
Di meja lain sedang ada yang mengamati kemesraan antara Raka dan Alana tanpa sepengetahuan mereka.
"Brengsek, kita jalankan rencana kita sekarang Sayang" titah Jessy sambil tersenyum smirk ke arah mereka.
"Baik Sayang" ucap Darren menurut. Darren menghubungi seseorang untuk menjalankan tugasnya.
"siap siaplah kau akan menangis melihat Istrimu terbujur kaku di hadapanmu Raka" gumam Jessy sambil tersenyum jahat.
*
*
*
"Kamu mau ikut aku ke kantor apa mau pulang Sayang" tanya Raka ketika mereka susah selesai makan.
"Aku mau pulang bersama Chika aja Sayang" jawab Alana.
"Serius tidak mau ikut ke kantor" tanya Raka kembali sambil merapihkan rambut Alana ke belakang telinga, Entah mengapa perasaan Raka tidak enak.
"Gak mau, aku lelah Sayang"sahut Alana manja. sambil mengelus rahang kokoh Raka.
"Aku antar ya" Ucap Raka gak rela meninggalkan Istrinya.
"Tidak usah Sayang, nanti kamu bolak balik" jawab Alana.
"Ini jadi pulang gak sih" celetuk Chika jengah melihat drama suami istri.
"Jadi Chik, ayo" ajak Alana.
"Hati hati Sayang, kalau ada apa apa langsung kabari aku" ucap Raka sambil mencium kening Alana. Alana mengangguk.
Akhirnya mereka jalan bersama menuju parkiran mobil.
Nampak di salah satu sudut mall orang suruhan Jessy sedang mengamati mereka, dia mengikuti langkah mereka ke parkiran.
"Bawa mobil nya jangan ngebut ngebut Chik" ucap Raka memperingati Chika.
"Siap 86" jawab Chika tegas sambil hormat selayaknya pasukan militer.
"Dan kamu, ikuti mobil Nyonya dari belakang" lanjut nya kepada bodyguard Alana.
"Baik tuan" jawab sang bodyguard.
Mereka berpisah meninggalkan Mall dengan menggunakan mobil masing masing.
__ADS_1
Orang suruhan Jessy langsung mengikuti mobil yang di tumpangi Alana dan Chika. Ternyata Alana berpisah dengan Raka, karena Jessy menyuruh dia hanya mencelakai Alana bukan Raka. Dengan begitu akan mempermudah kerja mereka.
Alana dan Chika menikmati sepanjang perjalanan mereka dengan bernyanyi dan tertawa bersama.
Oh-ooh-whoa-oh-oh-oh-oh
Oh-ooh-whoa-oh-oh-oh-oh
Oh-ooh-whoa-oh, oh-oh-oh-oh
You know you love me (yo), I know you care (uh-huh)
Just shout whenever (yo), and I'll be there (uh-huh)
You are my love (yo), you are my heart (uh-huh)
And we will never, ever, ever be apart (yo, uh-huh)
Are we an item? (Yo) girl, quit playin' (uh-huh)
"We're just friends" (yo), what are you sayin'? (Uh-huh)
Said, "There's another" (yo), and looked right in my eyes (uh-huh)
My first love broke my heart for the first time, and I was like (yo, uh-huh)
Like, "Baby, baby, baby, no"
Like, "Baby, baby, baby, oh"
I thought you'd always be mine, mine.
Saking asik nya mereka tidak tahu kalau sedang di ikuti, sang Bodyguard juga tidak tahu kalau majikanya dalam bahaya, karna tidak ada tanda tanda mencurigakan dari orang tersebut.
Bruk
Setelah melewati jalanan yang sepi tiba tiba mobil Chika di tabrak dari arah belakang.
"Awwww" desis Alana karena kepalanya kebentur dashboard.
"Ada apa Chik" tanya Alana mulai khawatir.
"Pegangan Al, sepertinya mobil kita di ikuti seseorang" titah Chika yang masih fokus dengan kemudinya. Chika menambah kecepatan mobilnya.
Alana menengok ke belakang ternyata bukan mobil pengawalnya.
__ADS_1
"Hati hati Chik"ucap Alana panik sambil melindungi perutnya dengan menggunakan kedua tangan nya.
"Al telpon suamimu cepat" perintah Chika mulai panik, karena dia tidak pernah di situasi seperti ini.
Alana mencoba menghubungi Raka namun tidak tersambung.
Alana mencoba menghubungi pengawalnya, tapi sebelum tersambung mereka sudah di tabrak lagi dari belakang.
BRUKKK
Ponsel Alana jatuh ke kolong jok mobil, Chika yang panik akhirnya banting setir ke kiri dan naas mobil mereka menabrak pohon yang ada di pinggir jalan.
Mobil yang menabrak mereka langsung pergi meninggalkan lokasi.
Bodyguard Alana yang tidak tahu akan kejadian seperti ini langsung saja menyelamatkan majikan nya. Dan langsung membawa nya ke rumah sakit.
Sebelum menyelamatkan Alana dan Chika, pengawal Alana sempat mencatat plat mobil pelaku tersebut.
*
*
*
Raka langsung berlari setelah mendengar Alana kecelakaan. Raka menyetir mobil nya sendiri seperti orang kesetanan, dia tidak peduli dengan lampu merah, Raka langsung menerobosnya saja. Yang ada di pikiran Raka sekarang hanya keselamatan Istrinya.
Sedang Andre setelah mengabari keluarga Raka dia langsung pergi ke lokasi bersama pengawalnya untuk mencari tau orang yang sudah berani menabrak Nyonya bos nya.
"Jangan tinggalkan aku Sayang" gumam Raka sambil mengemudikan mobil nya dengan kecepatan penuh.
Setelah sampai Rumah sakit. Raka menaruh begitu saja mobilnya di pelataran Rumah sakit, dia berlari memasuki Rumah sakit untuk mencari istrinya. Kedua orang tua Raka sudah tiba lebih dulu di rumah sakit.
"Raka" panggil Mommy Ella.
"Dimana Alana Mom" tanya Raka panik sambil memegang kedua bahu Mommy nya.
"Alana sedang di tangani dokter di dalam Sayang" jawab Mommy Ella mengusap lengan Putranya, sambil melihat ke arah ruangan Instalasi Gawat Darurat
Raka langsung saja ingin menerobos ke dalam untuk memastikan ke adaan Istri dan calon Anaknya. Namun keburu di cegah Daddy Rudi terlebih dulu.
"Tenangkan dirimu Nak, biarkan dokter memeriksa keadaan Alana terlebih dahulu" ucap Daddy Rudi menenangkan keadaan Putranya yang sedang kacau.
"Gimana Raka bisa tenang Dad, Raka tidak tahu kondisi Istri dan calon anak Raka hiks" sahut Raka yang akhirnya runtuh juga pertahanan nya, dia menangis di pelukan Daddy nya.
Bersambung
__ADS_1
Yang sabar Raka, semoga tidak terjadi apa apa dengan Alana dan janinnya.
Jangan lupa like, komen, vote🙏