Pernikahan Yang Indah

Pernikahan Yang Indah
bab 5


__ADS_3

"cantik, wooy Ayuk pulang, malah bengong",ucap ka carla membuyarkan lamunanku.


"ia kak carla, bikin kaget aja lagian.!!


"mmm, anak gadis nggak boleh bengong tahu nggak sih.?


"ia kak Carla yang super bawel.


"bodo, cantik ikut kak carla aja yahh pulangnya, kakak mau di anterin pulang sama kak zeky,


"sip, jawabku


kami pun menaiki mobil kak zeky, tak banyak pembicaraan ataupun obrolan didalam mobil itu, karena aku sibuk mendengarkan ucapan mesra ka zeky kepada kami carla,"duhh..dah kayak kambing conge tahu nggak sih aku ini, nyesel ikut pulang bareng",batinku, aku memilih untuk tidur didalam mobil.


"cantik,,cantik bangun dah nyampe apartemen kamu inih,, ucapan ka carla menggoyang goyangkan kakiku,


"mm, iya kak, makasih yah kak carla sama kak zeky, dah mau antar suci,


"iya..iya. ati ati masuknya yah,


"iya, dahhh


Kami saling melambaikan tangan.


dalam apartemen,


dreet..


dreet


ka eza


ya kak,

__ADS_1


cantik maaf tadi kakak nggak bisa antar pulang, ada yang mesti kakak lakuin,dan itu sangat penting.. kamu jangan marah ya, Dan jangan lupa malam ini ka Eza jemput.


kakak udah kirim kurir biar kasih kamu sesuatu, jangan lupa dipakai. GK boleh alesan


suara ka eza diseberang sana


"ampuh kak eza ngomongnya satu2 dong..


tuut..


tuut..


ka eza sepertinya lagi sibuk banget yah


Ting..nongg


Ting..nongg


kurir itu membawakanku sebuah kotak besar,


"amazing sebuah gaun yang cantik dan indah, tapi apa pantas aku memakainya, aku teringat dengan hari terakhir kali eza membelikanku gaun yang sama persis indahnya, malah calon tunangannya kak eza, merobek paksa gaun indah itu


flashback


untuk kali keduanya kak eza menyatakan cintanya padaku,


disebuah restoran mahal, yang sengaja ia booking spesialis untukku,


indah sungguh luar biasa kak eza memperlakukanku malam itu, aku yang mulai mau menerima kehadiran ka eza, dan melupakan Cinta pertamaku,


aku pun menerima pernyataan cintanya yang begitu tulus padaku, Namun siapa sangka, seorang gadis cantik ala model yang tak lain adalah tunangannya ka eza datang menghampiriku, dia menampar keras pipiku, dia bahkan berani merobek gaun pemberian ka eza


"breweek,

__ADS_1


gaunku robek dibagian dada, sakit sekali hatiku, aku menangis, semua pegawai restoran memandangku dengan berbagai tatapan yang tak ku mengerti,


banyak sumpah serapah yang di ucapkan wanita itu padaku


"wanita penggoda


"wanita sialan


"wanita liar


"wanita gak tahu diri


"kau mendekati eza karena kau Hanya ingin hartanya kan


mendengar ucapan calon tunangannya itu, ka eza balas menampar nya


aku terdiam, ka eza menarik tanganku, dia memakaikan jasnya padaku,


dia mengantarkan ku pulang, dimobil itulah aku menarik Kembali ucapan "YA"ku atas pernyataan cintanya ka eza kepadaku direstoran


"kak maaf lupain aja apa yang tadi suci jawab ama kak eza, dan sebaiknya kak eza urus dulu masalah tunangannya ka Eza,


kak Eza menangis dihadapanku, kalau bukan didalam mobil sepertinya mungkin dia sudah berlutut, kak Eza menggenggam erat kedua tanganku,


"cantik eza janji akan urus masalah dengan tari", ya tari adalah nama tunangan kak eza.


"tapi jangan Sampai kamu tarik ucapan "ya" kamu untuk ka Eza, kak eza bisa gila..


aku hanya menangis, tanpa mengeluarkan kata kata


"ok kak eza akan lebih sabar untuk mendapatkan cinta kamu, tapi tolong beri kak eza kesempatan lagi..


aku masih diam membisu

__ADS_1


__ADS_2