
Raka berjalan dengan Wajah cerianya memasuki gedung Wijaya Corp, dia selalu tersenyum setiap dia sapa karyawan nya.
Semua karyawan merasa heran dengan perubahan Bos nya hari ini. Andre dengan setia selalu mendampingi atasanya itu.
"Senyum nya pak bos berasa ngajak berumah tangga gak sih" cletuk karyawan A
"Senyum nya kek gula, manis banget woy" sahut Karyawan B.
"Emang suami orang lebih menggoda guys" sahut karyawan C.
"Kerja woy, jangan ghibah mulu. Ntar yang ada kita di pecat baru tau rasa" sahut Karyawan yang lain.
Mereka pun membubarkan diri ke tempat duduk nya masing-masing.
"Tuan, satu jam lagi kita akan ada meeting di restoran XX dengan tuan kusuma" ucap Andrw setelah mereka masuk kedalam ruangan Raka.
"Siapkam berkasnya Ndre, lima belas menit lagi kita kesana, takut macet di perjalanan" titah Raka.
"Setelah itu apa lagi jadwal nya Ndre?" tanya Raka.
"Tidak ada tuan, paling ada beberapa berkas yang harus di periksa dan tanda tangani" terang Andre.
"Baik, kalau begitu kau sekalian nanti suruh Alex menyusul kita ke restoran tempat kita meeting" titah Raka. Andre mengangguk kemudian keluar dari ruangan Raka.
*
*
*
Raka sama Andre sudah tiba di tempat yang sudah di tentukan untuk melakukan meeting.
"Selamat siang tuan kusuma" sapa Raka.
"Selamat siang juga tuan Raka, senang bisa bertemu dengan anda" sahut pak kusuma.
Mereka membicarakan proyek kerja sama yang akan mereka lakukan.
Meeting berjalan selama satu jam setengah. Tuan kusuma beserta sekretarisnya ijin pergi terlebih dahulu meninggalkan Raka dan Andre.
Tak lama Alex datang menghampiri mereka. Alex mendudukan bokong nya di kursi kosong sebelah Andre.
"Dari mana aja lo Lex" tanya Raka memulai pembicaraan.
"Gue dari kantor, ngapain lo nyuruh gue kesini" sahut Alex.
"Nongki lah, ngapain kerja mulu. Kaya kagak capek iya" cletuk Andre.
"Masalahnya kalian udah pada kaya Bambang" ucap Alex kesal, teman nya ini terkadang tidak pada sadar diri.
__ADS_1
"Karena kita udah kaya, makanya gue ngajak lo ngopi, ngapain kerja mulu yang ada nanti lo bingung ngabisin duit nya." sahut Raka.
"Kek nya hari ini lo seneng banget Ka" ucap Alex.
"Seneng lah, ya kali sedih" jawab Raka santai.
"Sialan, ngeselin banget sih lo" umpat Alex.
"Raka pasti habis buka puasa Lex, makanya dia senyum mulu dari pagi datang ke kantor" sahut Andre.
"Diam napa Ndre, gak enak gue ngomong gituan di depan jomblo kek kalian" ejek Raka.
"Cih, bodo amat jomblo. Yang penting selir gue banyak" sahut Alex membuat Andre kesal.
"Di kutuk sama tuhan baru tau rasa lo" sinis Andre.
"Dih, yang masih perjaka diam aja boss" sahut Alex senyum mengejek, makin membuat Andre kesel, pasal nya uang di bilang Alex bener. Raka tertawa kecil melihat Andre yang kalah telak.
Andre tak berani melakukan begituan sebelum menikah. Dia takut kalau nghamilin anak orang yang ada bisa di amuk sama mama nya yang galak itu.
(Jangan terlalu polos napa Ndre, kan lu bisa pake pengaman kalau gak mau nghamilin anak orang. uppssss... Jangan di tiru saran Author guys, sesat itu).
"Buruan tembak noh Chika, Ntar kalau di duluan orang lo nangesss" saran Raka.
"Gimana mau nembak, kalau ketemu aja dia selalu ngajak baku hantam" sahut Andre kesal.
Menjelang sore setelah berbincang mereka semua memutuskan pulang kerumah masing-masing. Andre mengantarkan Raka terlebih dulu ke rumah nya.
...****************...
Usai mengantarkan Raka, Andre berniat langsung akan pulang ke rumah nya, namun ternyata di jalan dia melihat seorang wanita yang berdiri di sebelah mobil nya yang terlihat kempes. Andre memutuskan untuk menghampirinya.
"Hai Anak Ayam, kenapa dengan mobil mu" tanya Andre yang ternyata wanita itu Chika.
"Mobilku kempes, tapi aku lupa membawa ban serep" keluh Chika.
"Ayo, aku akan mengantarmu pulang, nanti biar orang suruhanku yang akan mengurus mobilmu" tawar Andre.
"Jangan banyak mikir, ini sudah mulai gelap bahaya jika seorang wanita berdiri di pinggir jalan sendirian" saran Andre langsung menarik tangan Chika dan mendorong sedikit tubuh nya masuk ke mobil.
"Ternyata masih ada yang mengkhawatirkan gue, jantung diem woyy, kenpaa bikin gue ajep ajep mulu tiap kali dekat dia" jerit Chika dalam hati.
"Kenapa kamu diam saja, biasanya kamu ngajak crewet" sindir Andre sambil fokus mengemudi.
"Diam salah, ntar ngajak ribut makin salah, da serba salah aing mah" ucap Chika drama.
"Gak usah lebay, bilang aja kamu deg-deg an kan satu mobil sama gue" goda Andre.
"Tau aja nih orang, jangan jangan dia dukun lagi" dumal Chika dalam hati.
__ADS_1
"Dih mana ada deg-deg an, yang ada mah gue takut lo culik" kilah Chika.
"jangan bicara mulu, ini lo mau gue antar kemana" ucap Andre kesal.
"Anterin gue ke jalan kamboja" ujar Chika.
"Ngapain ke jalan kamboja, mau ke kuburan lo" seloroh Andre.
"Iya mau ngubur lo" ketus Chika membuat Andre tertawa keras.
"Demen banget ngajak ribut, ngajak nikah napa bang, jangan ngajakngelud mulu" gerutu Chika. Andre langsung menepikan mobil nya di pinggir jalan.
"Lo mau gue ajak nikah" ucap Andre melepaskan seat belt nya lalu menatap Chika serius.
"Eh" Chika kaget becandaan nya di buat serius sama Andre.
"Serius gue nanya, lo mau gue nikahin" sahut Andre.
"Ya ampun nih orang ngajak nikah gak ada romantisnya bener, mana ekspresinya datar lagi kek jalan tol" batin Chika.
"Serius lo mau nikahin gue" tanya Chika Ragu sambil menunjuk dirinya sendiri.
"Emang di sini ada siapa lagi selain lo" cebik Andre kesal.
"Lo ngajak nikah keh ngajak beli cabe, gak ada basa basinya" kesel Chika.
"Ya kalau lo mau ntar gue bikin yang versi romantisnya" ucap Andre sambil menaik turunkan alisnya.
"Kalau mama gue restui lo baru gue mau" sahut Chika malu malu. Ya kali di tembak cowok good looking Chika gak mau, ya mau lah.
"Serius.." ucap Andere sambil mendekatkan wajah nya ke wajah Chika hingga hidung mereka bersentuhan, Chika memejamkan matanya, dadanya terasa sesak untuk bernafas.
"Lucu juga kalau lihat dia lagi salting kek gini" ucap Andre cekikikan dalam hati.
Lalu Andre memundurkan badan nya kembali dan melanjutkan perjalanan nya menuju rumah Chika.
"Udah buka matamu, berharap gue cium lo ya" goda Andre teesenyum jahil.
" ma-na ada" sahut Chika gugup, sepanjang peejalanan Chika mengalihkan pandnagan nya keluar mobil. Sambil melihat lampu kelap kelip di pinggir jalan.
Chika mencoba menetralkan jantung nya yang jedag jedug bak suara musik disco.
**Bersambung
Happy reading guys🙏
Makasih atas support nya🙏😘**
Jangan lupa follow akun Author guys🙏
__ADS_1