
Malam yang semakin larut menunjukan pesta pernikahan yang telah usai dimana sang istri yang kini tengah berada di kamar hotel karena malam ini mereka akan menginap di hotel milik Xavier yang dimana kamarnya juga pasti vvip dan jarang orang tau dimana keberadaan kamar dari seorang ceo muda dan tampan yang digilai banyak wanita ini . Ya Ara hanya sendiri dikamar yang sangat luas bernuansa putih klasik dia tengah berjalan mondar mandir seperti sedang memikirkan sesuatu
" Aku harus apa sekarang tidak mungkinkan jika aku dan dia tidur di ruangan dan ranjang yang sama. ya aku tau kami sudah menjadi suami dan istri tapikan kami menikah bukan karena cinta tapi karena hubungan kerja sama yang dijalin antara papa dan tuan Xavier sendiri demi menyelamatkan perusahaan papa dan diantara kami juga tidak ada cinta, lalu aku mesti bagaimana sekarang? " Ucap Ara yang merasa kebingungan dengan keadaan yang baru saja dialaminya
" Aduh kok aku gugup sih. Tenang Ara tenang kamu harus tenang supaya bisa memikirkan jalan keluar dari semua masalah ini oke tarik nafas , tahan, buang hufft . Aku harus kabur dari sini ya kabur benar juga kenapa tidak terpikirkan sedari tadi ya aduhh Ara kau ini memang bodoh " ucap Ara seketika memikirkan ide cemerlangnya tersebut dan diapun melangkah keluar dari kamar untuk pergi melarikan diri dan sesampainya diluar kamar ada dua pria berbadan kekar menyapanya
" Selamat malam nona muda. mohon maaf, anda mau pergi kemana? " Tanya seorang pria berbadan kekar tersebut
" Saya... Saya... Saya mau pergi ke mini market untuk membeli keperluan wanita ya ke mini market " Ucap Ara dengan nada yang terbata bata
" Maaf nona muda tapi anda tidak boleh pergi kemanapun karena itu perintah dari tuan muda Xavier silahkan anda kembali masuk ke dalam kamar anda karena sebentar lagi tuan muda akan datang " Ucap pria berbadan kekar tersebut
" Kalian siapa beraninya mengatur saya? " Tanya Ara
" Kami bodyguard yang dikirim oleh tuan muda Xavier untuk menjaga anda di kamar ini bilamana anda berniat ingin melarikan diri dari sini simpan saja ide anda itu nona muda karena kami tidak akan membiarkan anda pergi dari kamar ini kami akan menjaga disini sampai tuan Xavier kembali untuk memerintahkan kami pergi " Ucap Bodyguard tersebut
Glekkk
Seketika Ara sangat suli untuk menelan ludahnya sendiri lidahnya pun terasa keluh untuk berbicara karena sepertinya kedua bodyguard itu telah mengetahui niat dari Ara
" Kan saya hanya ingin ke mini market terdekat untuk membeli keperluan wanita masa tidak boleh " Ucap Ara
" Anda bisa menyuruh kami saja nona " ucap mereka
" Masa saya harus menyuruh kalian membeli pembalut kan tidak lucu " ucap Ara
" Pembalut? " tanya mereka dengan tatapan mata yang saling berpandangan maksud dari si nona muda
" Ya pembalut itu yang dipakai wanita ketika sedang mengalami menstruasi " ucap Ara
" Kami akan memanggil bodyguard wanita saja kalau begitu untuk membeli keperluan anda " ucap bodyguard
" Tiak perlu saya bisa pergi sendiri " ucap Ara
Eh kok jadi begini sih akukan niatnya ingin melarikan diri tetapi malah jadi begini
ucap Ara dalam hati dengan nada penyesalannya
Dan ketika mereka terus beradu argumen lain halnya di ruangan bawah tanah yang berada di kantor milik Xavier. ya kantor milik Xavier ini didesain khusus sesuai dengan perintah si tuan muda dan kantor mereka juga terdapat ruangan bawah tanah untuk menginterogasi setiap orang yang berbuat curang atau ingin mengkhianati dirinya. Dan disinilah Xavier berada di ruang bawah tanah dia tengah duduk dikursi dengan kaki yang bersila dan tangan yang dilipat dan ditaruh di depan hidungnya kini dia tengah menginterogasi seorang karyawannya yang kedapatan korupsi di kantor miliknya .
" Apakah kau yang bernama Jonathan dari direktur keuangan yang kedapatan tengah berbuat korupsi di kantor milikku ini " tanya Xavier
" Be...be...benar tuan muda saya bernama Jonathan dan saya juga yang telah menggelapkan dana perusahaan di kantor anda tetapi saya tidak bermaksud untuk melakukannya tuan muda saya terpaksa saya di lilit hutang saya baru ditipu investasi bodong kemaren tuan muda maka dari itu saya terpaksa menggelapkan dana perusahaan. sekali lagi maafkan saya tuan muda" ucap karyawan tersebut
__ADS_1
" Lalu apakah dengan meminta maaf maka uang saya dapat kembali dengan cuma cuma begitu " tanya Xavier
" Saya akan mengganti uang yang telah saya gelapkan itu tuan muda tapi beri saya waktu saya akan mengganti uang tersebut " ucap karyawannya
" berapa lama sepuluh tahun dua puluh tahun atau sampai seumur hidup kamu tidak bakalan lunas kamu fikir jumlah uang yang kamu gelapkan itu main main sehingga kamu meminta kelonggaran waktu. jika saya memberi kamu waktu maka dengan apa kamu akan mengganti uang yang telah kamu gelapkan tersebut gaji kamu selama sepuluh tahun juga tidak akan cukup untuk mengganti uang saya yang telah kamu gelapkan " ucap Xavier
" Saya berjanji tuan muda saya akan menggantinya tapi saya mohon beri saya kelonggaran waktu " ucap karyawan tersebut mencoba bernegosiasi dengan Xavier
" Ketika kau menggelapkan dana perusahaan saya, apakah kau memikirkan resiko kedepannya sehingga kau dengan beraninya menggelapkan dana perusahaan dan mencoba mengundurkan diri untuk lari dari kesalahan yang telah kau lakukan tersebut. apakah kau fikir seorang Xavier Ethan Smith adalah pria yang bodoh dan tidak berguna sehingga kau mencoba melarikan diri begitu " ucap Xavier
" Tidak bukan begitu tuan saya tidak bermaksud untuk merendahkan dan menghina anda tapi saya terpaksa melakukannya tuan muda sekali lagi maafkan saya " ucap karyawannya tersebut
" lalu dengan cara apa kau mengganti uang 10 Triliun yang telah gelapkan tersebut " tanya Xavier
" Tuan bisa memotong gaji saya sebanyak 40 % untuk mengganti uang tersebut tuan " ucap karyawannya
" Gajimu selama setahun saja tidak akan cukup untuk menutupi kerugian yang telah dialami perusahaanku " ucap Xavier
" Maafkan saya tuan tapi saya mohon beri saya kelonggaran waktu, istri saya sedang di rumah sakit dia sedang menjalani operasi kanker rahim yang di deritanya tuan saya mohon beri saya kelonggaran waktu jangan laporkan saya ke polisi tuan karena anak saya masih kecil dia masih membutuhkan saya tuan saya mohon " ucap karyawan tersebut dengan air mata yang keluar dari matanya
" Baiklah saya akan memberi kamu kelonggaran waktu dan memotong gajimu 40% setiap bulannya tapi jika kau mencoba melarikan diri dari kesalahan yang telah kau perbuat ini maka saya tidak akan segan segan mengesksekusi kau secepatnya kau mengertikan dengan kata kataku karena aku tidak pernah bermain main dengan kata kataku " ucap Xavier
" Ya tuan muda saya mengerti terimakasih banyak karena tuan muda mau memberi saya kelonggaran waktu terimakasih banyak tuan muda anda orang yang sangat baik sekali " ucap karyawannya
" Soni kau urus masalah ini secepatnya dan berikan istrinya penanganan yang baik dirumah sakit " sambung Xavier
Dan Xavier pun pergi dari ruangan tersebut tanpa menunggu jawaban dari Soni
" Kalian bebaskan dia dan kalian juga awasi terus dia jika dia melarikan diri tangkap dan segera eksekusi dia " ucap soni
" Baik tuan " ucap bodyguard itu bersamaan
Dan Soni juga pergi dari sana untuk kembali menemui tuan muda yang telah menunggu lama di dalam mobilnya Soni akan mengantar tuan muda kembali ke hotel
" Maaf tuan muda menunggu lama kita akan berangkat sekarang tuan muda " ucap Soni
" Ya tidak apa apa. bagaimana apakah kau sudah membereskannya, jangan sampai dia melarikan diri atau kau yang akan ku kirim ke kutub utara untuk menemani beruang kutub utara disana " ucap xavier
Glekk Soni menelah ludahnya sendiri dengan susah payah.
" Baik tuan muda "
" Sesampainya di hotel Xavier pun keluar dari mobil setelah soni membuka pintu dan menunduk hormat kepadanya dia langsung pergi ke kamarnya melalui lift tersembunyi yang diketahui oleh orang orang penting saja karena lift itu menuju ke kamar tersembunyi milik Xavier
__ADS_1
Dan sesampainya disana dia melihat ada keributan antara Ara dengan bodyguardnya
" Mohon maaf nona muda anda harus meminta ijin terlebih dahulu dengan tuan muda atau tunggu saja sampai tuan muda kembali karena saya tidak bisa memberikan anda pergi begitu saja " ucap bodyguardnya
" Ada apa ini kenapa ribut sekali " tanya Xavier
" Selamat malam tuan muda. begini tuan muda, nona muda ingin pergi sendiri ke mini market untuk membeli pembalut saya katakan saya akan menyuruh bodyguard wanita untuk membelikannya saja tetapi nona muda tetap tidak mau dan saya mengatakan jika begitu nona muda harus menunggu hingga tuan muda Xavier kembali " ucap bodyguardnya
" Kau masuk ke dalam jangan coba coba untuk melarikan diri " ucap Xavier
Seketika Ara diam mematung karena sudah tertangkap basah ingin melarikan diri dan juga harus menghentikan angannya untuk kabur dari sana
Dan Ara pun masuk kedalam dengan wajah yang lesu dan dia segera masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya karena sedari tadi dia masih memakai baju pengantinnya dengan make up yang masih menempel di wajahnya yang cantik tersebut
" Pergilah tugas kalian sudah selesai " ucap Xavier
Dan Xavier pun ikut menyusul masuk ke dalam kamarnya untuk beristirahat dan membersihkan dirinya
" Kemana wanita itu " tanya Xavier ketika tidak mendapati Ara berada di kamar tersebut dan diapun melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya yang lengket tanpa beban apapun dia melepaskan seluruh pakaiannya begitu saja ketika dia sudah mengunci pintu kamar mandi dan dia pun berbalik untuk melangkah menuju bath up untuk berendam air panas dan ketika melangkah menuju bath up Ara yang sedang berdiri dibawah guyuran air shower pun berbalik ketika mendengar suara pintu kamar mandi yang tertutup karena seingat dirinya dia telah menguncinya lalu kenapa bisa terbuka dan tertutup lagi dan ketika berbalik matanya tidak sengaja mendapati Xavier yang berjalan menuju bath up dan Xavier pun menghentikan langkah kakinya ketika mendapati Ara juga berada di kamar mandi bersama dengan dirinya
Glekkk
Xavier melihat kulit putih mulus tiada celah tersebut dengan mata telanjangnya lain halnya dengan Ara dia justru malah berteriak dengan kecang
Aaahhh
teriak Ara dan ketika mendapati Ara yang berteriak dengan kencangpun Xavier segera mendekati Ara dan menutup mulutnya
" Kau bisa diam tidak kau fikir ini di hutan sesuka hatimu berteriak dengan kencang " ucap Xavier dengan kesalnya
tetapi bukannya diam Ara justru berteriak semakin kencang ketika Xavier melepaskan tangannya dari mulut Ara
Aaaahhh
dan Ara pun mengambil handuk dan lari terbirit birit untuk keluar dari kamar mandi tersebut dan ketika berlari dia tidak sengaja terpeleset karena lantai kamar mandi yang licin dan kakinya yang masih basah untung saja Xavier segera menangkap tubuhnya jika tidak Ara akan terjatuh
Dan Ara pun menutup matanya ketika merasa akan terjatuh kelantai tetapi dia merasa heran kenapa tidak ada dari bagian tubuhnya yang merasa sakit dan diapun perlahan lahan membuka matanya untuk melihat keadaan dirinya ketika membuka mata dia justru menatap wajah tampan dan mata biru indah milik Xavier merekapun bertatapan dengan sangat dalam tanpa sadar handuknya sudah mulai terlepas lagi. Dan seketika kesadaran Xavier telah kembali
" Dasar gadis ceroboh " ucap Xavier dan mendirikan tubuh Ara
" Maafkan saya tuan muda " ucap Ara karena merasa malu dan diapun keluar dari kamar mandi
hufftt untung saja. astaga aku malu sekali, aduh Ara kau ini ceroboh sekali ucap Ara dalam hati
__ADS_1
nah sampai sini dulu ya maaf telat up ๐