
Di lain tempat.
Dalam sebuah kamar, tampak sosok Pria bertelanjang dada sedamg berendam dalam kolam mandi yang pinggirnya bebatuan tersusun rapi.
Air dalam kolam itu berwarna merah, terlihat begitu mengerikan.
Pria itu memejamkan matanya, mata yang begitu cantik, hidung yang sangat mancung, bibir seksi yang sangat menggoda orang yang melihatnya. Wajah dan tubuhnya begitu menggilai setiap gadis yang melihatnya, sungguh idaman sempurna yang tidak diragukan lagi.
"Yang Mulia, mengapa Anda rela menangkis anak panah tersembunyi itu demi gadis asing yang Anda tidak tahu? jadinya Anda terluka di tubuh bagian dalam seperti ini, bahkan selama seminggu mungkin tidak akan bisa menggunakan kekuatan Anda dulu," lontar Pria yang berjongkok di pinggir kolam. Lalu mencelupkan tangannya dalam kolam.
Pria yang ditanyakan hanya berdiam dengan wajah terlihat marah, "aku tahu resikonya, dasar tidak tau terimakasih, malah memukul kepala, apa dia sudah gila?" cibirnya secara tidak langsung pada orangnya.
"Apa? memukul kepala?" kaget Pria yang bertanya itu. Ia sontak berdiri dengan wajah melongo karena terkejut mendengar itu.
Ada gadis yang berani memukul kepala Sang ketua? wah-wah ini patut dimasukan dalam sejarah, batin Pria yang terkejut itu.
__ADS_1
Pria yang berendam dalam kolam tiba-tiba berdiri, tampak sekali perutnya yang Eightpack. (kan sering Sixpack jdi author ingin beda yaitu Eightpack eaaaaa, ada delapan kotak-kotak bayangkan saja betapa kekarnya😂)
"Kau cari tahu tentang gadis gila dan juga orang yang memanah secara tersembunyi itu harus ditangkap sebelum matahari terbenam tidak lama lagi." Pria kekar yang berendam tadi beranjak pergi dari dalam kolam dengan wajah kesal.
"Gawat sebelum matahari terbenam, aku harus cepat-cepat." Pria yang tadinya menutup rapat kembali mulutnya yang menganga kemudian melesat pergi.
***
Hari mulai senja, matahari terbenam menyembunyikan dirinya. Perlahan Lingkungan semakin gelap.
Di sebuah istana besar yang bangunannya begitu banyak. Diramaikan para pelayan, prajurit maupun pengawal masing-masing sedang bertugas di sekitaran istana besar itu.
"Jadi Fung Si, di kawasan sebelum tadi itu kawasan untuk para tamu, pelayan dan prajurit dan sedangkan jembatan ini adalah penghubung kekawasan keluarga yaitu tempat kediamanku, ayah dan ibu." Huang Li menunjuk bangunan yang ingin dituju mereka sambil menjelaskannya.
Fung Li hanya diam sambil menganggukan kepala mendengar setiap ucapan Pria di samping yang mengajaknya berjalan menemui kedua orang tuanya.
__ADS_1
Silli dan Para pelayan maupun prajurit yang berjalan di belakang hanya bisa berkata dalam hati mereka tentang apa yang terjadi terutama Para Pelayan dan Prajurit yang masih terkejut mengetahui Pangeran mereka akan bertunangan dengan seorang Putri Jenderal yang terkenal bodoh dan tidak berguna. Semua orang di kekaisaranpun tentu tahu akan itu.
Sesampainya di depan kediaman begitu besar, kelompokan orang itu melangkah masuk karena hari sudah mulai senja.
***
Di dalam sebuah kamar. Pria tinggi berlari cepat masuk dalam kamar lalu menutup pintunya dengan cepat.
Dia berlari kehadapan Pria yang sedang mengelap rambut basahnya duduk di pinggir ranjang dengan wajah biasa.
"Salam ketua, lapor gadis itu adalah Putri Fung Si seorang anak Jenderal yang berada di Kekaisaran Wexi, dikabarkan dia calon istri Pangeran Huang Li dan dirumorkan gadis itu bodoh, tidak mempunyai kultivasi dan lebih parahnya wajahnya buruk rupa," lapor Pria itu dengan wajah datar pada ketuanya yang hanya memasang wajah santai.
"Apa calon istri Huang Li? hahaha," tawa tiba-tiba Pria yang asiknya mengelap rambut itu.
"Iya ketua dan soal panah angin yang dilesatkan orangnya sudah berada dalam ruang dimensi dan pesuruhnya adalah Putri Sian, adik dari Raja Zha Wey," jelas Pria itu lagi dengan wajah datar.
__ADS_1
bersambung ...
Eh, author mau promo nih novel baru author judulnya jejak Impian, tak kalah seru loh, ini pertama kalinya author buat romansa modern gtuhh, mampir yh author tunggu kalian.