PERJODOHAN DENGAN CEO

PERJODOHAN DENGAN CEO
BAB 51


__ADS_3

Sedangkan di luar ruangan.


"Ga mana kakakmu" tanya Mommy Ella yang baru sampain dan di susul Mama Lita, sebelum ke rumah sakit Mommy Ella langsung mengabari besannya terlebih dahulu.


"Kak Raka sudah di dalam Mom menemani kak Alana" jawab Arga.


Mereka semua duduk sambil terus berdoa untuk keselamatan Alana beserta kedua buah hatinya.


Tak selang lama Andre dan Alex datang bersamaan, karena waktu Arga mengabari Andre kebetulan Andre sedang bersama dengan Alex. Mereka ikut duduk dan menunggu.


Dokter Lisa datang dengan sedikit teegesa gesa masuk kedalam ruang persalinan Alana.Sontak saja semua orang yang sedang menunggu Alana langsung menatap dokter tersebut.


"Hai Nyonya Alana" sapa dokter Lisa sambil mengecek kembali pembukaan jalan lahir bayi. Alana tersenyum singkat, perut Alana sudah mulai terasa sakit dan begitu nyeri.Tulang belakang terasa remuk. Alana merasakan di bagian tubuh bawahnya kek ada sesuatu yang mendesak ingin keluar.


"Ayo.. Kita akan melakukan persalinan sekarang! " ucap dokter yang membuat Alana dan Raka saling tatap.


"Tenang Sayang, ada aku di sini yang akan selalu menemanimu" ucap Raka menyemangati Istrinya, lalu mengecup kening Alana.


Bebeeapa sustee dengan sigap membantu proses persalinan Alana.


"Atur nafas Nyonya, pan*at nya jangan di angkat" ucap dokter lembut.


"Aaaa......" ringis Raka ketika tangan Alana menarik rambutnya.


Dengan cepat Alana mengambil nafas dan beralih mencengkram lengan Raka, hingga meninggalkan bekas tusukan kuku di kulitnya.


"Sekali lagi Nyonya" seru dokter.


"Semangat Sayang, demi aku dan kedua anak kita" bisik Raka di telinga Alana sambil mengusap keringat di dahi Alana.


Alana dengan sekuat tenaga mengejan huh sekali ngeden.


Oekk..Oekk...Oeekkk


"Mama maafin Alana ma hiks" lirih Alana. Alana jadi tahu dulu perjuangan mamanya ketika melahirkan dirinya.


Hingga suara kedua bayi terdengar begitu nyaring di dalam ruangan persalinan.


"Sayang" lirih Raka sambil mencium kening Alana begitu lama. Raka tidak bisa menjabarkan perasaanya, pokoknya rasanya bercampur aduk.


"Anak kita di mana Sayang?, apa mereka baik baik saja" tanya Alana.


"Mereka lagi di bersihkan sama suster Sayang, mereka berdua terlahir dengan sempurna tanpa kekurangan satu pun" jawab Raka.

__ADS_1


"Selamat tuan, bayi anda sepasang laki-laki dan perempuan" ucap Dokter membuat Raka begitu takjub menatap kedua bayinya dari hasil kerja kerasnya setiap malam dengan Alana.


"Sayang mereka begitu lucu dan menggemaskan" ucap Raka dengan mata berbinar. Membuat Alana mengedip kedipkan matanya tak percaya.


"Sekarang sudah bisa di adzani tuan" sahut Dokter.


Akhirnya Raka mengadzani satu persatu bayinya. Setelah itu dia keluar menemui keluarganya dengan penampakan yang kacau dan keringat yang membasahi seluruh wajahnya.


Semua orang menatap Raka menunggu kabar tentang Alana dan buah hatinya.


"Bagaimana keadaan Alana Nak" tanya Mama Lita. hal utama yang mama Lita ingat adalah keadaan putri semata wayangnya.


"Alana baik mam" lirinya. Raka langsung memeluk erat mertuanya itu dengan air mata yang mengalir di pipinya.


"Raka mau mengucapkan terima kasih kepada mama, mama sudah melahirkan putri sebaik dan sekuat Alana. Raka minta maaf pernah menyakiti perasaan Alana mam, Raka berhutang banyak kepda mama dan papa yang telah berhasil mendidik dan membesarkan Alana dengan baik" Lirih Raka di bahu Mama lita.


"Mama juga terima kasih, kamu sudah mau menerima putri mama sebagai istrimu, kau sudah menjadi yang terbaik untuk putri mama, mama terima kasih kamu sudah mau menjaga dan menyayangi Alana" ucap Mama Lita ikut menangis di pelukan Raka.


Raka berganti memeluk Mommy nya.


"Mom" ucap Raka memeluk Mommy nya.


"Selamat kau sudah menjadi orang tua nak" ucap Mommy Ella sambil mengusap punggung Raka.


"Kamu anak Mommy, Mommy akan kasih yang terbaik untuk anak anak Mommy" sahut Mommy Ella.


Kemudian Raka memeluk Daddy dan pap mertuanya bergantian.


"Selamat Kak, sekarang kau sudah menjadi papa, terima kasih sudah memberikan keponakan yang lucu lucu untuk Arga" ucap Arga sambil melerai pelukanya dengan Raka.


"Selamat bro, sekarang lo sudah menjadi orang tua" ucap Alex dan Andre.


*


*


*


Mereka masuk ke dalam Ruang rawat Alana.


"Gimana keadaanmu Sayang" tanya mama dan juga mertua Alana.


"Alana baik baik saja Mom, Ma" jawab Alana tersenyum.

__ADS_1


"Cucu mama lucu lucu pa" ucap mama Lita girang


"Iya ma, dua duanya mirip dengan Raka, Alana tidak kebagian sama sekali" kekeh Papa Kai.


"Kalian sudah menyiapkan nama untuk twins belum son" tanya Daddy Rudi.


"Sudah Dad, yang laki-laki namanya Narendra Artha Wijaya, sedangkan yang perempuan namanya Nayla Queena Wijaya." ucap Raka dengan bangga. Dady Rudi mengangguk puas mendengar nama cucunya.


"Nama yang bagus" sahut Papa Kai.


"Anakmu lucu sekali Ka" pekik Alex dan Andre.


"Ku gak melihat bapaknya aja lucu" sahut Raka narsis.


"Cih, kek balok es gitu lucu ceunah" cibir Alex.


"Ka anakmu boleh aku karungin gak sih" seloroh Andre.


"Sembarangan, anak orang mau di karungin, buat nya susah itu" Raka mencebik kesal.


"Gak susah Ka, yang ada mah enak, ya kan Lex" sahut Andre dan mencari pembenaran dari Alex.


"Mana ku tahu, bahkan aku belum punya anak" jawab Alex sok polos, padahal mah pro.


"Jangan sok polos kau bambang, makanya jadiin jangan kau buang di selokan terus, siapa tahu itu bibit premium kan yang lo buang" ledek Raka.


"Ya Lex, siapa tahu aja itu bibit premium mu yang nanti besar akan jadi presiden, kenapa kau buang buang" Andre ikut menimpali ucapan Raka.


"Eh setan, kalau tidak di buang yang ada ntar jadi dong, ya kali gue harus nikahin wanita wanita itu" sahut Alex memukul kepala Andre.


"Makanya satu aja, jangan gonta ganti mulu jamil" sahut Andre.


"sudah sudah, berisik kalian nih. Mending kita ngopi dulu di luar, anak aku pada mau nyusu" ajak Raka.


Akhirnya yang laki laki pada keluar dari ruangan Alana.



***Bersambung


Welcom to the world baby twins🙌


Happy reading guys🙏

__ADS_1


__ADS_2