
Raka langsung saja ingin menerobos ke dalam untuk memastikan ke adaan Istri dan calon Anaknya. Namun keburu di cegah Daddy Rudi terlebih dulu.
"Tenangkan dirimu Nak, biarkan dokter memeriksa keadaan Alana terlebih dahulu" ucap Daddy Rudi menenangkan keadaan Putranya yang sedang kacau.
"Gimana Raka bisa tenang Dad, Raka tidak tahu kondisi Istri dan calon anak Raka hiks" sahut Raka yang akhirnya runtuh juga pertahanan nya, dia menangis di pelukan Daddy nya.
"Menangislah Nak, jika itu bisa mengurangi rasa sakit mu meski hanya sesaat" ucap Daddy Rudi sambil menepuk bahu Putranya.
Dia baru melihat sisi rapuh Putranya, Raka seperti kehilangan setengah nyawanya. Kondisi Alana ternyata begitu berpengaruh dalam hidup Putranya.
Tidak ada Raka yang datar, angkuh, dan tak ada juga Raka yang sombong, yang ada Raka yang sangat mengkhawatirkan Istrinya dan calon anak anak nya.
Kedua orang tua Alana datang, dan di susul dengan kedua orang tua Chika.
"Bagaimana keadaan Putriku Chika jeng" tanya Ibu Chika kepada Mommy Ella.
"Sabar Jeng, Dokter sedang memeriksa mereka berdua" jawab Mommy Ella.
Sementara ibu ibu ngobrol, kini para Suami sedang membicarakan tentang kejadian dan si tersangka.
"Kenapa bisa terjadi seperti ini Nak" tanya papa Kai.
"Mobil yang di tumpangi Alana sama Chika di tabrak dafi belakang Pa, Raka belum tau siapa pelakunya. Kini Andre sedang mencari tau" jawab Raka dengan sorot mata tajam, rahang mengeras karena amarah, dia mengepalkan tangannya hingga buku jarinya memutih.
Tak lama keluar dari Ruangan sambil mendorong brankar Alana dan Chika ke dalam ruang perawatan Vip.
Raka langsung menemu Dokter yang menangani Alana.
"Bagaimana keadaan Istri dan kandungannya Dok" tanya Raka dengan wajah cemasnya.
"Tidak ada yang serius Tuan, hanya luka memar di dahi karna benturan, sedangkan untuk janinnya Alhamdulillah selamat Tuan, mungkin Nyonya Alana telah melindungi perutnya supaya tidak terkena benturan" ucap Dokter menjelaskan keadaan Alana. Raka menghela nafas lega.
__ADS_1
"Terima kasih dok" ucap Raka kemudian pergi menuju ke ruangan Alana.
Hati Raka begitu sakit bak tersayat sembilu ketika melihat luka yang ada di tubuh Istrinya.
Raka menemani Alana sambil duduk di kursi yang berada di sisi ranjang. Dia terus mengelus kepala istrinya dengan pelan karena Raka takut menyakiti Istrinya.
Untung mobil Chika mempunyai tingkat keamanan yang lumayan tinggi, jadi mereka berdua tidak mengalami luka yang begitu parah, Chika mengalami gegar otak karna benturan di kemudi yang lumayan keras.
"Eughh" lenguh Alana tersadar. Alana langsung saja meraba perutnya, dia takut terjadi sesuatu dengan calon baby nya. Alana langsung mengucap syukur dalam hati.
"Kau sudah sadar Sayang" tanya Raka yang melihat pergerakan Istrinya.
"Chika mana Sayang" tanya Alana panik.
"Chika baik baik saja, dia sedikit mengalami gegar otak" jawab Raka.
"aku mau melihatnya Sayang" pinta Alana dengan tatapan memohon.
"Tidak Sayang, kamu harus istirahat terlebih dahulu, setelah membaik baru aku akan mengantarmu ke ruangan Chika" tegas Raka. Alana memanyunkan bibirnya. Raka langsung mengecupnya.
"Kehm" dehem mereka semua ketika melihat Anak dan menantunya sedang saling bertautan bibir.
Raka dan Alana langsung buru buru melepaskan pagutan nya. Muka Alana langsung memerah karena baru saja tercyduk sedang berciuman dengan Suaminya.
Raka menggaruk kepalanya yang tak gatal karena salah tingkah. Mereka tersenyum geli melihat tingkah suami Istri itu.
"Sabar Nak, ini masih di rumah sakit" ucap Rudy terkekeh sambil menepuk bahu anak nya.
"Gimana keadaanmu Sayang" tanya Mommy Ella dan mama Lita.
"Alana baik Mom, ma" jawab Alana tersenyum pepsodent.
__ADS_1
"Kamu Istirahat ya, biar cepat sembuh" ucap Mama Lita. Alana mengangguk.
...****************...
Andre baru tiba di Rumah sakit dan langsung menemui Raka.
"Gimana Ndre" tanya Raka to the point.
"Pelakunya sudah ada di gudang tempat biasa Ka" jawab Andre.
"Apa kau sudah tahu siapa yang menyuruhnya" tanya Raka dengan sorot mata penuh amarah.
"Orang itu masih bungkam Ka" jawab Andre.
"Baiklah, setelah ini kita langsung ke gudang menemui orang itu" ucap Raka.
*
*
Sedangkan di tempat lain Jessy dan Darren sedang merayakan keberhasilannya. Setelah mereka mendapat kabar dari orang suruhannya mereka langsung party di dalam apartemen nya.
"Cheers Sayang" Jessy menyodorkan gelas yang berisi wine kepada Darren untuk bersulang. Darren pun melakukan hal yang sama.
"Kita rayakan keberhasilan kita Sayang" ucap Darren langsung menyatukan bibir nya ke bibir Jessy.
Bibir mereka saling me*umat satu sama lain dengan begitu kasar, Jessy mendesah dalam ciuman nya ketika tangan Darren sudah mulai masuk kedalam baju yang di kenakan Jessy, Darren mer*mas bagian atas tubuh Jessy.
Darren terus menerus mer*mas gemas sambil memainkan pucuk dada Jessy. Darren melepaskan ciuman nya, kemudian ia langsung melepaskan semua kain yang menempel pada tubuh Jessy dan dirinya.
*Dan terjadilah adegan mantap mantap, lanjutkan travelling kalian guys😂
__ADS_1
**Bersambung
Banyakin Like dan Vote guys, biar author semangat Up nya🙏**