Permaisuri Rebutan

Permaisuri Rebutan
Bertemu denganmu selalu merasa kesal


__ADS_3

Kaisar Xiao Zhan melirik Fung Li yang duduk di kursi dari belakang lalu melihat Silli yang tersungkur di lantai belakang kursi itu.


'Brengsek, mengapa dia selalu muncul tiba-tiba' batin Fung Li kesal.


Silli merasa tidak nyaman berdiri, tanpa basa-basi gadis polos itu langsung berlari keluar dari kamar melewati Kaisar Xiao Zhan yang berdiri melipat kedua tangannya di depan dada dengan wajah datar.


Setelah kepergiaan Silli, Kaisar Xiao Zhan menutup pintu kembali dengan kasar hingga terdengar keras di telinga Fung Li.


"Apa yang kau lakukan?" Fung Li berdiri dari dudukannya dengan raut wajah begitu kesal.


Fung Li keluar dari lingkaran kursi, ia berdiri tidak jauh menghadap Kaisar Xiao zhan.


"Sudah jelas aku sedang menutup pintu," jawab Kaisar Xiao Zhan dengan wajah datar. Dia melipat kedua tangannya di depan dada dan berjalan mendekati Fung Li.


Sesampainya di hadapan Fung Li, Kaisar Xiao Zhan menatap saksama wajah gadis di hadapannya dengan senyuman remeh. Sebaliknya Fung Li memandang kearah lain dengan wajah dingin dan gigi yang menggertak, akan tetapi ditutup rapat oleh mulut.


"Aku lupa memberitahumu banyak aturan nantinya di antara kita setelah menikah, pertama ...," ucap Kaisar Xiao Zhan terpotong.


"Cukup, soal peraturanmu kita tunda membicarakannya," sela Fung Li dengan wajah dinginnya mengulurkan tangan memberikan buku kecil.


Kaisar Xiao Zhan langsung merebut buku di tangan Fung Li dengan mengerutkan alisnya. Dia membuka buku sekilas lalu menutupnya kembali memeriksa apa ada sesuatu yang berbeda.


"Baik, kau pasti tidak sabar menikah denganku bukan? gadis beruntung hehehe," sindir pria tampan itu terkekeh pelan.


Fung Li seketika mengepalkan kedua tangannya, dia menatap pria di hadapannya dengan raut wajah kesal, bagaimana tidak bisa kesal setiap bertemu pria itu rasanya sulit menenangkan emosi.


Fung Li melangkah pelan lebih dekat kehadapan pria tinggi dengan tubuh kekar itu, tampak wajahnya yang menahan marah. Atmosfer dalam kamar itu seketika menipis dan tekanan semakin kuat.


"Kau pria brengsek, mengapa selalu muncul di dekatku? bisa tidak kau menjauh? waktu di jalan keramaian saat itupun kau sengaja menjatuhkan kuda yang kutunggangi, Aku sangat muak melihatmu!" bentak Fung Li yang membuat Kaisar Xiao Zhan terkejut di tempat.


Dada Fung Li naik turun menormalkan napasnya menenangkan diri setelah berteriak.


"Bisa tidak kau menjauh dariku sebelum pernikahan palsu ini dimulai hah?" Fung Li menatap saksama wajah tampan pria di hadapannya.

__ADS_1


Kaisar Xiao zhan menghembuskan napasnya dengan kasar mendengar permintaan Fung Li yang jelas membuatnya agak kesal.


"Waktu dijalan keramaian itu ada seseorang yang ber ...," jawab Kaisar Xiao Zhan terpotong.


Krekk ...


Pintu kamar yang tertutup didorong seseorang dari luar hingga terbuka.


"Kak, sarapan sudah siap," sela Pangeran Xiao Rei melirik kearah Kaisar Xiao Zhan dan Fung Li yang berdiri di dekat kursi.


Pangeran Xiao Rei seketika menutup pintu kembali dan pergi.


Kaisar Xiao Zhan menjauhkan tubuhnya, ia membalikan tubuhnya, "jangan merasa aku sering mendekatimu karena menyukaimu, hanya saja itu adalah keharusan yang kulakukan mempersiapkan pernikahan palsu kita, jangan terlalu percaya diri." Dia berjalan mendekat kepintu sambil memandang buku kecil di tangannya.


Kaisar Xiao zhan membuka pintu kamar dan berlalu pergi.


Fung Li menyunggingkan senyum remehnya mendengar lontarang angkuh pria itu.


"Cih"decihnya. Lalu memalingkan pandangan kesekitar.





Kelompok yang melakukan perjalanan sudah kembali melanjutkan perjalanan mereka. Mereka sudah berada diwilayah jalan sunyi yang di sekitarnya di rimbuni pepohonan tinggi-tinggi.



Terasa angin kencang menggoyang-goyangkankan daun dan dahan pohon, menerpa tirai jendela kereta yang berjalan paling depan.


__ADS_1


"Prajurit lebih cepat!"perintah Kaisar Xiao Zhan yang duduk dalam kereta dengan melipat kedua tangan di depan dada.



"Baik Yang Mulia," jawab beberapa prajurit yang mengkusir kereta kuda didepan.



Kaisar Xiao Zhan mengangguk, dia melirik kesamping menatap gadis di sampingnya yang memasang wajah begitu dingin.



'*Mengapa raut wajahnya sangat dingin seperti itu? jarang sekali tersenyum, sangat berbeda dengan gadis lain apalagi saat bersamaku mereka pasti akan berteriak kegirangan dan ini* ...?' batin Xiao Zhan berpikir saksama.



Fung Li hanya berdiam. Dia tahu Pria di sampingnya sedang memperhatikan wajah cantiknya.



'*Saat menikah, aku ingin kita tidak satu kamar, melihatmu membuatku selalu kesal*' batin Fung Li.



Fung Li menatap balik Kaisar Xiao Zhan yang menatapnya, seketika pria itu melempar senyum sinis lalu memalingkan pandangan kembali.



*Bersambung* ...



Kembali lagi nihh author!, udh comeback!, yuhuu novel permaisuri rebutan ini akan menemani kalian mulai sekarang. Maaf sudah setengah bulan author gk up, ini karena author buat novel baru yh ikut event mengubah takdir, dan author baru terbangun dari mimpi indah banget. Tahu gk author mimpi apa?😀 mimpi pembuat pembaca author senang daj bahagia. Jadi inget harus update hehehe lanjutin novel ini, sayang lo.

__ADS_1



Mulai sekarang author akan sering update , oke selamat membaca terimakasih😘


__ADS_2