang kerumahnya sebelum papa dan kakaknya menelfon dirinya dan dimalam itu dia mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang menuju rumahnya. Dan dari depannya tiba tiba saja muncul sebuah mobil dengan kecepatan tinggi dan seketika itu juga mobilnya rem mendadak .


Ciiittt


Dan Ara pun keluar dari mobilnya buat memarahi si pengendara mobil tersebut


" Anda bisa menyetir mobil dengan benar tidak? " Tanya Ara dengan emosi dan ketakutan yang meluap luap


Dan yang dimarahi tersebut pun turun dari mobil. Dan ternyata seorang pria yang turun dari mobil tersebut.


" Seharusnya saya yang bertanya seperti itu kepada anda. Anda bisa menyetir tidak? ini jalan tadi sepi tapi kenapa mobil anda tiba tiba bisa berada di depan mobil saya. Saya mengerti anda pasti seorang penipu kan dengan tiba tiba muncul didepan mobil saya agar saya menabrak mobil anda dan dengan begitu anda meminta ganti rugi kepada saya. sebutkan saja berapa yang anda minta? "


" Apa anda katakan barusan saya seorang penipu? Hay pria yang tidak punya tata krama ini memang jalan sepi tapi bukan berarti anda bisa bebas mengendarai mobil anda dengan kecepatan penuh seperti tadi. Bukannya minta maaf malah marah marah dan menuduh orang lain penipu. Simpan saja uang anda itu saya tidak butuh "


Dan ditengah perdebatan mereka itupun muncullah seorang pria yang sedari tadi menunggu didalam mobil. Dengan memakai tuxedo hitam dan kacamata hitam pria itupun turun dari mobilnya .


" Soni kenapa kau lama sekali mengurus masalah yang seperti ini saja kau tidak bisa "


" Berikan saja dia uang ganti rugi. apa seperti itu saja kau tidak bisa membereskannya "


" What? Hello tuan muda yang kaya raya apa anda fikir semua masalah bisa diselesaikan dengan uang anda itu, bukannya minta maaf tapi malah menuduh saya seorang penipu. Dasar tidak tau tata krama sama sekali "


" Tidak usah bertele tele saya tau trik kotor orang semacam kamu " ucap si tuan muda sambil mengeluarkan selembar cek kosong dan memberikannya kepada Ara.


Ara yang tiba tiba dilempar dengan cek kosong itupun merasa terhina dan tidak terima dengan perlakuan si tuan muda tersebut


" Ini cek kosong buat kamu ambil dan tulis berapapun nominalnya dan tebuslah ke bank. Setelah ini saya harap kamu tidak pernah muncul dihadapan saya lagi. Ayo Soni kita harus cepat kembali ke rumah karena saya sudah lelah " ucap si tuan muda


" Mari tuan muda " ucap soni sambil membukakan pintu mobil untuk si tuan muda"


Ara yang merasa terkejut karena diperlakukan seperti itupun merasa marah dan tidak terima seketika dia tersadar dan ternyata si tuan muda itupun sudah menghilang dari hadapannya.

__ADS_1


" Sialan apa dia fikir aku ini tidak mampu apa. dia tidak tau siapa saya kurang ajar sekali pria itu awas saja jika bertemu dengan dia lagi bakal saya balas perbuatannya " umpat Ara karena dia merasa tidak terima diperlakukan seperti itu


Dan diapun kembali masuk kedalam mobilnya mengendarainya dan membelah kota untuk pulang kerumahnya karena sejak tadi ternyata sudah ada puluhan panggilan dan pesan dari papa dan kakaknya Ara menanyakan keberadannya .


Dan sesampai nya dirumah pun dia sudah ditunggui didepan pintu rumah dan di tanyai beribu pertanyaan


" Darimana saja kamu Ara ? " ucap papa nya Ara


" Ara kamu darimana saja daritadi kakak telefon dan sms kamu tapi tak ada satupun yang kamu balas dan angkat "


" Iya aku minta maaf pah, kak aku tadi baru pulang dari pemotretan "


" kenapa malam sekali " tanya papanya Ara


" Iya tadi ada sedikit kendala karena mobil Ara tadi hampir saja tertabrak dan orang yang menabrak bukannya minta maaf malah mengatakan Ara penipu dan melempar cek kosong ke wajah Ara "


" Tapi kamu tidak apa apakan " ucap kakak lelaki nya Ara


" Tidak apa apa kak hanya saja Ara kesal dengannya memangnya wajah Ara ini ada tampang penipunya. Apa dia itu tidak pernah menonton televisi sehingga dia tidak mengenal dan justru mengatakan aku penipu"


" Yasudah biarkan saja dia menganggap kamu seperti apa kamu tidak perlu mendengar dan memasukkannya kehatimu anggap saja tidak penting . Yang terpenting sekarang kamu tidak apa apa " ucap sang papa


" Iya pah. Kalo gitu Ara ke kamar dulu pah kak"


" Yasudah pergilah bersihkan tubuh kamu dan habis itu makanlah "


" Tidak usah pah Ara tadi sudah makan sebelum pulang. Jadi Ara hanya ingin mandi dan segera tidur karena badan Ara sudah pegal dari tadi "


" Yasudah pergilah nak "


" Selamat malam dan selamat tidur pah , kak "


" Selamat tidur " ucap papa dan kakaknya secara bersamaan

__ADS_1


" Kalo begitu steven juga kekamar pah buat tidur "


" Yasudah pergilah papa juga mau masuk kekamar "


__ADS_2