Pernikahan Yang Indah

Pernikahan Yang Indah
bab 25


__ADS_3

tiit..


tiit..


tiit..


bunyi kelakson mobil yang tak sabar ingin ditanggapi kedatangannya


"selamat malam bu, ada yang bisa saya bantu"ucap pak Salim security dirumah zhul


"bukain pintu pak saya mau masuk" perintah melani


"ada apa memangnya Bu, dan maaf dirumah hanya ada ibu suci, apa ibu melani mau menemui ibu suci?"tanya pak Salim


"bukan, saya mau menemui zhul, cepet buka gerbangnya!" melani


"duh Bu maaf bapak belum pulang, sepertinya bapak masih di kantor, noh ibu bisa lihat sendirikan mobil bapak saja nggak ada" pak Salim menunjuk pada garasi yang terlihat dari depan melani

__ADS_1


"ok, tapi awas kalau sampai kamu berbohong" Melani


melani pergi meninggalkan rumah zhul


"pantesan tadi pak zhul minta saya buat bohong kalau dia nggak dirumah toh si centil ngikutin si bos, jadi jijik aku lihat cewek cantik tapi nggak ada harga dirinya"ucapan pak Salim


^^^^^^


"apa iyah zhul masih di dalam kantor, apa dia bersembunyi dariku, sialan kau zhul, lihat saja besok aku akan menemui kamu lagi, aku nggak akan pernah biarin kami bahagia dengan istri kamu itu,haaaaah" melani memaki didalam mobilnya


^^^^^^^


"astaga suci maafkan aku, aku telah membuatmu menderita karena kecerobohanku atas kecurangan melani, mungkin kamu Belum siap suci, tanpa aku memaksakan kehendak itu padamu"zhul berbicara pelan hendak menutupi tubuh suci dengan selimut, namum sebelum zhul menutupnya dengan selimut zhul tersenyum lebar " makasih sayang aku bahagia, karena aku yang pertama kali yang menyentuhmu, kamu selalu menjaga mahkota mu ini untukku" zhul mengusap darah keperawanan suci dibawah sana


"aaaah, pintu kamar suci saja sampai aku lupa tutup, sebegitu besarkah hasrat tadi yang ingin aku keluarkan pada istri cantikku ini" zhul berjalan menutup pintu dan menguncinya, dan ia kembali tidur dibawah selimut yang suci pakai dan memeluk suci tanpa menggunakan pakainnya lagi.


"aww, seluruh badanku kenapa bisa sakit seperti ini, kenapa berat sekali, benda apa yang menimpa tubuhku?"

__ADS_1


"kak zhul"humpp, segera suci menutup mulutnya dengan tangannya,"aku nggak boleh berisik jangan sampai kak zhul bangun dari tidurnya


"aku menatap wajah lelah kak zhul, aku masih menahan malu dengan perlakuan kak zhul tadi malam padaku, apa benar aku melakukan hal itu bersama dengan kak zhul tadi malam, walau sebenarnya aku sadar semenjak 2 bulan lalu aku dan kak zhul menikah dia tidak pernah menyentuhku lebih dari malam ini, aku belum memberikan kewajibanku sebagai seorang istri untuk kak zhul, tapi untuk yang pertama kali ini aku sangat malu pada kak zhul"batinku


"aku harus segera melepaskan pelukan zhul, kulepaskan pelukan kak zhul, dia memperet pelukannya padaku


"tetaplah begini sayang, jangan kemana mana?"kak Zhul kini bangun dan menahanku dengan pelukannya


"aku menenggelamkan pandanganku pada dada bidang zhul, aku tidak berani menatapnya Sekarang, tapi zhul perlahan menatap daguku, dia kembali mencium bibirku, kurasakan sesuatu dibawah sana yang mengeras, astaga, jantungku mulai berdegup kencang, seperti akan berlari kencel dari tempatnya"


"kak, suci mau ke kamar mandinya sekarang suci kebelet pipis,hehe" alasanku


"baiklah sayang, jangan lama lama, aku menunggumu"senyum zhul


"Bagus kak zhul mempercayai aku" batinku


saat hendak bangun kurasakan nyeri yang amat luar biasa pada pangkal pahaku terlebih para area sensitifku

__ADS_1


awww, aku menganduh saat hendak bangun


__ADS_2