Pernikahan Yang Indah

Pernikahan Yang Indah
bab 22


__ADS_3

"kak eza lepasin ikhhh", ucapku pada kak eza dan melepaskan dekapannya


"malu kak dilihatin orang banyak",tambahku


"maaf cantik kakak kangen banget sama kamu,


"iya kak, tapi lepasin dulu tangannya", suci mau kerja,


"nggak usah, kerjaan kamu hari ini cukup nemenin aku aja, ok, nggak boleh nolak!!"tegas eza


"suci cantik adek kak carla, sini peluk kakak", ucap kak Carla yang menghampiriku dan kak Eza,


aku dan kak carla berpelukan erat,


"kangen",ucap kak carla


"iya Suci juga kangen banget ama kak Carla yang super bawel ini, haha", ledekku


kini kak Carla menunjukkan wajah masamnya,


"jahat", canda kak carla


"haha, kak carla ngambek yah, ayu suci traktir deh biar nggak ngambek lagi",kini aku menarik tangan kak Carla,

__ADS_1


"cantik,, teriak kak eza manja,


"nggak boleh pergi Ama siapapun itu, ini perintah bos mu, ok",kak Eza memperingatkanku agar jangan pergi dengan kak carla


"ya udah ya cantik kak Carla masuk duluan, Atut liat si bos murka, bye",kini kak carla meninggalkan aku dan kamu kak Eza,


kak eza kini menggandeng tanganku erat menuju ruangannya,


"kamu udah sarapan cantik" tanya kak Eza


"udah kok kak", jawabku


"ok ", jawabnya


"duduk cantik, sini,!!"kak Eza menepuk sofa disampingnya


"Suci Ayu jelasin Kenapa kamu gak masuk kerja, kenapa ponsel cantik matikan, dan kenapa cantik tidak pulang ke apartemen..??", tanya kak Eza


"Kak bukannya Suci udah kasih tahu kalau Suci pulang ke desa bersama ibu dan bapak, yah setelah Suci mengantar Ibu dan bapak ke tempat saudaranya, Suci langsung diajak ibu dan bapak ikut ke desa Suci nggak pulang ke desa",kini aku tersenyum menjelaskan pada ka Eza


" oke, oke kak eza percaya sama cantik tapi nanti lain kali kasih kabar ya sama kak Eza, biar kak eza nggak kebingungan kayak kemarin-kemarin,"


" Oh ya cantik gimana udah ceritain belum sama ibu dan bapak tentang hubungan kita", Kak Eza kini menatapku penuh harap.

__ADS_1


aku kini berusaha mengalih kan pertanyaan kak Eza,


"o, ya Kak gimana keadaan tari, apa yang terjadi sama Tari", Tanyaku penasaran


"Oh itu, tari itu sudah gila, masa dia nyuruh orang malam itu untuk ngikutin kita dan dia mendengar setiap ucapan yang kita ucapkan di kapal pesiar itu saat cantik menerima cinta kakak dan akhirnya dia memutuskan untuk bunuh diri, hahaha memang tak habis pikir kakak sama tari gadis paling bodoh yang pernah kakak kenal, tapi sayang jangan salah paham ya, kakak cinta tulus sama cantik, dan kakak udah pernah ngejelasin sama tari Kalau kakak nggak bisa sama dia, kakak lebih memilih cantik", kini kak eza menggenggam tanganku erat.


" Kak apa enggak sebaik nya Kakak terima Perjodohan ini dengan tari, suci enggak mau jadi penyebab rusaknya hubungan Kakak sama orang tua Kak Eza,


" Sayang Kamu bicara apa, sampai kapanpun kakak akan mempertahankan cinta kakak sama kamu dan kamu tahu sayang mama udah restuin hubungan kita dan Kita hanya tinggal menunggu restu papah saja dan jika Restu itu kakak dapatkan, kakak janji sama kamu kakak akan segera menikahi kamu!!" Tegas kak eza yang kini bersimpuh di bawah kakiku


kulihat kak eza menitikkan air matanya


" Tuhan Kenapa harus seperti ini aku tak bisa menyakiti hati Kak Eza, tapi aku pun tak bisa menyakiti hati suamiku zhul, batinku


"Kak bangun jangan begitu, Suci rasa Suci nggak pantes dapatin perlakuan seperti ini dari Kakak, Kakak udah terlalu baik sama suci", akupun ikut menangis,


kak eza bangun dan langsung memelukku erat, kami berdua larut dalam kesedihan


kini kak Eza mengusap air mataku,"cantik jangan menangis Kakak akan lebih terluka jika cantik menangis,


"udah yah sayang, jangka Suruh Kakak untuk menyetujui perjodohan ini, karena di hati kakak saat ini dan seterusnya hanya ada cantik",


kak Eza menarik tanganku,

__ADS_1


"yuk, sayang kita pergi cari makan atau kamu mau ke kantin favorit kamu", ucap kak eza


" Terserah Kakak aja", jawab ku


__ADS_2