
Mereka masih larut dalam suasana yang bahagian. Raka kembali bekerja sedangkan Andre sudah mulai cuti untuk melakukan honeymoon dengan istrinya yaitu Chika.
Beda hal nya dengan kedua orang tua Jessy yang sedang menengok putri semata wayang nya di lapas, mereka menatap sendu ke arah Jessy. Orang tua Jessy tak menyangka kalau putrinya berakhir di jeruji besi, mereka sedang mengupayakan untuk membebaskan Jessy.
"Ma, pa, bantu Jessy keluar dari sini hiks" pinta Jessy dengan tangisan yang di buat-buat supaya orang tuanya makin iba terhadap dirinya.
"Sabar nak, kita lagi mengusahakan nya Raka sempat menekan perusahaan kita, untung saja tidak sampai bangkrut" terang papa Jessy.
"Papa bisa mendatangi Raka untuk mencabut tuntutan nya pa" rengek Jessy dengan penuh permohonan.
"Kita sudah pernah mendatangi perusahaan Raka namun scurity menahan kita, tidak memperbolehkan kita masuk menemui Raka" sahut papa Jessy.
"Kamu kenapa nekat menyuruh orang untuk membunuh istri Raka nak?, bukankah kamu sudah lama menjalin hubungan dengan Raka, harus nya kamu tahu bagaimana sifat Raka yang sesungguh nya" ucap mama Jessy yang sebenar nya masih kesal dengan kelakuan putrinya itu.
"Jessy masih mencintai Raka mam" lirih Jessy sambil menunduk.
"Terus kalau kamu masih mencintainya kenapa kalian pisah" tanya mama Jessy penasaran dengan kisah percintaan putrinya.
"Raka menghianati Jessy ma, Raka selingkuh dengan perempuan itu hiks.. Hati Jessy sakit ma" bohong Jessy. Papa Jessy yang mendengarnya langsung marah dan mengepalkan tangan nya.
"Bren*sek" umpat papa Jessy meninju angin.
"Bagus, aku berharap kalian bisa menggantikanku untuk membunuh perempuan itu" batin jessy dengan senyum penuh maksud.
"Apa benar seperti itu nak" tanya mama Jessy ragu dengan penuturan putrinya itu. Pasal nya sedikit nggak nya mama jessy tahu sifat Raka.
"Apa mama lebih percaya orang lain, ketimbang anak sendiri ma" sahut Jessy kesal.
"Bukan begitu nak, mama hanya ragu yang mama tahu Raka orang nya baik, dia gak pernah neko-neko anak nya." terang mama jessy. Jessy mencebik kesal.
"Dasar nenek-nenek sialan" umpat Jessy dalam hati.
Sebenarnya dia bukan mama kandung Jessy, mama kandung jessy sudah meninggal sekitar 10th yang lalu, namun mama tiri Jessy baik, mama tiri Jessy selalu memperlakukan Jessy selayaknya putri kandung nya, namun Jessy sedikit tidak suka dengan kehadiran ibu sambung nya itu.
Mama kandung Jessy selalu mengajarkan kebaikan kepadanya, tapi Jessy mensalah artikan itu, menurut jessy ibu sambungnya itu terlalu cerewet, hingga dia lebih memilih tinggal di apartemen nya sendiri sambil berkarir di dunia model. Beginilah hasilnya Jessy masuk kedalam pergaulan bebas akibat hidup jauh dari orang tua.
Seorang polisi datang mengingatkan kalau jam besuk sudah habis. Orang tua Jessy pun berpamitan dengan putrinya itu.
__ADS_1
"Jangan khawatir, papa akan mencari jalan keluar untuk membebaskanmu, nanti papa akan mencoba lagi untuk menemui Raka, bila perlu papa akan ke rumah nya sekalian menemui orang tuanya itu" ucap papa Jessy sambil mencium kening putrinya.
"Mama pamit pulang dulu sayang, lusa mama akan kesini lagi jenguk kamu" pamit mama Jessy lalu mencium kedua pipi Jessy dan terakhir mencium kening Jessy.
"Hmmm" gumam Jessy malas membalas ucapan dari ibu sambung nya itu.
Mereka pun pergi meninggalkan lapas tempat Jessy di tahan, besok mereka berencana akan menemui Raka dan kedua orang tuanya untuk meminta belas kasihan.
*
*
*
Siang hari Alana datang ke kantor Raka bersama buah hatinya. Semua karyawan Raka terpesona dengan ketampanan dan juga kecantikan kedua buah hati bos nya itu.
"Benar-benar bibit unggul, hasil nya pun tidak perlu di ragukan lagi" ucap karyawan A.
"Iya benar itu, aku berasa lahirnya kecepatan" sahut Karyawan B.
"Masalah nya mana ada anak bos mau menikahi nenek-nenek" seloroh karyawan A, semua cekikikan dengan kekonyolan mereka sendiri.
Ting
Lift sampai di lantai atas ruangan Raka.
Alana masuk sambil mendorong stroller kembar.
Ceklek... Alana masuk ke dalam ruangan Raka, terlihat suaminya itu sedang sibuk mengerjakan berkas yang menumpuk di meja kerja nya, karena Andre sedang cuti jadi tidak ada yang membantunya.
"Sayang" panggil Alana. Raka akhirnya tersadar dan mendongakkan kepalanya menatap Alana.
Raka tersenyum menyambut kedatangan istri cantiknya dan juga buah hatinya.
"Kau sudah sampai sayang" sahut Raka melangkah maju menghampiri Alana sambil merentangkan kedua tangan nya.
Alana melangkah maju masuk kedalam pelukan suaminya itu.
__ADS_1
"Kangen" lirih Alana sambil menduselkan wajahnya di dada bidang suaminya.
"Kangen kenapa hmm?, bukankah semalam kita sudah melakukan nya, apa kau masih menginginkan nya lagi hmm" goda Raka. Alana mencubit pinggang Raka karena kesal dengan ucapan suami mesumnya itu.
Raka tertawa keras, rasa lelah dan pusing langsung hilang ketika bertemu dengan istri serta buah hatinya.
Raka melerai pelukannya, lalu mengambil baby Nay dari stroller.
"Anak papa makin cantik saja hmm" ucap Raka sambil mencium pipi gembul putrinya, Baby Nay tertawa karena merasa geli dengan perlakuan papa nya.
"Kau menggemaskan baby" ujarnya sambil terus menciumi wajah putrinya.
"Sayang sudah, jangan di ciumi terus itu wajahnya sudah memerah karna terus tertawa" Alana menghentikan Raka menggoda baby nya.
"Sini duduk sayang, kita makan siang terlebih dahulu" titah Alana.
Alana menyiapkan makanan yang dia bawa di atas meja.
"Hai boy, kenapa kamu diam saja" sapa Raka kepada Baby Narendra. Putra nya diam saja tidak menyahuti Raka, biasanya putranya akan tersenyum kalau dia ajak ngobrol.
"Sayang kenapa dia diam saja" adunya kepada Alana. Aalana menengok melihat putranya.
"Bentar sayang, sepertinya putramu pup" ucap Alana lalu menghampiri putranya, Alana mengecek popok putranya itu.
Ternyata dugaan Alana benar, ternyata putranya pup, pantas saja dia diam saja dari tadi.
"Sayang, kau makanlah terlebih dahulu, aku akan mengganti popok baby Narendra dulu." ucap Alana, Raka menganguk.
Alana membawa putranya kedalam kamar mandi, sedangkan Raka makan sambil memangku baby Nay yang tidak mau di taruh di stroller.
**Bersambung
Happy reading guys🙏
Promo Novel Author yang lain guys🙏**
__ADS_1