PERJODOHAN DENGAN CEO

PERJODOHAN DENGAN CEO
BAB 39


__ADS_3

"Sudah terlambat Jes, aku sudah mempunyai Istri dan sebentar lagi akan mempunyai Anak, pergilah!!" ucap Raka yang masih mencoba sabar, bagaimanapun juga dulu Jessy pernah mengisi hari hari nya di hidup Raka.


"Aku mohon Raka" ucap Jessy memohon.


"Cih, dasar jal*ng teriak jal*ng, pergi sana! jangan ganggu Suamiku lagi" ucap Alana ketus.


Orang orang mulai berbalik mencibir Jessy.


"Huuuuu, dasar wanita manipulatif" celetuk salah satu pengunjung. Sedangkan yang lain ikut menyoraki Jessy.


Jessy yang malu akhirnya pergi meninggalkan supermarket.


Usai Jessy pergi Alana langsung menatap Raka dengan tatapan membunuh.


"Sayang" ucap Raka menggaruk tengkuk lehernya yang tak gatal.


"Pulang!!" sentak Alana langsung meninggalkan Raka di kasir.


"Matilah, Singa betinaku mngambek, dasar Jessy sialan" gumam Raka.


Selesai menghitung belanjaanya Raka menyusul Alana ke mobil.


Sebelum masuk mobil Raka menaruh belanjaanya ke dalam bagasi yang ada di belakang.


Raka masuk dan duduk di kursi kemudi, namun Alana memalingkan wajahnya ke samping.


Raka membiarkan terlebih dahulu, baru nanti dia akan mencoba minta maaf.


Mobil Raka melaju membelah jalanan Ibu Kota yang terlihat begitu lenggang, Alana masih setia menatap ke luar jendela sambil mengamati gedung gedung tinggi yang berjajar rapih di sepanjang perjalanan. Tidak Ada obrolan sama sekali di dalam mobil itu.


Setibanya Mobil di rumah, Alana langsung masuk tanpa menyapa semua orang


Raka mencoba berlari mengejar Istrinya. Namun sayang dia di cegat oleh Mommy nya.


Mommy Ella bingung kenapa Menantunya itu nyelonong gitu saja tanpa menyapa terlebih dahulu seperti biasanya.


"Giman hasil pemeriksaan Alana Sayang" tanya Mommy Ella kepo.


"Baik Mom, Mommy akan menjadi Oma, bahkan Mommu akan mendapatkan dua cuxu sekaligus" jawab Raka dengan wajah berbinar.


Mommy langsung membulatkan matanya, dan menutup mulutnya dengan tanganya, karena shock juga tak menyangka akan menjadi Oma dari dua cucu sekaligus.


"Du-a? apa maksud kamu mereka kembar Raka?" ucap Mommy Ella terbata.

__ADS_1


"Yes Mom, mereka kembar" Jawab Raka dengan senyum bahagia.


"Dad, kita akan menjadi Oma dan Opa, kita akan mendapatkan cucu kembar Dad" ucap Mommy langsung menghambur ke pelukan Suaminya.


"Amin" ucap mereka bersamaan


"Iya Mom, semoga cucu kita tumbuh dengan sehat sampai lahiran nanti" ucap Dady Rudi.


"Horeee, Arga akan mendapat dua keponakan lucu lucu" sorak Arga tiba tiba yang mendengar perkataan Kakak nya dan berjoget joget karena senang. semua menggeleng melihat tingkah Arga.


"Selamat Son, kau akan jadi Ayah" ucap Daddy Rudi menepuk bahu Raka.


"Kau harus menjaga kandungan Alana nak, Alana tidak boleh terlalu banyak pikiran, karena akan mempengaruhi kehamilannya. Kamu juga harus sabar karena wanita hamil itu akan lebih sensitif dan mood nya juga berubah ubah. Mulai sekarang kamu juga harus memenuhi setiap kemauan Alana, karena Mommy tidak mau memliki cucu yang ileran." ucap Mommy Ella panjang lebar mencoba menjelaskan kepada Anaknya, supaya kedepannya Raka tidak akan membuat kesalahan yang fatal.


"Baik Mom" ucap Raka.


"Oh ya Mommy lupa, Alana kenapa Sayang, tumben dia tak menyapa Mommy terlebih dahulu" tanya Mommy Ella. Raka menepuk jidatnya, saking asiknya mengobrol dia sampai lupa kalau Istrinya itu sedang merajuk.


"Alana lagi ngambek Mom, tadi Raka tak sengaja ketemu dengan Jessy di Supermarket. Tanpa Raka tahu tiba tiba Jessy memeluk Raka dari belakang Mom" jawab Raka.


"Sana samperin Istri kamu. Awas aja kalau terjadi sesuatu sama menantu dan calon cucu Mommy" ucap Mommy tegas.


"Huh, sebenarnya yang anak kandungnya siapa sih" gerutu Raka sambil berlalu meninggalkan orang tuanya.


Raka bergegas naik ke lantai atas menuju ke kamarnya.


Raka masuk kedalam kamarnya, dia melihat Alana sedang tiduran dengan posisi memunggunginya. Raka melihat bahu Alana bergetar, ternyata Istrinya itu sedang menangis.


"Sayang Maaf" ucap Raka lembut setelah naik ke ranjang sambil menyentuh bahu Alana dan mencoba membalikan tubuh Alana.


"Tidak mau" ketus Alana.


Hati Alana masih sakit saat melihat Suaminya di peluk wanita lain, apa lagi wanita itu mantannya, manta kekasih yang pernah Raka cintai dulu.


Alana tidak mengerti, kenapa dirinya begitu sensitif. Padahal dia dulu cuek saja saat mengetahui Raka memiliki kekasih.


"Maafkan aku Sayang, kau mau apa coba bilang sama aku, aku akan membelikannya untukmu" rayu Raka.


"..."


"Sayang coba bilang kesalahanku apa" tanya Raka polos.


( Masih saja nanya apa kesalahannya, jelas jelas Istrinya merajuk karena cemburu bambang, emang dasar cowok itu gak peka).

__ADS_1


"Kenapa kamu mau di peluk ulet keket itu hah" ucap Alana dengan mata sembabnya.


"Sayang, bukankah kamu lihat sendiri kalau dia yang tiba-tiba memeluk ku" ucap Raka lembut. Mencoba untuk tidak memancing keributan.


"Tapi aku tidak mau, kalau suamiku hiks hiks di peluk wanita lain hiks" ucap Alana sesenggukan.


"Ya tuhan, ternyata dia cemburu, kenapa tidak bilang dari tadi sih Sayang" pikir Raka.


"Sudah ya, jangan nangis terus kasihan baby nya" ucap Raka sambil merengkuh tubuh Alana yang masih bergetar.


Hati Raka begitu sakit ketika melihat Istri yang begitu di cintainya menangis.


"Awas saja kau wanita rubah, jika dia masih berbuat ulah, aku tidak akan segan lagi untuk membunuhnya" ucap Raka dalam hati.


"Istirahat ya, atau mau makan sesuatu" tawar Raka mencoba mengembalikan mood Alana.


"Aku ingin es krim rasa strawberry" cicitnya.


"Tunggu sini, aku akan mengambilnya dulu, atau kamu mau ikut sekalian kebawah." ucap Raka.


"Ikut" ucap Alana manja sambil merentangkan kedua tangannya minta di gendong, Raka senang Istrinya sudah mulai manja lagi.


"Ayo Nyonya, Suami akan menggendongnya" ucap Raka sambil mengangkat tubuh Alana seperti Koala.


Raka membawa Alana ke Dapur untuk mengambil es krim nya.


Raka pendudukan Alana di kursi meja makan.


Raka dengan telaten menyuapi Alana es krim, namun tiba-tiba Arga datang mengganggunya.


"Dunia serasa milik berdua, yang lain ngontrak" seloroh Arga.


"Iri aja Jomblo" sahut Arga.


"Bisakah kalian menghargai aku yang masih jomblo ini" ucap Arga mendramatisir.


"Dad anakmu minta di jodohkan nih" teriak Raka memanggil Daddy nya. Alana menahan tawa melihat muka Arga yang cemberut.


"Dasar kakak lucnut, aku tidak akan mengikuti jejakmu yang di jodohkan ya kak" ejek Arga.


"Sialan, pergi sana" usir Raka karena merasa kesel.


**Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote🙏


Happy reading guys🙏**


__ADS_2