
"assalamualaikum kak Eza," ucap suci menghampiri eza yang terduduk direstoran yang telah mereka janjikan untuk bertemu
"wa'alaikum salam cantik" eza menatap penuh gembira pada suci " Gimana kabarnya kamu cantik?" tanya Eza
"suci baik kak, kak sendiri gimana?"
"kak juga baik, kamu mau pesan makanan apa"
"orange jus aja " ucap suci kemudian pelayanan itu menuliskan pesanan keduannya
eza trus tersenyum melihat wajah suci, dia Sangat rindu bisa berada didekat suci saat ini meski meja restoran menjadi penghalangnya
"kak" ucap suci ketika pelayanan memberikan pesanan keduannya
"iya" Eza tersenyum dan menyeruput secangkir kopi yang ia pesan tadi.
"kak, maaf sebelumnya!"
"kenapa cantik?"
"kak eza pria baik, pria yang amat sempurna untuk mendapatkan wanita yang kak mau, bahkan diluaran sana masih banyak yang mengantri untuk bisa bersanding dengan kak Eza,
__ADS_1
"maksud kamu?" tanya Eza
"kak, aku mau kak lupain suci, suci udah nggak pantes dan nggak bisa bersama kak eza lagi!" suci menyeka air matanya "makasih untuk semua pengorbanan yang kak kasih kesuci dan maafkan semua kesalahan suci kak? suci harap kak jangan pernah melukai siapapun lagi, maafkan suci kak?!" suci melangkahkan kakinya meninggalkan eza yang masih belum bergeming
setetes air mata jatuh dipelupuk mata Eza "melepaskan kamu cantik, arggh rasanya tidak akan pernah!!"ucap lirih eza sembari mengusap anak mata dipipinya
--------
dentuman musik seorang dj cantik mengantarkan kenikmatan siapa saja yang mendengarnya, tapi tidak dengan Eza lelaki itu lebih memilih berdiam dan meneguk beberapa botol minuman keras,
"udah bos, lagian Lo udah mabok parah" ucap seorang bartender
"eh Lo songong banget sih, gue bilang nambah ya Lo kasih, gue bayar jangan takut uang gue banyak kok!" eza melemparkan berlembar lembar uang seratus ribuan kewajah bartender itu
tak ingin melihat eza bermasalah ditempat itu dan meski diseret oleh penjaga club malam disana DJ cantik itu pun membopong tubuh eza memasuki mobilnya
"ah Za, untung aku yang membawamu duluan kalau wanita2 setengah bahan itu yang membawamu sudah pasti mereka akan memnekanjangi dirimu dalam kenikmatan dunia ini, hehe" ucap DJ itu
hehe, ternyata baju gue juga kurang bahan, dasar koplak
eza sudah tertidur disamping kursi kemudi mobil pengaruh alkohol membuat matanya enggan untuk melihat siapa orang yang telah membawanya pulang dari club malam itu
__ADS_1
Tidak ada pilihan selain membawa eza keapartemennya fikir dj seksi itu
"duh Za berat banget sih kamu"
bruug
wanita itu menjatuhkan tubuh eza diranjang miliknya, keduannya terjatuh karena wanita itu tidak dapat mengimbangi berat badan Eza
"jangan pergi suci, tetap disini disampingku" wanita yang hendak berdiri dari tubuh eza pun kembali menghempaskan tubuhnya karena tangan eza yang menarik pinggangnya
wanita itu merasakan nafas Eza menggengebu diwajahnya, wanita itu tepat berada di atas tubuh eza satu tangannya memeluk pinggang wanita itu dan satu tangannya menarik tengkuk wanita itu
dalam kesadaran kurangnya akibat mabuknya itu, tanpa eza sadari ia mencium bibir wanita itu dan melum*atnya dengan brutal dalam bayangannya ia sedang melakukan dengan suci
tidak ada perlawanan dari wanita itu, ia pun mengimbangi permainan Eza,
desahan wanita itu lolos begitu saja saat Eza mulai mencium tengkuknya
eza merobek paksa pakain setengah bahan yang wanita itu kenakan
brruuuggh
__ADS_1
wanita itu mendorong tubuh eza yang kini menindihnya, tubuh lemas Eza terlentang di ranjang panas itu kesadarannya pun ikut menghilang
"cukup disini bermainnya sayang" ucap wanita itu lalu meninggalkan eza yang tertidur ia memungut pakain yang telah dirobek eza yang berserakan dilantai kamarnya dan menyimpan disisi tubuh eza ia pun berlalu untuk membersihkan tubuhnya melepas penat usai bekerja diclub malam itu