Pernikahan Yang Indah

Pernikahan Yang Indah
bab 49


__ADS_3

tak akan pernah bosan mengingatkan


like 👍


komen 💌


vote 💯


ikutin juga yah akunku..


*******


suci masih melakukan hal yang menurutnya sangat, sangat ia inginkan.


"kak diem ikh,, deketan dong.." rengek suci


"aw,,aw,,geli.. geli sayang, geliiiii!" zhul dibuat cengengesan ulah tingkah suci


"ya udah sana jauhan, suci juga pasrah aja setiap kak *****, jilat, ndus2, bahkan gigit2 telinga suci gak pernah suci berontak" ketusnya dengan bibir ia majukan kedepan, kini tubuhnya membelakangi zhul, tanda kecewanya


"ehhmm,, ngambek nih!" goda zhul "ya udah nanti kak pasrah deh kalau kamu mau ndus, jilat, ***** bahkan gigit2 kecil telinga kak!! tapi sarapan dulu yah" bujuk zhul mendongakan kepalanya pada wajah suci


"janji" ucap suci memberikan kelingkingnya pada zhul


"janji dong!" zhul menautkan kelingkingnya dengan kelingking suci


suci duduk dengan semangatnya "hati2 yank duduknya?" ucap Zhul


"ikh buruan kak, cepetan suapin!! suci membuka mulutnya meminta Zhul segera memasukkan asupan makanan untuknya


"sabar sayang, masih panas,,huuuh,,huuuh" dengan telaten zhul meniup2 bubur dengan mulutnya sendiri

__ADS_1


"kak"


"ya sayang"


"pisahin daun bawang sama bawang gorengnya yah, suci nggak suka" manjanya


zhul mangut2 mengiyakan ucapan suci


"gak ah kak, semuanya aja pisahin kacang, kerupuk, bawang goreng, daun bawang, dan suir ayamnya juga pisahin, suci mau buburnya aja, tuh kuahnya kak makan yah sama toppingnya suci mau bubur orinya aja"cerocos suci


zhul terpengarah dengan ucapan yang baru saja Suci katakan padanya, bawel, cepat ini kah cara asli berbicara suci sebenarnya? atau ini reaksi dari kehamilan yang belum terjawab, batin Zhul terus menggerutu.


ide cemerlang muncul di otak zhul "kalau kamu nggak suka ini, kak ambil yang baru yah 1 mangkuk khusus dengan bubur yang warna putih aja alias ori, polos" pinta zhul dengan kedua alisnya ia naik turunkan berharap suci akan menyetujui usulnya


suci menggeleng dengan cepat "suci maunya itu, kak cepet makan toppingnya?" titahnya


Dengan terpaksa zhul menghabiskan topping diatas bubur suci "laper sih laper belum sarapan, tapi kalau cuma makan toppingnya doang mana kenyang dan enaknya" batin Zhul


"emm, kak zhul pinter" ucap suci mengelus rambut zhul ketika ucapannya dipatuhi zhul


"aku udah kenyang kak!" ucap singkat suci


bledag..duar..duarr..


petasan meledak menghiasi pikiran zhul, sumpah demi spongebon yang kini tengah mencari ubur2 dengan Patrick, hatinya kalut dengan perubahan sikap dan sifat istrinya, kenapa tidak biarkan saja zhul memakan bubur itu sampai habis? kenapa suci hanya memintanya menghabiskan topping bubur itu? kenapa suci mengerjainya? kenapa? kenapa?? batin Zhul bergejolak


"oh.. inikah balasan tuhan padaku, saat wanita2 yang tengah memperebutkan perhatianku dulu aku abaikan begitu saja bahkan aku kerjai dan jahili mereka, Sampai mereka tak sanggup lagi untuk mendapatkan hatiku?" batin Zhul


"kakkk ..." suci menepuk2 paha zhul menyadarkan dari lamunannya


"ah i..iya sayang" ucap Zhul

__ADS_1


"cepetan mana janjinya"


Zhul menghela nafas kasar, ia mendekatkan telinganya kebibir suci "hehe,geli..geli.."zhul bergidik menahan kegeliannya ulah suci


seolah tidak mendengarkan keluhan suaminya suci terus melakukan hal yang menurutnya bisa mengurangi rasa mualnya. tanpa keduannya sadari ada sepasang mata yang tengah memperhatikan kejahilan Suci pada zhul


"ikhhh, pagi2 udah main jorok!" ucap putri adik zhul membuat Suci terpaksa mengakhiri permainanya


keduanya tersenyum berhadapan memperhatikan raut wajah menggemaskan putri "adik kakak, sini deketan" pinta suci


putri mendekati suci dan memeluknya, tak lama bunda masuk kekamar zhul yang telah terbuka,


"udah dicoba testpack nya?" tanya bunda mengalihkan perhatiannya pada suci dan zhul bergantian


"belum bunda!" ucap kompak suci dan zhul


"kak mana testpack nya?"


"inilah sayang!" Zhul memberikan plastik putih pada suci "mau kak bantu?"


"nggak usah, suci aja sendiri!"


zhul mengangguk, mengekor di belakang suci Sampai pintu kamar mandi suci tutup


bunda dan putri terduduk di sofa yang ada dikamar zhul


zhul masih betah mondar-mandir menunggu suci keluar kamar mandi


"bunda kak suci kenapa, itu kak zhul panik amat bun?" tanya putri


"doain yah sayang, semoga kak suci cepet punyak dede bayi"

__ADS_1


"iya bunda, semoga yah Bun!"


tak lama berselang suci keluar dari dalam kamar mandi, tubuhnya lemah, cara berjalannyapun gontai..


__ADS_2