PERJODOHAN DENGAN CEO

PERJODOHAN DENGAN CEO
BAB 83


__ADS_3

"Ini sebenarnya ada apa sayang? Kenapa semuanya pada tegang" bisik Alana di telinga Raka.


"Diamlah sayang, nanti kita coba tanyakan sama Alex" sahut Raka membuat Alana diam.


Dimas menatap Sherli yang menangis di pelukan papanya, terbesit rasa menyesal di hatinya. Dimas menyesal sudah mengkhianati wanita sebaik Sherli, dan dia malah terjerat oleh wanita iblis seperti Sera.


"Sher, bisakah kita balikan seperti dulu lagi" lirih Dimas yang masih terdengar di telinga semua orang yang ada di situ.


"Kembalilah Dim, dan aku yang akan menggantikan Sherli untuk menikah dengan Alex" ucap Sera tanpa rasa malu.


Sepertinya urat malu Sera sudah putus, baru saja dia ketahuan bercumbu dengan orang lain di kamar hotel, dan sekarang dengan tak tahu malunya tetap kekeuh ingin minta menikah dengan Alex.


"Sayang, ternyata masih ada perempuan yang jauh lebih gila dari Jessy" bisik Alana. Sungguh ingin rasanya Raka menyumpal bibir istrinya menggunakan bibirnya. Dari tadi istrinya ini tidak mau diam.


"Kau ini kenapa berisik sekali hmm" lirih Raka. Mengecup bibir istrinya singkat.


orang tua Alana menggeleng kepalanya melihat tingkah putri serta menantunya yang tak tahu tempat.


"Sherli mau menikah" tanya Dimas kaget.


"Iya, dan dia akan menikah denganku" jawab Alex dingin. Membuat Dimas merinding denga aura yang di keluarkan Alex.

__ADS_1


"Dan untuk kamu nona Sera, aku tidak akan menikahi wanita sampah sepertimu, dan tolong jaga batasanmu" ucap Alex dengan penuh penekanan di setiap kalimatnya.


Widi yang sudah terlanjur malu pun memilih pergi dari rumah kakaknya. Ia bahkan tidak meminta maaf kepada Sherli terlebih dahulu, entah karena dia masih kecewa sama Sera atau memang tak menyukai Sherli.


Satu persatu tamu di rumah Alana pun pergi, kini tinggal keluarga Alana saja yang masih berada di rumah orang tuanya.


"Pa sebenarnya tadi tuh ada masalah apa, kenapa tante Widi marah ke Sera" jiwa kepo Alana meronta ronta.


Raka hanya menghela nafas panjang, ternyata dari tadi istrinya itu masih penasaran. Karena tadi Alana telat datang.


"Sera ketahuan selingkuh dari Dimas nak" jawab Kai.


"Dimas aslinya pacarnya siapa pa, Alana bingung" tanya Alana menggaruk kepalanya.


"Terus sekarang Sera ketahuan selingkuh dari Dimas? Itu sih namanya karma pa, siapa suruh dulu selingkuh dengan manusia ondel-ondel itu" mulut pedas Alana mode on.


Semua bingung dengan ucapan Alana, memangnya siapa yang di maksud ondel-ondel.


"Memangnya siapa ondel-ondel sayang" tanya Raka bingung.


"Tentu saja Sera, lihat saja wajahnya merah begitu seperti habis di tonjok, terus bibirnya merah kek habis minum darah saja, mana pakaian nya seksi bener" cerocos Alana tanpa filter.

__ADS_1


Raka dan kedua orang tua Alana menepuk dahinya.


"Terus tadi ada foto juga pa, memangnya siapa yang memberikan foto itu kepada Dimas" tanya Alana lagi.


"Tentu saja Alex, memangnya siapa lagi kalau bukan dia" ceplos Raka yang mendapat anggukan dari Kai.


"Wowww....Alex keren sekali bisa mencari bukti itu" puji Alana yang membuat Raka mendelik. Raka langsung mengapit kepala Alana ke ketiaknya.


"Hahahah....bau sayang" pekik Alana bohong, mana ada ketiak Raka bau.


"Rasakan, kamu dari tadi sudah terlalu banyak omong sayang, sekarang waktunya kamu makan biar gak kempes pipi chuby kamu" ucap Raka.


"Raka ngarang, masak pipi aku di samakan sama ban mobil yang bisa kempes" sahut Alana.


"Kalian ini selalu saja berdebat, sekarang makan....ngga malu apa dari tadi di lihatin anaknya." ucap mama Lita.


Mereka akhirnya makan dengan tenang, Alana menyuapi twins dengan di bantu baby sitternya.


"Makanlah sayang, kamu dari tadi sibuk menyuapi mereka saja" ucap Raka seraya memasukan nasi kedalam mulut Alana.


Tak lama mereka sudah menyelesaikan makannya.

__ADS_1


Alana dan Raka pamit kepada kedua orang tua Alana dengan membawa twins, tadinya mereka tidak di ijinkan pulang namun dengan bujuk rayu yang di keluarkan Alana akhirnya orang tuanya itu memperbolehkan mereka pulang.


Bersambung


__ADS_2