Presdir Cantik Milik CEO

Presdir Cantik Milik CEO
insiden di depan gedung Lion group


__ADS_3

di gedung Lion group


" zak kosong kan jadwal ku sehari ini" berbicara tanpa menoleh kebelakang terus berjalan melangkah ke ruang presdir


" baik nona" jawab nya patuh seraya menunduk hormat


mereka berdua berpisah masuk ke ruangan nya masing-masing


ditempat lain


di sekolah SMA favorit Jakarta


area sedang berjalan di depan kelas sekolah bersama kedua teman nya Tika dan Santi


"are aku liat kau sekarang tidak mendekati kak Haikal lagi?'" tanya Tika , dengan mulut nya penuh makanan, siswi berkacamata bulat dan berbadan gemuk itu seolah tak ada kata kenyang dimana pun dan kapan pun hobi nya pasti ngemil , kecuali jam pelajaran di kls


Santi menyenggol siku tangan Tika dengan tatapan mata melotot seolah Jangan menanyakan hal itu pada area


area tampak mengambil nafas panjang sebelum menjawab


"aku akan melupakan nya " jawab nya lesu sambil memeluk buku di dadanya


karena tidak ingin membuat area bersedih kedua teman nya Tika dan Santi ahirnya mengalihkan ke pembicaraan yang lain yang mengasikkan dan bisa bikin ketawa


" gimana sepulang sekolah kita nonton" ucap Santi semangat


"aku setuju , kita nonton horor" timpal Tika


"emm akuu"


"ayolah are mau ya ok ok" Tika dan Santi kedua nya merayu area dengan menggoyang-goyangkan tubuh area


" aku"

__ADS_1


belum sempat area menjawab tiba-tiba ada yang menghadang kaki area sehingga membuat nya kesandung dan jatuh


"aduh"


hahahaha


area mendongak menatap suara yang tertawa


"melodi"


wajah area sudah merah marah melihat melodi yang mengerjai nya


"makanya kalo berjalan itu mata lihat -lihat !" bentak melodi dengan aura sinis


area tidak menjawab bagi nya dari pada adu mulut mending adu fisik jelas bisa mencabik-cabik wajah nya yang sok cantik


area mengambil buku nya yang jatuh namun saat mau ia ambil buku tersebut sudah keburu melodi injak dan jadi kotor


melihat itu semua area menjadi semakin marah , aba-aba dirinya akan menjambak rambut melodi sudah mau di mulai


Haikal siswa tampan yang di kagumi seluruh murid di sekolah ini bahkan menjadi sang pujaan hati bagi area dirinya tiba-tiba datang dari arah belakang melodi berdiri di samping melodi lalu berjongkok mengambil kan buku area yang di injak melodi


sontak saja hal itu membuat melodi kaget , ia menggelengkan kepala seolah ini terjadi tidak sepeti yang Haikal lihat


" Ambil lah, ini masih bisa di bersihkan " sambil menyodorkan buku ke tangan area


sebuah kalimat yang terdengar sangat panjang bagi siapapun yang mendengar karena Haikal terkenal irit bicara


namun area membeku seolah masih tidak percaya bila pria di hadapan nya adalah Haikal


"ambil lah" ulang nya lagi dengan memaksa area untuk memegang buku itu kalo tidak akan jatuh lagi , sambil melangkah pergi meninggalkan keempat wanita tersebut


area memandang buku nya yang kotor

__ADS_1


ahh aku akan merawat buku ini kotor biarkan saja tetap kotor di bagian kotor ini ada bekas tangan Haikal yang memegang nya aku akan mengabadikan,


hati area merasa bungah seolah habis mendapat hadiah , senyum manis terkembang di bibir nya , sudah melupakan keinginan yang ingin menjambak melodi


di ruang kerja Presdir


hari ini nona Asmara akan menemui seseorang yang tadi malam mengirim pesan


nona Asmara sudah siap lengkap dengan jas warna hitam , kaca mata hitam, dan jam tangan rolex yang melingkar indah di pergelangan tangan nya,


berjalan seraya tangan kiri di masukan sedikit ke saku celana Hinga hanya menampakkan jam tangan rolex di pergelangan tangan


mobil sudah siap , seketaris Zaki membukakan pintu mobil untuk nona Asmara


namun saat nona Asmara mau hendak masuk


tiba-tiba dari arah samping nya ada wanita yang berlari cepat lalu mendorong nya


membuat nona Asmara hampir jatuh bila seketaris Zaki tidak menangkap tubuh nya tadi


seketaris Zaki lalu menatap ke dua bodyguard


bodyguard yang mengerti tatapan seketaris Zaki langsung melindungi nona nya


sementara seketaris Zaki langsung mendekati wanita itu


plak plak plak


terdengar tiga kali tamparan


" siapa yang mengijinkan anda berani mencelakai nona Kami yang berharga huh" ucap seketaris Zaki dengan marah , mata nya tajam seperti belati yang langsung bisa mencabik-cabik lawan bicara nya


wanita itu gemetar ketakutan dirinya tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini

__ADS_1


tatapan mematikan dari seketaris Zaki benar-benar membuat nya Lumpuh


__ADS_2