Pernikahan Yang Indah

Pernikahan Yang Indah
bab 36


__ADS_3

dalam kehangatan malam yang menyelimuti, suci dan zhul memilih untuk menghabiskan malam hangat itu didalam kamar, sekedar untuk melepas lelah aktivitas siang tadi dan tentu saja untuk mengenang masa pertama kalinya mereka dipertemukan dalam satu kamar yang sama dimana bagi suci itu hal yang sangat canggung untuk suci, berbeda dengan zhul dia lebih menikmati kenangannya karena sedari dulu itu adalah keinginannya untuk menikahi suci dan memilikinya dalam ikatan pernikahan


"sayang masih ingatkan kenangan pertama kali kita dikamar ini?"


"nggak, soalnya itu kenangan memalukan buat suci"


"hehe, bisa aja" zhul menenggelamkan wajahnya pada dada suci


"geli ikh kak"! zhul trus memainkan gundukan sexy itu dengan hidung mancungnya meski masih ditutupi baju suci


cup..


cupp..


cupp


zhul menghujani wajah suci dengan ciuman bibirnya "Kakak udah ikh!" ucap suci yang menutup bibir zhul dengan telapak tangannya


"aww" zhul meringis manja saat suci menyentuh ujung bibirnya yang membiru itu

__ADS_1


"aduh kak maaf ya, suci beneran nggak sengaja" kini giliran suci yang mengecup setiap luka yang ada diwajah zhul


"trus jangan berhenti sayang" ketika suci mulai menghentikan aktivitas kecupannya itu


"masih sakit juga tetep aja mesum" sindir suci! " yang lakuin ini kak eza kan kak?" tanya suci yang membuat raut wajahvzhul berubah


kini zhul menghadapkan wajahnya pada wajah cantik suci


"udah nggak usah dibahas, lagian kak baik2 aja kok, tuh rasain sekarang aja kak bisa manjat gunung yang begitu tu tu tingginya,hehe"


"turun kak, berat tahu!" Suci memegang wajah zhul dengan kedua telapak tangannya" berat kakak suaminya suci! ayo turun!?"


zhul ******* bibir istri cantiknya, menggigit bibir bawah suci untuk membuka bibirnya agar zhul lebih leluasa untuk bermain dengan lidah yang menurut zhul amat sangat menggemaskan


suci menatap zhul yang tengah menatapnya" kak, apa akan menjelajah hutan lebat ini sekarang bukan kah kakak sedang merasakan nyeri pada seluruh tubuh kakak" begitu arti tatapan suci pada zhul yang langsung zhul mengerti walau suci hanya menggunakan gelengan dan tatapan mata penuh arti


zhul menganggukan kepala pertanda ia memang menginginkan hal itu, tak tinggal diam melihat suci yang tersenyum zhul langsung mencium bibir suci dengan lembut dan perlahan mengingat bibirnya yang masih sedikit nyeri


melahap gundukan kembar milik suci, menciuminya, sungguh Zhul ingin sekali berlama-lama disana kalau tidak mengingat benda yang tengah mengeras dibalik celananya itu

__ADS_1


erangan dengan erangan keluar dari bibir suci, Zhul merasakan kenikmatan yang luar biasa saat miliknya masuk kedalam milik suci, tak banyak gaya yang zhul lakukan yang dia inginkan sekarang hanya ingin hasrat yang menjalar pada seluruh tubuhnya segera ia keluarkan, dengan hentakan keras akhirnya cairan cintanya itu keluar dan menghangatkan rahim suci


"hos, hos, napas zhul masih memburu setelah melakukan pelepasannya, sebelum turun dari tubuh suci zhul mencium kening istrinya itu, " cupp, makasih sayang"


suci tersenyum membalas ucapan suaminya


"semoga cepat jadi dede bayi" ucap Zhul yang telah berada didepan perut suci yang rata itu, mengecup dan mengelusnya.


"amin" ucap suci


"aku mau punya anak sepuluh sayang, supaya rumah kita ramai sama anak2 kecil yang menggemaskan, ada yang menangis minta mainan, ada yang minta dibuatin susu, ada yang------


"ia sepuluh, tapi suci yang tanam kak zhul yang ngandung sama lahirin yah,hehe" goda suci


"ide bagus sayang, kak mau lakuin itu buat kamu"


"ikh kakak suci cuma bercanda lagian nggak ada kodrat dari sananya seorang suami hamil dan melahirkan" Suci bergidik ngeri mendengar keinginan suaminya


"iya, sini jangan jauh2 Bobonya kak peluk"

__ADS_1


keduanya tertidur dengan ditemani kehangatan malam yang indah


__ADS_2