PERJODOHAN DENGAN CEO

PERJODOHAN DENGAN CEO
BAB 36


__ADS_3

Setelah selesai Raka mengangkat tubuh Alana dan memakaikan handuk ke tubuh Alana, lalu mendudukannya di meja rias.


Raka membantu mengeringkan rambut Istrinya.


"Berbaliklah" titah Raka sambil memegang hairdayer. Alana menurut saja, takut di marahi Suaminya.


Usai itu Alana kembali merebahkan tubuhnya ke ranjang. Ntahlah Alana juga gak ngerti kenapa dirinya jadi malas bergerak.


"Kenapa rebahan lagi Sayang? kamu tidak mau makan malam?" tanya Raka.


"Makan di kamar saja boleh gak" tanya Alana.


"Astaga sebenarnya Istriku ini kenapa, apa kepala dia habis terbentur" keluh Raka dalam hati.


"Ya udah, aku ambilin dulu" ucap Raka, Alana pun mengangguk.


Raka keluar meninggalkan kamar menuju ke bawah untuk mengambil makanan.


"Kamu ngapain Nak" tanya Mommy Ella yang melihat Raka mengambil makanan.


"Alana minta makan di kamar Mom" Jawab Raka yang masih fokus mengambil makanan.


"Apa Alana sakit Sayang" tanya Mommy Ella yang masih penasaran. Raka membalik badanya menatap Mommy nya.


"Entah Mom, badanya tidak panas, namun Alana berubah menjadi pemalas, bahkan Raka terpaksa memandikanya, kalau tidak dia tidak akan mau mandi." keluh Raka pada Mommy nya.


"Apa tak sebaiknya kau bawa ke Rumah sakit saja Sayang" usul Mommy Ella.


"Coba besok Raka akan bawa Alana ke Rumah sakit Mom, takut kepalanya habis kebentur" ucap Raka.


"Mana ada kebentur sih, ada-ada aja kamu" sahut Mommy.


"Habisan Raka pusing dengan tingkah aneh Alana Mom" ucap Raka.


"Sudah sana bawa makanan nya, Istrimu nungguin" titah mommy


Raka masuk kamar sambil membawa nampan yang berisi makanan untuk Istrinya.


"Makan dulu Sayang, mainan hp nya nanti lagi" ucap Raka sambil mengambil ponsel Alana dan menaruhnya di atas nakas.


"Suapin" pinta Alana yang sudah membuka mulutnya. Raka pun dengan senang hati menyuapi Istrinya dan juga dirinya hingga habis.


Alana langsung merebahkan tubuhnya lagi, Raka menepuk jidat nya.


"Duduk dulu Sayang, tidak baik habis makan langsung tiduran" ucap Raka sambil menarik tangan Alana pelan.


"Tidak mau Raka, Alana ngantuk mau tidur" ucap Alan sambil memejamkan matanya. Raka terkekeh.


"Tidurlah" ucap Raka ikut merebahkan badanya di sebelah Alana sambil memeluknya. Namun tangannya tak bisa diam, tangan Raka masuk kedalam piyama Alana mencari benda kenyal favorit dia.


Raka mere mas nya dan memi lin p***** nya.


"Tambah besar Sayang" ucap Raka sambil menciumi leher Alana.


Eughh... Lenguh Alana


Raka terus saja melancarkan aksinya, Alana juga membalasnya dengan tak kalah dari Raka. Mereka terus melakukan Iya iya hingga Alana memohon untuk menghentikan kegiatan nya.


Setelah selesai melakukan kegiatan panas akhirnya mereka tertidur pulas.

__ADS_1


*


*


*


Tengah malam Alana terbangun karena perutnya lapar.


"Sayang bangun" panggil Alan sambil menepuk pipi Raka.


"Kenapa Sayang" tanya Raka masih memejamkan matanya.


"Aku lapar Sayang" ucap Alana.


"Ini masih tengah malam Sayang, besok saja ya makanya, sekarang tidur lagi" ucap Raka sambil memeluk Alana.


"Hiks hiks hiks, Kamu udah gak sayang sama aku lagi ya" ucap Alana sesegukan.


Raka mengerjapkan matanya karena mendengar Istrinya menangis.


"Kamu kenapa Sayang" tanya Raka sambil bangun dari tidurnya.


"Aku lapar hiks hiks" Jawab Alana menunduk sambil menangis.


"Ya Tuhan, kau mau makan apa" tanya Raka lembut.


"Mau makan nasi goreng" lirih nya.


Mau tidak mau Raka harus menuruti kemauan Istrinya itu. Raka tidak mau Istrinya terus menangis karna menginginkan nasi goreng.


"Tunggu di sini ya, aku keluar dulu mau beli nasi gorengnya" ucap Raka lembut sambil mengusap air mata istrinya.


Dhuarrrrr


Raka makin pusing dengan permintaan Istrinya, bagaimana mungkin dia memasak, bahkan masuk dapur saja tidak pernah. Sungguh Raka ingin menenggelamkan Istrinya ke dasar laut.


"Tapi aku tidak bisa masak Sayang" keluh Raka.


"Huwaaaa..." tangis Alana pecah.


"iya iya, jangan nangis lagi ya, tunggu sebentar aku akan memasak dulu ke bawah" ucap Raka pasrah.


Raka turun ke bawah menuju dapur, Terpaksa dia akan masak sambil melihat tutorial dari youtube.


"Huh, untung Sayang" gerutu Raka.


"Kau lagi ngapain Kak" tanya Arga tiba-tiba yang melihat lampu dapur menyala. Arga terbangun karrna merasa haus, namun air minum di kamarnya habis, makanya dia turun ke bawah.


"Masak" cicit Raka ketus.


"Hah, sejak kapan kak Raka bisa masak" ucap Arga kaget.


"Berisik, mending bantuin kaka sini" perintah Raka.


"Ini buat siapa kak" tanya Arga.


"Kaka iparmu lapar, minta kakak yang masak" jawab Raka singkat sambil terus fokus menyelesaikan masakanya.


"Pantas saja kakak mau masak, ternyata buat Istri tercinta" cibir Arga.

__ADS_1


"Kakak sudah menolak, namun kakak iparmu malah menangis" jawab Raka sewot.


"Kaka ipar lagi ngidam mungkin kak" cletuk Arga.


"Ah tidak mungkin" ucap Raka santai.


"Apanya yang tidak mungkin, emang kaka tidak pernah bikin Raka junior" ucap Arga.


Raka sedikit teepengaruh dengan omongan Arga, apa iya istrinya itu hamil.


"Tapi Alana tidak mual-mual Ga" ucap Raka, Arga mengendikan bahunya.


"Udah ah kak, Arga ngantuk mau balik ke kamar" Ucap Arga sambil berlalu menibggalkan Raka.


Tak berapa lama akhirnya nasi goreng bikinan Raka pun jadi. Raka menyajikannya di atas piring lalu ia bawa ke kamar.


"Ini Sayang" ucap Raka setelah masuk kekamar, sedangkan Alana sedang bersandar di headboard ranjang.


"Sudah Jadi" tanya Alana antusias.


"Sudah Sayang" ucap Raka sambil menyodorkan nasi goreng ke Alana.


Alana begitu senang melihat Nasi goreng nya yang sudha jadi, ia bertepuk tangan seperti anak kecil.


"Bawa sini Sayang" pinta Alana yang tidak sabaran.


Alana langsung saja menyantap nya dengan begitu rakus, sampe mulutnya belepotan karena nasi.


Glekkk


Raka menelan air liurnya.


"Apa begitu enak Sayang" tanya Raka bergidik ngeri. Pasalnya ini masakan pertama yang Raka buat, makanya dia ragu dengan rasanya.


"Ini begitu lezat Sayang" sahut Alana maish terus mengunyah.


"Pelan-pelan makan nya Sayang" ucap Raka sambil mengambil nasi yang ada di sudut bibir Alana.


"Ini enak sekali Sayang, kamu harus mencoba" ucap Alana sambil menyodorkan sesendok nasi ke mulut Raka.


"Aaaaakkkk..." pinta Alana, Raka membuka mulutnya, dan Alana memasukkan nasi ke dalam mulut Raka.


Raka mengunyah sedikit dan langsung saja lari ke kamar mandi.


Uweekkkkk....Raka memuntahkan makanannya karena rasanya begitu asin. (Berasa makan garam ceunah😂).


Raka buru-buru keluar dari kamar mandi. Ia berniat untuk mengambil makanan yang ada di tangan Istrinya itu, dia takut Istrinya sakit perut karena memakan masakan hasil karyanya.


"Habis Sayang" ucap Alana tersenyum sambil memperlihatkan deretan giginya. Raka cengok melihat makanan itu habis sendiri sama Istrinya.


"Apa begitu enak? padahal asin banget, apakah Istrinku mulai tidak waras?" ucap Raka dalam hati.


Alana minum setelah itu merebahkan tubuhnya kembali, tak butuh waktu alama dia terlelap lagi.


**Bersambung


Koment yang banyak guys, buat masukan author


Jangan lupa Like, koment, vote🙏

__ADS_1


Happy reading guys🙏**


__ADS_2