Presdir Cantik Milik CEO

Presdir Cantik Milik CEO
persiapan ketemu calon


__ADS_3

waktu menunjukan pukul jam tiga sore


nona Asmara dan seketaris Zaki sekarang sudah di perjalanan menuju gedung Lion group


tadi setelah mengangkat telefon dari ibu nya ia langsung pamit untuk kembali ke kantor.


di dalam perjalanan kedua nya saling diam,


yang satu nya fokus berkendara dan yang satunya entah apa yang di pikirkan


tiba-tiba ciiittttt


suara rem mobil yang berhenti dadakan


" zak , kau mau membunuh ku ya,!" ucap nona Asmara dengan kesal


" maaf nona tadi di," ucapan nya terhenti saat di tatap tajam dua kali oleh nona Asmara


ahirnya mobil nya kembali melaju dan tidak butuh waktu lama sudah sampai di depan perusahaan Lion group


nona Asmara berjalan lebih dulu lalu di ikuti seketaris Zaki di belakang nya


pintu utama Perusahaan di bukakan lalu berjalan melangkah masuk , semua karyawan nya menunduk hormat menyapa sang presdir


setelah sampai di ruangan nya , nona Asmara mengambil berkas yang tempo hari meminta Zaki untuk mencari informasi tentang putra ibu Elisa.


kemudian ia membacanya , hingga mata nya berhenti pada tulisan keterangan bahwa sosok yang akan di jodohkan dengan nya itu sudah memiliki seorang kekasih


namun lagi-lagi nona Asmara terkejut

__ADS_1


dengan sebuah keterangan bahwa wanita kekasih pria itu sedang pura-pura sakit , sakit paru-paru, dengan alasan supaya tidak di tinggalkan oleh kekasihnya.


namun nona Asmara tidak merasa iba terhadap pasangan itu yang menurut nya penuh drama


baginya cinta itu apa nya tidak harus selalu mengikatnya apa lagi sampai berbohong tentang kesehatan


karena setiap orang itu akan istimewa di mata seseorang yang tepat, begitu lah prinsipnya Tetang cinta


namun karena tidak ingin mengecewakan sang ibu ahirnya nona Asmara putuskan untuk datang di makan malam nanti


dan sepertinya ia memiliki ide


"zak, siap kan mobil yang biasa aja, dan jas saya warna biru laut," berucap dengan senyum penuh arti


seketaris Zaki yang melihat senyum nona nya jadi was was karena biasa nya senyum itu akan berbuat jahil


kolega bisnis nya saja tidak segan-segan nona Asmara kerjai dan kalo sudah begitu seketaris Zaki juga yang akan direpotkan


pemikiran itu hanya akan membuat mereka bermasalah secara menteri dan finansial apa bila di lakukan


mengingat siapa yang di hadapi adalah Presdir Lion group seseorang yang memiliki kekuasaan bahkan hanya sekedar mendengar nama saja sudah membuat orang takut


di mobil yang biasa digunakan bersama nona Asmara itu terdapat beberapa Jaz milik nona Asmara karena mengingat bos nya itu banyak menemui klien setiap hari nya jadi tidak heran kalo sering ganti ganti pakaian


seketaris Zaki mengambil warna Jaz satu set seperti yang diminta nona Asmara lalu membawa nya ke ruang presdir


"nona ," sapa nya setelah sampai di ruang presdir


"thank you zak, sekarang kau boleh keluar,"

__ADS_1


sekarang dirinya harus bersiap-siap sekarang waktu sudah menuju pukul enam sore, sebagian karyawan nya sudah pulang, namun sebagian masih ada yang lembur


di tempat lain di rumah mewah


wajah seorang pria tampan di tekuk dirinya benar-benar malas ingin menolak perjodohan ini tapi ibu nya tidak mau mengerti.


"tidak adak ada wanita lain yang akan menjadi menantu ibu selain wanita ini" reyanza mengulang ucapan ibu nya dengan bibir menyebik


bibir pria tampan itu dari tadi komat-kamit bagaikan mbah dukun baca mantra


.


.


.


.


ayo dukung karya author


dengan


Like


vote


komen


bagikan

__ADS_1


dan masukan ke daftar favorit kalian yaa❤️❤️❤️


__ADS_2