PERJODOHAN DENGAN CEO

PERJODOHAN DENGAN CEO
BAB 57


__ADS_3

Biasakan sebelum baca kasih like , koment dulu guys, syukur-syukur kalau di kasih kop, heheh....


Masih adegan panas ya, bocil skip dulu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Gerakan pinggul Raka berubah menjadi cepat. Raka terus menghentak hentakan pinggulnya lebih cepat. Raka mer emas dada Alana dari belakang sambil terus memompa tubuh Alana. Raka menciumi punggung mulus mi lik Alana dan sesekali memberikan tanda merah di kulit punggung nya. Raka terus menciumi dan menghirup aroma Vanilla dari tubuh istrinya, seiring dengan ritme hentakan pinggulnya yang terus menggempur Alana.


De sah an Alana tak kuat lagi. Hingga mereka berdua menjerit secara bersamaan, tubuh keduanya bergetar dan mengerang bersama dengan kenikmatan yang menyapa mereka berdua.


Rak mencabut pen yatuan nya dari li yang istrinya, Raka mendudukan tubuh polos nya di sebelah Alana dengan nafas yang masih tersenggal senggal.


Raka menciumi seluruh wajah Alana tanpa terlewat satupun lalu dia memeluknya dengan keadaan yang sama-sama masih polos.


"Milikmu sangat nikmat Sayang" puji Raka dengan wajah mesumnya.


"Aku sangat lelah Sayang" lirih Alana sambil menyandarkan kepalanya di dada Raka.


"Sayang aku masih ingin" ucap Raka dengan suara serak nya.


"Tidak kah cukuo sekali saja Sayang" tanya Alana.


"Tidak cukup Sayang, apa lagi ini kali pertama setelah aku puasa begitu lama, kemaren gagal terus gara-gara ganggung dua bocil itu" gerutu Raka.


"Jangan lupakan bocil itu berasal dari benihmu pap" sahut Alana kesel. Raka mer emas bukit kembar mi lik Alana dengan kasar, karena begitu menggoda di matanya.


"Awww...Pelan Sayang" ucap Alana men desah pelan.


"Nikmati saja Sayang" sahut Raka dengan suara berat nya. Tangan Raka masih terus bergerak dia atas bukit kembar mi lik Alana.


Raka membawa Alana ke atas pangkuan nya.


Mereka melakukan ronde kedua.


"Aku yang akan memimpin Sayang" seru Alana dengan tatapan menggoda. Raka tersenyum melihat Istrinya semakin nakal di atas ranjang.


Alana memegang senjata mi lik Raka, kemudian secara perlahan ia masuk kan kedalam mi lik nya.


"Eughh....." de sah mereka berdua setelah mi lik Raka sudah masuk sempurna di dalam li yang Alana.


Tangan Alana bertumpu pada kedua bahu Raka. Sedangkan tangan Raka menegang kedua pinggul Alana.


Bi bir tipia Alana langsung me ***** bi bir Raka dan dirinya mulai bergerak secara perlahan di atas tubuh Raka. Setelah memastikan posisinya Alana langsung menggerakan pinggulnya secara maju mundur cantik seperti syahrini dan sesekali Alana bergerak naik turun . Kedua bukit kembar Alana bergerak naik turun sesuai irama, sehingga membuat Raka gemas melihatnya.


Tangan Raka langsung mer emas dan kemudian men yesap, membuat Alana semakin semangat memompa tubuhnya.


"Ini sungguh nik mat Sayang" racau Alana. Karena woman on top membuat sang cewek memegang kendali dan bisa mendapatkan kenikmatan.

__ADS_1


"Kamu semakin hebat sayang" gumam Raka sambil terus menikmati goyangan Istri nakal nya itu. Tubuh mereka begitu basah oleh keringat dan membuat sentuhan di kulitnya makin panas. Ac di ruangan itu seolah tidak bisa mendinginkan tubuh kedua pasangan suami istri itu yang sedang menyelami kenimatan secafa bersama sama.


"Sayangggg...." jerit Alana, Raka yang tahu langsung membalikan posisi Alana tanpa men cabut pen yatu an mereka.


Raka merebahkan Alana di atas sofa dengan posisi terlentang.


"Sekarang giliran aku Sayang" seru Raka.


Raka kembali meng hujam mi lik Alana dengan begitu cepat. Hingga kini Raka menumpahkan mi lik nya di dalam mi lik Alana.


"Makasih Sayang" bisik Raka kemudian mengecup bi bir Alana.


Alana hanya tersenyum dan terkulai lemas akibat permainan panas mereka berdua.


Raka membersihkan mi lik nya memakai tisu, setelah itu ia membersihkan punya Alana. Usai itu dia memakaikan baju tidur Alana kembali.


Raka menggendong Istrinya dan membawanya masuk ke dalam kamarnya.


Twins ia titipka kepada suster nya, Raka tidak mau tidur Istrinya terganggu oleh tangisan mereka.


*


*


*


Keesokan paginya Alna bangun terlebih dahulu, ia melihat kesamping dan ternyata suaminya masih terlelap dalam tidurnya.


"Pagi Sayang" ucap Alana sambil menepuk pipi Raka.


"Emmm... kau ngeselin mam" gumam Raka lalu mengeratkan pelukan nya pada tubuh Alana.


"Bangun Sayang, nanti kembar nangis minta susu" ucap Alan.


"Susu buat aku mana Sayang" goda Raka sambil menaik turunkan alisnya.


"Semalam sudah pap, jadi jangan macam-macam" ancam Alana. mencoba melepaskandiri dari pelukan Raka.


"Kau semalam begitu liar Sayang, aku makin cinta sama kamu" seru Raka fulgar, membuat Alana malu lalu membenamkan wajahnya ke dada suaminya itu.


"Kenapa mam" tanya Raka dengan tertawa kecil.


"Malu Sayang" rengek Alana manja.


"Semalam kamu gak malu Sayang, kamu terus bergo yang di atas tubuhku sambil men de sah menyerukan namaku" goda Raka membuat Alana semakin malu.


Raka beranjak dari ranajang, lalu berlari ke dalam kamar mandi.

__ADS_1


"Raka wijaya dasar suami gak punya akhlak" jerit Alana, membuat Raka tertawa terbahak bahak.


Alana menyiapkan pakaian buat suaminya, kemudian ia keluar kamar mengambil kembar dari susternya.


"Sus, twins sudah mandi" Tanya Alana pada suster.


"Sudah Nyonya" jawab suster, Alana mengambil Twins kedalam gendongan nya dengan kedua tangan nya, lalu membawanya ke kamar.


Tak lama Raka keluar dari kamar mandi dengan masih menggunakan handuk yang di lilitkan di pinggang nya.


Raka tersenyum bahagia melihat Istri dan anak nya sedang bercanda.


"Selamat pagi anak-anak papa" sapa Raka ikut bergabung dengan mereka.


"Pagi papa" ucap Alana menirukan suara anak kecil.


"Anak papa makin hari makn cantik dan tampan" puji Raka pada kedua baby nya.


"Hai boy, kau kalau sudah besar harus bisa jagain baby Nay dan mama" lanjutnya.


"Udah Sayang, putramu masih kecil jangan di kasih beban terlalu berat dulu" sela Alana. Membuat Raka terkekeh.


"Pakai bajumu sayang, setelah iyu kita sarapan ke bawah" titah Alana.


"Siap Nyonya, Suami akan melaksanakannya" sahut Alana. Alana menggelengkan kepala.


Setelah selesai semua mereka turn bersama ke bawah, Raka menggendong Baby Nay, dan Alana menggendong Baby Narendra.


"Selamat pagi Mom, Dad" Sapa Raka dan Alana.


"Pagi Sayang" sahut Momy Ella mewakili.


"ututk...utukk, cucu cucu oma sudah wani semua, sini Sayang sama Oma" pinta Mommy Ella kepada Alana.


"Biarkan mereka sama susternya terlebih dahulu Mom, Mommy sarapan saja dulu, setelah itu Mommy bisa main sama kembar" terang Raka membuat Mommy Ella mencebik kesal.


"Arga mana Mom" tanya Alana kepada mertuanya.


"Arga sudah berangkat terlebih dahulu, katanya ada meeting pagi" jawab Mommy Ella.


Mereka mulai menyantap makanannya. tak ada yang bersuara di meja makan sebelum mereka selesai.


**Bersambung


Happy reading guys🙏**


__ADS_1



Jangan lupa like, koment, vote guys🙏


__ADS_2