
2 Minggu Kemudian ***
Disebuah gedung hotel berbintang lima tengah diadakan pernikahan sepasang manusia dimana wanitanya yang terlihat sangat cantik dengan balutan gaun pernikahan berwarna putih dengan harga yang sungguh fantastis dan sepatu kaca high hells putih dengan tinggi 12 cm dan seorang pria sebagai pasangannya memakai tuxedo berwarna putih dan jas yang berwarna senada mereka terlihat sangat tampan dan cantik.
Mereka tengah berdiri menyambut tamu yang hadir dan memberikan ucapan selamat kepada mereka atas pernikahan mereka. Kini mereka telah sah sebagai pasangan suami dan istri. Disaat mereka sedang menyalami tamu datanglah seorang wanita cantik memakai dress berwarna biru dongker dia maju untuk memberi ucapan selamat kepada sepasang manusia tersebut.
" Selamat ya Xavier semoga pernikahan kalian bisa langgeng sampai tua " Ucap Salsa wanita yang menjadi sahabat dari mantan kekasihnya yang bernama Olyvia Andriani yang juga merupakan saksi atas kisah cinta mereka disaat keduanya sedang berantam pasti Olyvia akan langsung bercerita kepada Salsa tetapi kini takdir berkata lain Xavier yang sebagai mantan kekasih dari sahabatnya itu menikah dengan seorang perempuan cantik yang merupakan aktris dan seorang model yang terkenal di negeri ini dan Olyvia sendiri pergi ke london untuk mengejar cita citanya sebagai desainer terkenal dia pergi tanpa berpamitan kepada Xavier dan sampai sekarang dia belum kembali juga padahal jika dia minta apapun kepada Xavier pasti dia akan mengambulkannya kecuali ambil bintang di langit ya ๐
Di bab berikutnya kita akan berbicara tentang olyvia ya.
" Nggak nyangka ya kamu pacaran dengan Olyvia selama bertahun tahun dan nikahnya dengan seorang aktris " Sambung Salsa dengan tatapan sinisnya kepada Ara dan Ara yang ditatap seperti itupun hanya bisa diam saja karena merasa tidak harus berurusan dengan mereka
" Terima kasih atas ucapannya Salsa dan ya kau benar seperti inilah cara kerja Tuhan saya menjalin hubungan dengan siapa dan menikah dengan siapa dan jika kau ingin menyalahkanku atas perginya sahabatmu itu maka orang yang sepatutnya kau salahkan adalah sahabatmu katakan kepadanya jika dia ingin menjadi seorang desainer terkenal maka dalam sekejap mata aku dapat mengabulkannya tidak perlu sampai pergi tanpa berpamitan " Ucap Xavier dengan menahan kekesalan dalam dirinya
" Dia pergi karena ingin mengejar cita citanya Xavier supaya dia bisa memantaskan dirinya untuk bersanding dengan dirimu dan kau membalasnya dengan cara seperti ini " ucap Salsa
" Memantaskan diri seperti apa maksudmu apakah aku pernah menuntutnya untuk menjadi seorang yang pantas denganku aku tidak pernah memaksanya untuk melakukan hal seperti itu dia hanya perlu diam duduk manis dan menikmati hartaku saja tidak perlu melakukan hal yang seperti itu "ucap Xavier
" Sifatmu seperti itu yang tidak di senangi oleh olyvia kau hanya mengandalkan segala sesuatunya dengan uang saja tidak pernah melihat sisi lainnya " ucap Salsa
" Pergilah tidak usah berceramah dihadapanku aku tidak ingin mendengar hal seperti itu di hari pernikahanku " ucap Xavier
" Baiklah aku pergi dulu semoga kau berbahagia " Ucap Salsa dengan tatapan mata yang masih sama kepada Ara tatapan sinis penuh dengan kebencian.
Sepeninggalan Salsa Xavier dan Ara sama sama terdiam sejak dimulainya acara mereka terus terdiam tanpa ada yang mau berbicara sepatah katapun.
Puncak acara resepsinyapun tiba dimana sepasang pengantin tersebut maju untuk memotong kue pernikahan mereka yang tinggi kuenya setinggi 8 tingkat
" Silahkan maju tuan Xavier dan nona Ara untuk memotong kue pernikahannya " ucap mc
__ADS_1
" Ya " ucap Xavier
Ketika maju kedepan Xavier mengulurkan tangannya untuk membantu ara berjalan ke depan karena gaun yang dipakainya cukup panjang dan merekapun memotong kuenya dan saling menyuapi yang mendatangkan riuh tepuk tangan dari para tamu undangan dan merekapun tersenyum seperti pasangan yang berbahagia tapi jauh dalam hati Ara dia sangat lelah memerankan akting yang sangat mendalam seperti dia sedang memerankan sebuah sinetron saja .
selesai dengan acara potong kue merekapun berdansa dan seperti sebelumnya mereka masih tersenyum seperti pasangan yang berbahagia namun kenyataannya berbanding terbalik ketika sedang asyik berdansa mc nya berbicara
" Apakah tuan tidak ingin mencium nona muda " ucap mc
dan semua org pun menjadi heboh karena perkataan mc tersebut
" Cium cium cium " ucap mereka secara bersamaan
Dan tuan mudapun memberanikan dirinya untuk mencium bibir pasangannya dan seketika terjadilah pertemuan dua bibir dengan Ara yang masih terdiam belum mengerti dengan situasi yang terjadi dan ciumannyapun berakhir dengan si tuan muda yang berucap di telinga sebelah kirinya dengan mereka yang berpelukan seperti si tuan muda sedang mencium pipinya
" Apakah kau ini sungguh seorang aktris dan model yang semua orang banggakan dan puji puji itu? Seorang aktris dan model yang terkenal Arabella Cornelia Tanuwijaya tidak bisa berciuman dengan baik . Cihhh aktris seperti apa itu" ucap Xavier dengan nada merendahkan
" Saya minta maaf tuan muda " ucap Ara dengan kepala yang sedikit menunduk
" Tidak tuan muda saya tidak bermaksud demikian hanya saja saya memang belum pernah berciuman dan itu ciuman pertama saya " ucap Ara dengan kepala yang masih tertunduk dengan menahan rasa malu dan pipinya yang merona
" Apa? Hahahaha " tawa Xavier pun seketika pecah mendengar penuturan dari Ara
" Seorang aktris dan model sepertimu tidak pernah berciuman hahahahaha " ucap Xavier dengan tawa yang masih pecah tetapi hanya mereka berdua yang mendengar karena musik yang dimainkan cukup sangat keras suaranya jadi tidak ada yang mendengar.
Kecuali, seorang wanita yang berdiri tidak jauh dari tempat mereka berdansa sedari tadi memperhatikan mereka berdua dengan Xavier yang tertawa dan mencium pasangannya membuat dia marah dan kecewa. Dia adalah Salsa sahabat baik Olyvia dia tidak terima sahabatnya dikhianati dengan cara seperti ini dan diapun merogoh ponsel yang ada didalam tas miliknya untuk memberitahukan berita tersebut kepada sahabatnya
" Hallo olyvia kamu dimana? " tanya Salsa
" Aku di apartement di london sa.
__ADS_1
Ada apa emangnya? " tanya Olyvia
" Kamu belum tau ya kalau Xavier itu hari ini menikah dengan seorang aktris dan model yang terkenal di negeri ini dan pernikahan mereka sedang di siarkan disaluran televisi di negeri ini " ucap Salsa
" Apa kamu serius sa? " tanya Olyvia dengan nada yang masih belum yakin akan perkataan sahabatnya Salsa
" Seriuslah lyv masa aku bohong sama kamu ini beritanya lagi trending topik. Kamu kapan balik ke indonesia? " tanya Salsa
" ga mungkin sa aku tau Xavier itu cinta mati sama aku ya mana mungkin dia menikah dengan wanita lain apalagi dengan aktris dia itu ga bakal suka yang berbau bau dengan dunia luar " ucap Olyvia dengan nada yang masih belum yakin
" Mending kamu lihat handphone kamu trus buka berita pasti berita mereka tranding topik di negeri ini lyv " ucap Salsa
" Aku belum bisa balik ke indonesia sekarang sa karena butik aku belum bisa ditinggal " ucap Olyvia
" Trus kamu mau di london sampai seumur hidup kamu ga mau temui Xavier dan tanyain kenapa dia melakukan ini semua ke kamu " ucap Salsa
" Gini aja deh kamu tolong kamu awasi terus Xavier dengan istri barunya itu bulan depan aku balik ke indonesia jangan biarkan mereka semakin dekat ya sa " ucap Olyvia
" Yaudah aku awasi mereka terus tapi kamu harus secepatnya balik ke indonesia " ucap Salsa
" Ya sa aku pastiin bulan depan aku balik " ucap Olyvia dengan nada menyakinkan
" Yaudah aku tutup dulu ya lyv telefonnya " ucap Salsa
" Oke sa makasih ya atas informasinya " ucap Olyvia
dan panggilan merekapun berakhir
" Xavier kamu kok tega mengkhianati cinta kita dulu kamu janji mau menungguku untuk bersedia menikah denganmu makanya aku bela belain sampai ke london untuk mengejar cita citaku menjadi desainer terkenal itu semua demi kamu Xavier tapi sekarang jangankan menungguku memberi kabarpun kamu tidak pernah dan menanyakan keadaanku pun kau tidak pernah Xavier " ucap Olyvia dengan tangis yang tersedu sedu menahan sakit di hatinya
__ADS_1
" Lihat saja aku tidak bakal tinggal diam aku pasti akan merebut kamu kembali dari tangan wanita itu hanya aku yang boleh menjadi pendamping hidup kamu tidak ada yang lainnya. Aku tau kamu masih mencintaiku Xavier tunggu aku kembali sayang aku bakalan kembali bersamamu aku bakal memperbaiki semuanya " Sambung Olyvia dengan nada yang masih percaya diri bahwa Xavier akan menerimanya kembali