Pernikahan Yang Indah

Pernikahan Yang Indah
bab 17


__ADS_3

"gwe cinta sama Luh suci, kenapa luh blum ngerti juga, gimana cara gwe buat dapetin hati Luh,, jangan siksa gwe kaya gini,,suci...."


ucap Zhul yang kini mabuk


"ben, luh telpon orang biasa biar jemput tuh si bos, lagian dah lama dia nggak mabuk disini, malah mabuk lagi", ucap manager club malam itu pada seorang waiters


"pak, bos zhul mabuk lagi",


"ya di club biasa"


percakapan waiters dan orang yang akan menjemput zhul, ya seolah mengerti dimana keberadaan zhul sekarang.


"pak aman disini, ucap Zhul setengah sadar dari mabuknya, dan pak aman lah Supir bundanya yang sering membawanya pulang saat mabuk


"mana suci pak aman, mana suci gwe rindu dia,hahaha", ucap zhul yang sempoyongan.


pak aman tak menjawab sedikitpun pertanyaan orang mabuk itu, kini pak aman membawa Zhul kerumah bundanya, pak aman tahu kalau ia membawa Zhul pulang kerumahnya pasti akan membuat suci kaget dengan kelakuan bosnya itu, walau sebenernya Zhul mabuk karena suci,


ya bukan kali ini saja zhul mabuk dan pak amanlah yang mengetahui setiap ucapan mabuk dari zhul.


flashback

__ADS_1


saat pertama zhul datang dari luar negeri untuk menyelesaikan kuliahnya, zhul langsung ingin mendekati suci, saat itu nasib kurang memihak padanya


suci sedang makan malam dengan eza disebuah restoran mewah, ya dalam fikirannya dia tahu kalau eza sengaja menyewa restoran itu untuk ia menyatakan cintanya pada suci, kala itu zhul berfikir kalau suci akan menerima pernyataan cinta Eza dan langsung meninggalkan keduanya, tanpa Zhul sadari saat itu tari calon tunangannya Eza datang dan menyakiti suci, Sampai saat itu sebenernya suci blum menerima pernyataan cinta Eza.


zhul mabuk disebuah club, dan bertemu dengan melani, itulah awal pertemuannya dengan Melani, saat tu melani hendak membawa zhul ke apartemenya, namun pak aman langsung membawa orang mabuk itu dengannya, dan tak memperdulikannya Melani, saat mabuk Zhul sering menyebut suci, suci dan suci..


untuk kesekian kalinya, zhul mabuk lagi mendengar Suci yang menerima pernyataan cinta Eza, namun pada saat itu melani yang sudah mengetahui rumah zhul langsung membawa zhul dan masuk kedalam kamar zhul, mengunci kamar itu dan memanfaatkan keadaan agar zhul mau menikahinya, namun zhul tak mempercayai setiap kata yang melani ucapkan, bahwa telah terjadi sesuatu dengan mereka pada malam itu.


flashback off


"kemana yah kak zhul kok sampai saat ini blum pulang juga", ucap suci yang bolak balik masuk kamar zhul, naik keatas dan kebawah menatap pintu depan berharap zhul pulang,


kini bi Sani menemani suci menunggu zhul diruang tamu,


"iya yah bi kenapa suci nggak kefikiran yah",aku akan menghubungi bunda namun aku urungkan, Bagaimana kalau kak zhul nggak ada dirumah bunda, bisa bisa bunda berfikiran yang macem-macem, tentang aku dan kak zhul, ditambah aku nggak mau buat bunda tambah sedih dengan aku menanyai keberadaan zhul,


"kok nggak jadi non", tanya bi Sani


"ntar aja bi, yaudah bi tidur aja duluan, suci masih mau disini, ucapku


"nggak papa non bibi disini aja sama no suci, bi Sani menemani suci dan tak terasa bi Sani tertidur diatas sofa ruang tamu.

__ADS_1


didalam rumah bunda


"tidurkan dia dikamarnya pak, ucap bunda pada pak aman


setelah mengantarkan zhul kedalam kamarnya, pak aman kembali menemui bunda zhul


"bagaimana pak??",tanya bunda


"den Zhul masih menyebut nyebut nama nona suci Bu",jawab pak aman


"maaf Bu sepertinya non suci saat ini pasti sangat khawatir dengan keadaan den Zhul, dan ini ponsel den Zhul bu",tambah pak aman


"ok kamu istirahatlah biar saya yang menghubungi suci, jawab bunda


"baik Bu, saya permisi, pak aman meninggalkan bunda yang kini sedang menulis sebuah pesan untuk suci menggunakan ponsel zhul,


"suci, hari ini aku tak pulang, kau tidurlah,


send


tak ada balasan dari suci.

__ADS_1


didalam rumah suci tertidur juga bersama bi sani di sofa ruang tamu, dan tak mendengar pesan yang masuk pada ponselnya.


__ADS_2