
Alex dan Sherli tiba di Mall, mereka menuju restoran yang sudah di tetapkan oleh klienya untuk melakukan meeting.
"Maaf, kita terlambat pak Burhan" ucap Alex kepada rekan klien nya. seraya mengulurkan tangan nya
"Tak masalah pak alex, kami juga baru saja tiba" sahut Burhan sambil menerima uluran tangan Alex.
"Siapa ini pak Alex" tanya Burhan menatap ke arah Alex.
"Perkenalkan pak, saya Sherli sekretaris baru pak Alex" Sherli memperkenalkan diri.
Akhirnya mereka memulai membahas proyek kerja sama mereka. Setelah selesai Burhan langsung meninggalkan Alex dan Sherli.
Kini tinggal Alex dan Sherli yang berada di ruang Vip tersebut.
Alex menatap bibir merah Sherli yang begitu menggoda di matanya.
Jiwa cassanova Alex meronta ronta, ingin rasanya dia melahap bibir itu.
Sherli yang di pandangi begitu oleh Alex pun tak sadar, dia masih asik dengan makan nya yang tersedia di meja itu tanpa menoleh ke arah bos nya. Alex berdecak kesal bisa-bisanya dia di hiraukan, bahkan biasanya para wanita di luaran sana dengan suka rela langsung naik ke ranjang nya. Sedangkan ini di lihat pun tidak.
"Kau sungguh asik dengan maknan mu itu nona, kau tak menghiraukan keberadaanku sama sekali" sindir Alex, membuat Sherli menengok ke arah Alex.
"Kenapa tuan" tanya Sherli polos dengan bibir yang sedikit belepotan karena terkena krim kue. Tanpa bisa di cegah bibir Alex langsung saja nyosor ke bibir Sherli yang sedikit tebal.
Alex ******* bibir Sherli seraya membersihkan bibir Sherli yang terkena kue, cukup lama akhirnya Alex menghentikan tautan nya.
"Manis" ucap Alex dengan tersenyum mesum sambil mengusap bibir nya dengan menggunakan ibu jarinya.
"Kenapa tuan menciumku" tanya Sherli yang mata nya sudah berkaca-kaca.
"Anggap saja itu hukuman untukmu, karena sudah berani mengacuhkan ku" sahut Alex.
Kemudian Alex mengajak Sherli keluar dari ruangan itu, dis sudut yang lain Alex melihat sahabat nya yang sedang berkumpul dengan istrinya itu.
Alex menghampiri mereka yang sedang asik mengobrol dan bercanda.
"Hai, kalian di sini juga rupa nya" sapa Alex kepada mereka semua. Semua menegok ke arah suara itu.
"Kau Lex, ngapain lo di sini" tanya Andre sinis.
"Tentu saja gue habis meeting dengan klie, memang kalian, meninggalkan kewajiban kalian di kantor malah dengan santai nya nongkrong di sini" sindir Alex.
"Cih, tak kerja sehari tak akan membuatku jatuh bangkrut, bahkan gue masih sanggup membeli perusahaanmu Lex" ketus Raka.
__ADS_1
"Sudah sudah, kalian tuh kalau ketemu pasti berantem, Sherli sini duduk" sela Alana menghentikan perdebatan mereka. Sherli duduk di kursi yang masih kosong.
"Gimana Sher kerja sama Alex" tanya Alana. Sherli yang di tanya begitu langsung menatap ke arah Alex, tidak mungkin kan dia bilang kaalu Alex sudah mencium nya.
"Jangan bilang kau sudah di cabuli oleh Alex Sher" seloroh Andre yang mendapatkan pukulan di kepalanya dari Alex.
"Sembarangan kalau ngomong" kesal Alex.
"Gue tahu kelakuan lo Lex, gak bisa lihat cewek bening dikit" sahut Andre.
"Awas saja kau kalau berani macam-macam denga Sherli Lex," ancam Alana sambil menatap tajam ke arah Alex, membuat Raka tertawa kecil.
Alex merasa bergidik ngeri dengan tatapan tajam dari Alana, itu masih dari Alana belum dari suaminya itu.
"Bahkan aku belum ngapa-ngapain kalian sudah mengancamku" sahut Alex kesal.
"Karena dari itu kita memperingatimu terlebih dahulu" sahut Andre.
*
*
*
Tiba di butik Chika memilih beberapa baju, lalu dia pergi ke kamar ganti.
Sedangkan Andre duduk di sofa menunggu Chika seraya memainkan posel nya.
Tak lama Chika keluar dari kamar pas dnegan menggunakan baju peratamnya.
"Sayang" panggil Chika kepada Andre dengan malu-malu, pasal nya baru pertama kali memanggil Andre dengan sebutan itu.
Andre yang merasa di panggil lalu mendongak menatap Chika, manik nya tak berkedip melihat tubuh seksi Chika.
Bukan nya memberikan jawaban Andre malah diam terpesona dengan penampilan calon istrinya itu.
"Sayang" rengek Chika membuat Andre tersadar.
"Ganti, aku gak mau semua orang melihat bahu terbukamu dan juga dada mu" ucap Andre tak ada bantahan. Chika mernegut kesal
Kemudian Chika masuk kembali kedalam kamar pas untuk mencoba gaun ke dua nya.
__ADS_1
"Bagaimana dengan yang ini Sayang" tanya Chika kembali. Andre beranjak dari tempat duduk nya lalu menghampiri Chika
"Ganti, aku tak mau semua tamu undangan melihat punggung mulusmu yang terbuka Sayang" sahut Andre sambil mengelus punggung polos Chika kemudian mengecup nya. Membuat Chika begitu merinding karena merasakan gelenyar aneh ketika Andre mengecup punggung nya dengan bibir basah Andre.
"Sayang, aku akan ganti pakaian dulu" ucap Chika melarikan diri dari tingkah mesum Andre.
"Sekarang aku membiarkanmu untuk melarikan diri, tapi malam pertama nanti jangan harap aku akan melepaskanmu Sayang" ucap Andre setelah melihat Chika menghilang di balik pintu kamar pas.
Chika keluar lagi dengan baju ketiganya.
"Sayang ganti, aku tak suka pahamu kelihatan begitu, kau terlihat begitu seksi, aku tak mau semua mata lelaki memandang paha mulusmu ini." ucap Andre seraya mengelus paha Chika.
"Aku lelah Sayang, ini sudah baju ke tiga, tapu kau menyuruhku ganti lagi, sekarang kamu saja yang memilih, aku tak mau nanti kau menyuruhku ganti lagi" sungut Chika kesal dengan klakuan Andre.
Akhirnya Andre menurut dan memilihkan baju untuk Chika yang tak terlalu terbuka menurut nya.
"Bagaimana Sayang" tanya Chika. Andre yang melihat nya mendengus kesal, kenapa masih terlihat begitu cantik. Andre tak rela jika kecantikan istrinya di lihat oleh banyak pria, apa lagi pria hidung belang, Andre menghela nafas berat.
"Jangan bilang kau menyuruhku ganti lagi Sayang, kalau begitu mending aku tak jadi menikah" ancam Chika. membuat Andre menghela nafas sabar.
"Kau masih terlihat cantik Sayang, aku tak mau nanti semua orang menatap kecantikan mu dengan penuh nikmat" kesal Andre sambil memeluk Chika.
"Kamu doang, calon istrinya cantik tapi tak boleh di lihat orang" ejek Chika.
"Biarin, aku tak ikhlas jika semua orang memandangmu" kesal Andre.
"Karungin aja aku nya kalau gitu pak" sahut Chika yang masih dalam dekapan Andre. Membuat Andre tertawa gemas.
"Calon istrinya siapa sih, sungguh sangat menggemaskan" ucap Andre sambil mengeratkan pelukan nya.
"Calon istrimu, jika kau lupa" Chika mencebik kesal.
"Mana ada aku luoa dengan calon istriku yang cantik ini" ucap Andre kemudian melerai pelukan nya.
Bersambung
Maaf baru up, kemaren Author nya sakit
__ADS_1
Happy reading guys🙏