Pernikahan Yang Indah

Pernikahan Yang Indah
bab 39


__ADS_3

"cepetan lo jawab sin, apa Lo lagi hamil anak gue sekarang" pertanyaan eza seolah menggelitik diujung rambut hingga ujung kaki Sinta


"iya gue lagi, gue lagi datang bulan sekarang oneng?"


"apaan sih nggak usah berbelat belit deh, datang bulan itu berarti Lo beneran hamil kan" uca eza dengan polosnya "aarrrrgh, gimana ini kenapa bisa gue hamilin anak orang dalam waktu semalam" buggghh eza meninju tembok samping kamar mandi itu


"hahahah" sinta tertawa melihat tingkah Eza


" sumpah Lo lucu, Lo tuh polos banget za padahal badan sama umur udah bagus buat punya anak 2,hehe" ucap Sinta berjalan menuju meja riasnya


"maksud Lo, lo hamil sekaligus 2 orok gitu, akh kenapa bisa setokcer itu sih gue!?"


yang awalnya sinta merasa lucu dengan tingkah Eza, kini ia mulai pusing sendiri karena ulahnya yang telah membohongi baby big itu


"eh Za, siapa yang bilang gue hamil, gue bilang, kalau gue lagi datang bulan MENS-TRUA-SI, lo paham nggak sih apa yang gue ucapin za" sinta menatap Eza dari cermin meja riasnya


"nggak" jawab singkat Eza


sinta menghampiri eza yang tengah mematung dibelakangnya, menggenggam tangan Eza dan menuntunnya untuk mengelus perut ratanya itu


"ni pegang, gue nggak hamil, dan semalam nggak terjadi apa2 antara kita, kecuali BI-BI-R dan LE-HE-R gue yang jadi korban, paham Lo!?" sinta mengeja dan menekan kata yang eza mainkan tadi malam bersamanya


"bagus dong kalau begitu"


"ya bagus sih bagus, apa Lo nggak malu lihatin itu Lo trus didepan gue?" ucap Sinta menunjuk sesuatu dibawah perut eza meski masih ditutupi CD eza


membuat eza tersenyum kikuk pada Sinta "bukan salah gue, dasarnya aja lo yang pengen liat2"


"dasar mesum" ucap Sinta berjalan meninggalkan kamarnya " cepet mandi trus Lo cepet pulang gih!"


"iya bawel"


Sinta menunggu di sofa ruang tamunya


"lama amat mandinya udah kaya perawan aja!" sarkas sinta

__ADS_1


"iya emang gue masih perjaka tulen! emangnya loh ceweeee..."


"idih Lo mau ngatain gue cewe nggak bener gitu" sinta memotong ucapan Eza "gini2 juga masih virgin kaleee" ucap sinta


"haha, mana ada virgin nempatnya diclub malam?!"


"mau gue buktiin ke Lo za" tantang Sinta "hehe, cepet Pulang sana, bukannya bilang makasih udah gue tolongin semalam, ngatain gue segala lagi!"


"iya, iya thanks, gue pulang"


eza berjalan keluar dari apartemen sinta, ia kembali ke club malam itu untuk mengambil mobilnya


----------


"kemarin dari mana sayang? kata bi sani kamu keluar?"


"ah iya kak, maaf suci kemarin ketemu kak carla, lupa kasih tahu" ucap suci mencoba mencari alasan


"iya nggak pa-pa sayang"


"jadi ke mall hari ini sayang?" tanya zhul


"jadi yuk, kita siap2 dulu!" zhul memeluk suci


keduanya menyusuri mall yang ramai itu, tertawa bersama bergandengan tangan,


"sayang aku bahagia dengan pernikahan kita yang indah ini" ucap Zhul pelan ditelinga suci


membuat wajah suci merona " suci juga bahagia, cupp" suci mencium kilas pipi zhul membuat zhul mematung ditempatnya


"kak ayo" suci menarik lembut tangan suaminya itu


"mau beli apa sayang?"tanya zhul


"aku pengen es krim kak, kak mau?"

__ADS_1


"boleh, kak tunggu disini aja yah sayang" ucap Zhul yang merasa badannya sedikit lelah dan memilih duduk diatas samping eskalator yang tersedia


suci berjalan manja menjauhi zhul untuk membeli es krim, bahagia itu yang suci rasakan saat ini,


2 es krim dengan rasa vanilla dan coklat kesukaannya dan zhul sudah ada dikedua tangannya


suci mematung, membiarkan es krim itu meleleh melewati tissue dan tangannya


pemandangan didepan, membuat dirinya ingin menangis saat itu juga "nggak boleh nangis suci, ayo tahan, mungkin itu cuma kesalahpahaman aja"


suci melihat melani yang tengah terduduk disamping zhul begitu dekat tanpa ada celah sedikitpun, melani mengelus luka zhul dan mengecupnya kilas pada luka zhul yang ada diujung bibirnya, terlihat oleh suci zhul mencoba menahan gerakan melani


suci memilih mendekati zhul dan melani mencoba untuk bersabar sungguh ia berfikir apa yang dilihatnya tidak seperti kenyataannya, ia tahu melanilah yang sedang menggoda suaminya itu


"awww, aww, kamu nggak punya mata ya?!"


ucap melani karena suci menjatuhkan 2 es krim sekaligus kedress Melani yang diatas lutut itu


"uuppzz, maaf nggak sengaja" ucap suci


melani trus saja mamandangi dress-nya yang kotor itu akibat lelehan es krim yang suci tumpahkan tanpa melirik ke arah suci


zhul cengengesan melihat ulah suci, kemudian menggenggam erat tangan suci untuk meninggalkan melani


"zhul mau kemana, bantuin aku" ucap Melani melihat zhul berdiri dari duduknya


"hey, kamu sengaja yah bikin dress aku jadi begini, heyy..." melani meneriaki suci Namun suci dan zhul tidak menghiraukan, keduannya tetap berjalan tanpa menoleh kearah melani


"haha, sayang bikin gemess deh" ucap Zhul merangkul suci


"iya dong, nggak akan suci biarin suami suci ini dipegang2 dan di cium2 wanita lain"


"makasih yah sayang, makasih udah cemburu,hehe"


"kak zhul" suci mencubit pinggang zhul keduannya tertawa bersama,

__ADS_1


💖💖


tidak ada hubungan yang indah selain sebuah ikatan dalam pernikahan yang menyatukan dua insan untuk bersama


__ADS_2