Pernikahan Yang Indah

Pernikahan Yang Indah
bab 41


__ADS_3

"iya..iya nggak pa-pa kak?"


"maaf sekali lagi sayang kak nggak bisa temenin kamu belanja?" ucap Zhul pilu diujung telpon


"ya udah suci lanjut lagi yah kak, mau ambil bahan makanan yang lain?"


"iya sayang, hati hati yah! Miss u"


"miss u too, assalamualaikum kak zhul"


"wa'alaikum salam sayang"


tuutt..tuutt bunyi akhir percakapan suami istri itu, suci tersenyum menatap ponselnya bagaimana tidak baru saja ia menerima panggilan telepon dari suami yang akhir2 ini protektif dan selalu manja padanya.


saat menatap ponselnya dengan senyum yang indah suci dikagetkan dengan Seseorang yang akan merampas hpnya "astaghfirullah, kak eza ngagetin aja suci kira copet loh tadi hampir aja mau suci teriakin" ucap suci memegang jantungnya


"hehe, iya emang ka eza copet, tapi copet hatimu!" eza tersenyum penuh kemenangan setelah menggoda suci


"nggak lucu" suci berjalan meninggalkan eza


"sini kak bawain trolinya" pinta Eza menarik paksa troli yang suci pegang


seorang ibu2 yang tengah berbelanja disamping ke-duanya menatap dengan wajah ramah "wah pengantin baru yah, so sweet sekali" ucap ibu2 itu

__ADS_1


"bu---" ucap suci terpotong


"iya kami pengantin baru, makasih yah Bu atas pujiannya" eza tersenyum ramah pada ibu2 itu


suci berjalan dengan menarik trolinya yang dipegang Eza


"kamu marah kak ngomong kaya tadi?" ucap eza "ya udah kak minta maaf yah cantik?"


suci masih diam sesekali mengambil kebutuhan yang ia perlukan


suci kesulitan saat akan mengambil sekotak serelac yang ada diatas rak makanan itu, dengan sigap eza mengambilkannya untuk suci, namun serelac itu tidak langsung diberikan pada suci, Eza berbisik pada suci saat akan memberikan serelac itu "kak sayang cantik!" eza tersenyum setelah mengucapkan hal itu, namun seolah suci tidak mendengarkan dan memilih untuk segera membayar barang belanjaannya dikasir


"berapa mbak?" tanya suci pada seorang kasir di depannya


"pake ini aja mbak" ucap eza pada kasir sembari memberikan card-nya, eza memperhatikan raut wajah suci yang marah padanya "biar cepet cantik noh dibelakang udah antri mau bayar juga" eza memberi penjelasan


"aku mau pulang kak, siniin belanjaannya!"


"makan dulu bentar! kalau kamu nggak mau, berarti kamu ngajak kak makan dirumah kamu yah, ok deh kalah begitu kak mau banget" ucap eza memainkan alisnya meminta persetujuan suci


"apaan sih kak Eza, nggak jelas banget, ya udah mau makan dimana sekarang?" ucap suci mengalah


"disitu yah" eza menunjuk salah satu restoran seafood, suci mengangguk dan mengikuti langkah Eza

__ADS_1


"lagi sakit yah cantik? kok makannya dikit banget kan kak sengaja pesan masakan favorit cantik semua!"


"Suci mau pulang kak, kak lanjutin aja yah makannya?!" suci hendak beranjak dari duduknya namun eza menarik tangannya


"bentar cantik duduk dulu" pinta eza


"apa lagi sih kak, suci nggak enak sama kak zhul kalau kaya gini, please kak ngertiin posisi suci saat ini!"


"iya kak paham, kak cuma mau minta sesuatu sama kamu cantik?"


Suci terdiam berfikir apa yang akan eza pinta darinya, soal perasaan jelas Suci tidak ingin memberinya hal itu, bukannya suci yang egois atau melupakan atas segala kebaikan eza yang pernah ia berikan padanya tapi entah mengapa suci hanya ingin membina rumah tangganya bersama zhul dengan baik tanpa adanya penghalang masa lalunya ataupun yang lainnya.


"kak nggak mau minta lebih sama cantik" ucap eza membuyarkan lamunan suci "kak hanya minta..." eza menggantung ucapannya


"suci.." Eza menggenggam erat tangan suci "suci jika kak sudah tidak bisa berada di hati kamu lagi, biarkan kak jadi teman atau sahabat yang bisa melindungi kamu, bisa buat kamu tersenyum, dan selalu ada byar kamu, kak udah nggak bisa jauh dari kamu apalagi saat ini cantik kamu bselalu jauhin kak, kak nggak bisa begini suci, kak mohon" Eza bersimpuh di hadapan suci


"kak, bangun kak jangan begini, kak semua orang lihatin ke kita, bangun kak!"


"kak nggak bakalan bangun sebelum kamu jawab kak?"


"iya, iya tapi kak bangun dulu!"


eza tersenyum menatap suci dan Kembali duduk di kursinya

__ADS_1


"makasih yah cantik, sebagai teman yang baik kak mau kamu makan lagi yah yang banyak, ok!"


suci memandang tak suka pada Eza dan memakan Kembali makanannya.


__ADS_2