PERJODOHAN DENGAN CEO

PERJODOHAN DENGAN CEO
BAB 53


__ADS_3

"Tenang-tenang semua guys, aku lagi menunggu pangeran kuda putih yang akan melamarku" ucap Chika menghalu, membuat semua yang mendengar kesal.


"Ck, mana ada kuda putih, yang ada mah odong-odong" sahut Juna.


"Iyain aja napa sih Jun, membuat orang bahagian itu dapat pahala" ujar Chika kesal, cuma hanya menaikan bahu acuh, Juna sama Eva sedang fokus melihat Baby Nayla.


Tiba-tiba Raka dan kedua temanya Alex dan Andre masuk ke dalam ruangan Alana.


"Eh" ucap Raka kaget, ternyata ada teman Alana yang sedang menjeguknya.


"Maaf, ganggu kalian" ucap Raka merasa tidak enak.


"Sini Sayang, aku kenalin sahabat aku" ajak Alana.


Raka pun masuk mengikuti kemauan Istrinya itu, dia berkenalan sama semua sahabat Istrinya termasuk Juna, Raka tidak tahu aja kalai Juna pernah menaruh hati sama Istrinya itu.


"Chik kenapa tiba-tiba diam sih" cletuk Juna mencairkan suasana.


"Aelah Jun, gue tuh lagi jaga Image di depan para cogan" sahut Chika.


"Gaya lo Chik, biasa juga ngreog" cibir Juna.


"Chik, katanya lo lagi nyari pangeran berkuda putih, noh ada dua jomblo lagi nganggur tinggal lo pilih" sahut Alana, Raka sedang duduk bertiga sama Alex dan Andre di sofa, dia tidak mau menganggu Alana dan teman-temannya.


"Jangan kencang kencang Al, malu gue" bisik Chika, Alana cekikikan.


"Mana mereka good looking semua Al" lanjutnya.


"Sikat Chik sikat" Juna mengompori Chika.


"Tembak langsung aja kak, kali aja langsung di terima" sahut Eva tiba-tiba.


"Eva dari tadi diem aja, sekalinya ngomong malah nembak orang, harga diri Va " sahut Chika.


"Jiahhh hari gini masih mikirin harga diri, jaman sekarang udah jamanya emansipasi wanita Chik, kalau lu suka ya tembak aja langsung, urusan di terima tau gak ya urusan nanti" kompor Alana.


Raka dan kedua teman nya mengeryit mendengar ucapan Alana.


"Kenapa Sayang" tanya Raka yang kepo.

__ADS_1


"Hehehe... gak apa apa Sayang" cengir Alana.


"Tadi kamu bilang tembak-tembak, emang siapa yang mau kamu tembak, jangan aneh-aneh ya mam" cecar Raka lagi. Alana garuk garuk kepala yang tak gatal, Chika, Eva dan juna melipat bibirnya menahan tawa. Kapan lagi kan melihat Alana mati kutu.


"Emm Itu Sayang katanya Chika mau nembak Andre" ucap Alana asal. Dia harus menyelamatkan diri dari tatapan tajam suaminya.


Chika yang mendengar ucapan Alana langsung matanya melotot, Alana adalah definisi sahabat yang gak punya akhlak memang. Sedangkan Juna dan Eva sudah tertawa terbahak bahak.


"Hehee... Maaf Chik, dari pada nanti urusan nya panajang ye kan" ucap Alana cengegesan.


"Heh anak Ayam, kalau sayang tuh bilang, jangan cuma bisik-bisik" seloroh Andre.


"Cih, jangan terlalu percaya diri anda" ucap Chika sinis.


"Beneran juga tak apa, aku akan menerimamu baby" goda Andre dengan senyum mesum nya membuat muka Chika langsung memerah.


"Chik kenapa muka mu memerah" tanya Alana.


"Ayo pulang Jun" ajak Chika ingin melarikan diri.


"Cieee....Bulshing" goda Andre lalu tertawa keras memenuhi ruangan Alana. Membuat twins menangis.


"Berisik lo Ndre, anak gue menangis noh" kesel Raka.


"Sayang udah makan belum" tanya Alana pada Raka dengan wajah sendu, dia merasa bersalah menelantarkan suaminya.


"Sudah tadi sama Andre." ujarnya, Raka yang melihat tatapan Alana seolah mengerti perasaan Istrinya itu.


"Kamu Fokus sama kesembuhan kamu dan twins dulu saja ya, aku masih bisa mengurus diriku sendiri" ucap Raka lembut, Alana mengangguk.


*


*


*


Hari berlalu begitu cepat, hari ini Alana dan keduan bayinya sudah di perbolehkan pulang dari Rumah sakit.


Keluarga besar Alana dan Raka sudah berkumpul menyambut kepulangan Alana dan Twins.

__ADS_1


Mobil Raka sudah tiba di pekarangan mansion keluarga Wijaya. Kedatangan mereka sudah di sambut langsung oleh keluarga.


"Welcome Home Baby Twins" ucap mereka bersamaan. Alana dan Raka tersenyum, mereka merasa terharu dengan penyambutan yang di lakukan untuk mereka.


Mereka pun pada memberi selamat kepada Alana dan Raka, kebetulan beberapa kerabat Raka dan Alana juga datang ikut menyambut mereka.


"Selamat Sayang, sekarang kau sudah menjadi ibu" ucap Selvy dan suaminya, Selvy adalah tante Alana, adik dari papa Kai.


"Selamat kak, atas kelahiran Baby nya" ucap Sherli sepupu Alana, sambil menatap ke arah Raka.


"Terima kasih" jawab Alana.


Alana membawa kedua anaknya masuk kedalam kamar dan di ikuti Sherli, sedangkan Raka ikut gabung bersama Daddy nya dan juga Arga ngbrol bersama yang lain.


"Kak, kok kamu bisa nikah sama Kak Raka? dimana ketemunya?" tanya Sherli. Alana mengeryit mendengar pertanyaan dari Sherli.


"Kakak nikah smaa Raka karena di jodohin sama papa" jawab Alana singkat.


"Apa kak Alana mencintai Kak Raka?" tanya nya lagi.


"Awalnya tidak, tapi seiring berjalan nya hari akhirnya kita saling mencintai, apa lagi sekarang sudah ada anak." sahut Alana.


"Kak Raka terlihat begitu menyayangimu kak" ucap Sherli. Alana merasa heran, kenapa sspupunya ini terus bertanya mengenai hidupnya.


"Bukankah wajar seorang suami mencintai Istrinya" sahutnya.


kriettr


Raka masuk ke kamar sambil membawakan makanan buat Alana.


"Sayang, kamu makan siang dulu ya, ini aku sudah bawakan makanan untukmu" ucap Raka sambil meletakkan makanan Alana di meja.


"Terima kasih Sayang" sahut Alana. Sherli mengamati interaksi kedua pasangan suami istri itu. Dia merasa kagum dengan sosok Raka yang begitu perhatian dengan Istrinya.


"Baby sekarang sama papa dulu ya, mama nya mau makan" ucap Raka meminta Baby Nay dari pangkuan Alana, sedangkan Baby rendra masih terlelap. Raka cuek bahkan tidak memperdulikan tatapan Sherli.


**Bersambung


Menurut kalian bagusnya Sherli jadi pelakor atau jadi sainganya Chika merebutkan Andre nih guys?

__ADS_1


Bantu jawab di komen ya🙏**


Bersambung


__ADS_2