PERJODOHAN DENGAN CEO

PERJODOHAN DENGAN CEO
BAB 65


__ADS_3

Hari yang di nanti oleh Andre dan Chika pun tiba. Di sebuah hotel bintang lima yang begitu besar dan mewah Andre akan mengucapkan ijab qabul, yang akan di saksikan seluruh keluarga besar Andre dan Chika serta kerabat dekat mereka dan juga para tamu undangan ikut menyaksikan nya.


Andre sudah duduk berhadapan dengan wali nikah yaitu Fariz Al Fachrezi( Ayah kandung Chika) yang berdampingan dengan penghulu.


"Sudah siap" tanya penghulu kepada Andre.


"Siap" jawab Andre dengan penuh keyakinan. Penghulu mengangguk.


"Andre Bastian, saya nikahkan kamu dengan putri saya yang bernama Chika Avrilita Fachrezi binti Fariz Al Fachrezi dengan mas kawin (skip)_ di bayar tunai." ucap Fariz papa Chika.


"Saya terima nikahnya Chika Avrilita Fachrezi binti Fariz Al Fachrezi dengan mas kawin tersebut di bayar tunai" ucap Andre dengan tenang dan lantang.


"Bagaimana para saksi, Sah?" tanya penghulu kepada para saksi.


"Sah" ucap semua para saksi. Andre menunduk.


Akhirnya ia resmi menjadikan Chika sebagai istrinya. Dia sekarang mempunyai tanggung jawab baru sebagai seorang suami.


Pengantin wanita pun di persilahkan untuk keluar. Chika berjalan dengan di apit oleh mama dan juga Alana.


Manik Andre tak berkedip memandang kecantikan Chika. Chika di dudukan di sebelah Andre.


Penghulu meminta Andre dan Chika menandatangani berkas pernikahan mereka. Setelah selesai Andre memasangkan cincin di jari Chika, begitupun sebalik nya Chika melakukan hal yang sama.


Lalu penghulu meminta Andre untuk mencium kening Chika.


Cup


Andre mencium kening Chika dengan memejamkan matanya, ia begitu terharu kini dirinya sudah bukan pria lajang lagi, dia sudah mempunyai istri sekarang.


Setelah usai kini giliran Chika mencium punggung tangan Andre.

__ADS_1


"Pria yang kini di hadapanku sekarang adalah sudah menjadi suamiku, terima kasi ya Allah engkau telah memberikan jodoh yang baik dan begitu sempurna di mataku" gumam Chika dalam hati.


Sekarang giliran acara sungkeman, Chika menangis ketika orang tuanya memberikan sedikit wejangan kepada diri nya dan juga Andre.


Begitu pun dengan mertuanya, mereka juga mengucap kan terima kasih kepada Chika yang mau menerima putra nya itu, tak lupa mereka juga memberikan wejangan kepada Chika.


Kini giliran tamu undangan memberikan selamat kepada sepasang pengantin baru itu.


Kedua sahabat Andre pun naik ke atas memberikan selamat, Alex datang sendiri sedangkan Raka di dampingi oleh istra nya itu, sedangkan twins ia titipkan kepada mama nya.


Alex mendengus kesal dengan konsep pernikahan Andre, pasal nya itu benar-benar menguras isi atm nya, banyak nol yang menggelinding dari rekening nya.


"Sabar Lex" ucap Raka menahan tawa sambil menepuk bahu Alex. Raka tahu berapa banyak uang yang di keluarkan Alex untuk merayakan pesta pernikahan Andre.


Mereka melangkah naik ke atas pelaminan.


"Selamat kau sudah menguras isi Atm ku" ucap Alex kesal.


"Bukan salahku, kau sendiri yang menjanjikan itu" sahut Andre sambil mengendikan bahunya.


"Baru juga kelar ijab qabul sudah ngomongin cerai, emang ban*sat kau Lex" sungut Andre tak terima.


"Aku hanyang mengingatkan bro, siapa tahu kau Khilaf" sahut Alex tak mau kalah. Andre tak menggubriS omongan Alex, ia kesel dengan ucapan Alex, sahabat nya itu kalau ngomong tak pernah di filter dulu.


"Semoga kau menjadi keluarga yang bahagia, dan semoga pernikahan kalian langgeng sampai kakek nenek" ucap Alex serius sambil memeluk Andre.


"Terima kasih, segeralah menyusul kita" sahut Andre.


"Doakan saja bro" sahut Alex, lalu memberikan selamat kepada Chika.


"Selamat Ndre, semoga pernikahan kalian langgeng hingga maut memisahkan" ucap Raka dengan sedikit sinis.

__ADS_1


"Terima kasih, jangan lupa dengan janjimu bro" sahut Andre mengingatkan masalah taruhan yang kemaren, membuat Raka mencebik.


"Bahkan jika kau mau rumah itu sudah bisa di tempati sekarang juga" ucap Raka. Andre tersenyum penuh kemenangan, uang dia hanya berkurang sedikit untuk ngasih mahar ke Chika, untuk pesta sudah ada Alex yang membayarnya, sedangkan dari Raka dia mendapatkan mansion dan juga mobil. Sungguh beruntung bukan.


Kini giliran Alana yang maju memberikan selamat kepada Chika. Chika tersenyum melihat kekesalan sahabatnya itu, dia tahu kalao Alana kesal karena masalah taruhan Raka dan Andre.


"Kenapa senyum-senyum gitu" ketus Alana.


"Ya ampun Al, aku hanya kangen sama kamu tau" kilah Chika.


"Selamat, suamimu sudah membuat suamiku bangkrut" kesal Alana.


"Ngarang aja bangkrut, bahkan untuk membeli itu semua tidak mengurangi separuh dari harta yang di miliki Raka." sahut Chika. Alana menghela nafas sabar.


"Selamat buat pernikahan kalian berdua, semoga pernikahan kalian langgeng dan juga membuat kalian bahagia" ucap Alana tulus.


"Terima kasih" sahut Chika memeluk sahabanya itu.


Raka dan Alana turun dari pelaminan, mereka menikmati makanan yang sudah di sediakan.


"Sayang maaf, aku dulu tak memberikanmu pesta seperti ini" ucap Raka dengan penuh sesal.


"Tak apa, aku sekarang sudah bahagia memiliki kamu dan juga twins" sahut Alana sambil mengelus lengan Raka.


"Serius kamu tidak mau membuat pesta seperti ini sayang, aku bisa memberikan nya untukmu" ucap Raka. Alana menggeleng.


"Baiklah, terserah kamu saja sayang, nanti jika kau menginginkan sesuatu kau langsung saja ngomongs ama aku, selama ini kamu tak pernah meminta sesuatu kepadaku" ucap Raka lagi.


"Aku tak menginginkan apapun Sayang, aku cuma ingin kamu terus menyayangi aku dan juga twins" pinta Alana.


"Itu sudah pasti sayang" ucap Raka.

__ADS_1


**Berasambung


Happy reading guys🙏**


__ADS_2